Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Fokus Tekan Pemudik Motor, Kemenhub Ungkap Alasan Tak Ada Tiket Kereta Gratis

Mohammad Fadil Djailani | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Jum'at, 13 Maret 2026 | 13:56 WIB
Fokus Tekan Pemudik Motor, Kemenhub Ungkap Alasan Tak Ada Tiket Kereta Gratis
Kertas berisi pesan-pesan terpasang dibelakang kendaraan pemudik motor yang melintas di Jalan Inspeksi Kalimalang, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (28/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Kemenhub fokus kurangi pemudik motor lewat program Motis, bukan tiket penumpang gratis.
  • Motor tetap dibutuhkan di kampung, maka pemerintah fasilitasi pengangkutan lewat kereta.
  • Kuota 11.900 motor ludes, pendaftar membeludak hingga 108% dari daya tampung.

Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akhirnya buka suara terkait absennya kebijakan tiket kereta api gratis bagi pemudik pada musim Lebaran 2026. Alih-alih menggratiskan tiket penumpang, pemerintah memilih fokus pada program Motor Mudik Gratis (Motis).

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Kemenhub, Arif Anwar menegaskan bahwa prioritas pemerintah adalah memangkas populasi kendaraan roda dua di jalan raya, bukan sekadar memindahkan orang.

"Tujuan kita mengurangi sepeda motor ya, bukan mengurangi orang mudik. Karena teman-teman yang menggunakan sepeda motor ini masih memerlukan motornya di kampung," ujar Arif kepada wartawan, Jumat (13/3/2026).

Menurut Arif, tiket gratis bagi penumpang dinilai tidak efektif mengerem laju pemudik motor. Fakta di lapangan menunjukkan pemudik tetap butuh kendaraan untuk mobilitas di kampung halaman. Tanpa fasilitas angkut motor, warga diprediksi akan tetap nekat menempuh perjalanan jauh dengan roda dua.

Melalui program Motis, pemudik bisa mengirimkan motornya via kereta api dan menjemputnya di kota tujuan. Strategi ini diharapkan mampu menekan risiko kecelakaan yang selama ini didominasi oleh pengendara motor.

Untuk tahun ini, Kemenhub menyiapkan kuota pengangkutan sebanyak 11.900 unit sepeda motor yang terbagi dalam tiga lintas perjalanan: Motis Utara, Tengah, dan Selatan.

"Setidaknya dengan 11.900 kuota yang kita sediakan, berarti berkurang sejumlah 11.900 motor (di jalan raya)," jelasnya.

Menariknya, meski pendaftaran baru ditutup pada 29 Maret mendatang, antusiasme masyarakat sudah melampaui ekspektasi. Arif mencatat jumlah pendaftar telah menembus angka 12.941 motor.

"Kalau kita persentasekan sudah 108,75 persen motor yang sudah mendaftar," pungkas Arif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pendaftar Motis Membludak, Kemenhub Sebut Jumlah Pemudik Motor Berkurang 24 Ribu Orang

Pendaftar Motis Membludak, Kemenhub Sebut Jumlah Pemudik Motor Berkurang 24 Ribu Orang

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 12:01 WIB

Siap-Siap War Jam 14.00 WIB! Jangan Sampai Kehabisan Sisa 308 Tiket Mudik Gratis Kemenhub

Siap-Siap War Jam 14.00 WIB! Jangan Sampai Kehabisan Sisa 308 Tiket Mudik Gratis Kemenhub

Otomotif | Jum'at, 13 Maret 2026 | 11:17 WIB

Jelang Lebaran, Bank Mandiri Siapkan Mudik Gratis ke 80 Kota

Jelang Lebaran, Bank Mandiri Siapkan Mudik Gratis ke 80 Kota

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 08:12 WIB

Terkini

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:31 WIB

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:23 WIB

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:43 WIB

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:31 WIB

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:18 WIB

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:17 WIB

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:15 WIB

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:14 WIB

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:13 WIB

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:06 WIB