Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bank Mega Syariah Koleksi DPK Rp 12 Triliun Sepanjang 2025

Achmad Fauzi | Rina Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 13 Maret 2026 | 17:26 WIB
Bank Mega Syariah Koleksi DPK Rp 12 Triliun Sepanjang 2025
Ilustrasi Bank Mega Syariah/ist
  • Bank Mega Syariah menghimpun DPK Rp12 triliun pada 2025, dengan dana murah (CASA) berkontribusi Rp4 triliun.
  • Direktur Utama mengajak nasabah berinvestasi akhirat melalui zakat dan sedekah yang mudah diakses digital.
  • Bank menyalurkan 2.800 paket sembako dan santunan kepada 200 anak yatim melalui program Mega Syariah Berbagi.

Suara.com - Bank Mega Syariah menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) sepanjang tahun 2025 sebanyak Rp 12 triliun, atau tumbuh lebih dari 11 persen (yoy).

Direktur Utama Bank Mega Syariah, Yuwono Waluyo, mengatakan dari total tersebut, dana murah (CASA) tercatat mencapai Rp 4 triliun atau berkontribusi sebesar 33,8 persen dari total DPK.

"Ke depan, kami berkomitmen untuk terus mensinergikan produk perbankan dengan nilai-nilai kebajikan. Kami mengajak nasabah untuk tidak hanya menabung demi masa depan, tetapi juga berinvestasi akhirat melalui zakat dan sedekah yang mudah diakses secara digital," ujar Yuwono dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis (13/3/2026).

Dalam mendorong DPK, Bank Mega Syariah memaknai bulan suci Ramadan sebagai momentum peningkatan kepedulian sosial. Salah satunya, menyalurkan bantuan kepada masyarakat di sekitar jaringan kantornya di seluruh Indonesia.

Bank Mega Syariah Menggelar santunan di momen ramadan.
Bank Mega Syariah Menggelar santunan di momen ramadan.

Tahun ini, program Mega Syariah Berbagi mendistribusikan lebih dari 2.800 paket sembako bagi warga prasejahtera/dhuafa yang berada di sekitar Kantor Pusat dan Kantor Cabang Bank Mega Syariah di berbagai kota di Indonesia.

Selain paket sembako dari perusahaan, momen Ramadan kali ini menjadi lebih istimewa dengan adanya penyaluran santunan kepada lebih dari 200 anak yatim piatu yang berasal dari donasi para pegawai Bank Mega Syariah. Inisiatif ini menunjukkan semangat berbagi yang menjadi budaya kerja di lingkungan internal Bank Mega Syariah.

"Melalui Mega Syariah Berbagi, kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran Bank Mega Syariah harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di sekitar. Di samping itu, kami sangat mengapresiasi semangat para pegawai yang secara sukarela mengumpulkan santunan untuk lebih dari 200 anak yatim. Semoga bantuan sembako dan santunan ini dapat memberikan kegembiraan bagi saudara-saudara kita dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H," kata Yuwono.

Program ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya instrumen ZISWAF (Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf) dalam menjaga keseimbangan sosial.

Bank Mega Syariah terus mempermudah akses nasabah untuk berbagi melalui fitur donasi di aplikasi mobile banking M-Syariah, yang bekerja sama dengan lembaga ZISWAF terpercaya guna memastikan penyaluran yang tepat sasaran dan transparan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Laba Bersih Melesat 115 Persen, Bank Jago (ARTO) Catat Kinerja Solid Sepanjang 2025

Laba Bersih Melesat 115 Persen, Bank Jago (ARTO) Catat Kinerja Solid Sepanjang 2025

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 13:52 WIB

Survei OJK: Perbankan Tetap Solid di Awal 2026, Meski Inflasi dan Rupiah Jadi Tantangan

Survei OJK: Perbankan Tetap Solid di Awal 2026, Meski Inflasi dan Rupiah Jadi Tantangan

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 09:48 WIB

Perbanas dan BRI: Kredit 9,96% dan DPK 13,48% Tunjukkan Perbankan Tangguh

Perbanas dan BRI: Kredit 9,96% dan DPK 13,48% Tunjukkan Perbankan Tangguh

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 12:42 WIB

Terkini

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:31 WIB

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:23 WIB

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:43 WIB

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:31 WIB

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:18 WIB

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:17 WIB

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:15 WIB

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:14 WIB

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:13 WIB

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:06 WIB