Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Survei OJK: Perbankan Tetap Solid di Awal 2026, Meski Inflasi dan Rupiah Jadi Tantangan

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Kamis, 12 Maret 2026 | 09:48 WIB
Survei OJK: Perbankan Tetap Solid di Awal 2026, Meski Inflasi dan Rupiah Jadi Tantangan
Ilustrasi bank. [Pixabay]
  • OJK menyatakan kinerja perbankan triwulan I-2026 solid meski ada tekanan inflasi, berdasarkan survei Januari 2026.
  • Indeks Orientasi Bisnis Perbankan (IBP) positif, namun Ekspektasi Makroekonomi (IKM) pesimistis karena inflasi dan nilai tukar.
  • Risiko perbankan terkendali, kualitas kredit terjaga, dan pertumbuhan kredit didorong utama oleh sektor industri pengolahan.

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai kinerja industri perbankan nasional pada triwulan I-2026 masih akan tetap solid dengan risiko yang terjaga, meskipun dihadapkan pada tekanan inflasi dan potensi pelemahan nilai tukar.

Hal tersebut disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, berdasarkan hasil Survei Orientasi Bisnis Perbankan OJK (SBPO) triwulan I-2026.

Survei yang dilakukan pada Januari 2026 itu melibatkan 93 bank responden dengan porsi aset mencapai 94,17 persen dari total aset bank umum per Desember 2025.

“Survei menunjukkan kinerja perbankan tetap solid dengan risiko yang masih terjaga,” kata Dian dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Optimisme tersebut tercermin dari Indeks Orientasi Bisnis Perbankan (IBP) pada triwulan I-2026 yang berada di level 56 atau masuk zona optimistis.

Keyakinan ini didorong proyeksi pertumbuhan kinerja perbankan serta kemampuan bank dalam mengelola risiko di tengah ekspektasi kenaikan inflasi dan pelemahan nilai tukar.

Namun, ekspektasi terhadap kondisi makroekonomi justru berada di zona pesimistis. Indeks Ekspektasi Kondisi Makroekonomi (IKM) tercatat sebesar 45 pada triwulan I-2026. Penurunan indeks ini dipicu oleh perkiraan meningkatnya inflasi dan melemahnya nilai tukar rupiah.

Kenaikan inflasi diperkirakan terjadi karena faktor musiman seperti bulan Ramadan, Hari Raya Idulfitri, dan perayaan Tahun Baru Imlek yang biasanya mendorong peningkatan harga barang dan jasa. Selain itu, terdapat faktor low base effect dari tahun sebelumnya, ketika diskon tarif listrik tidak lagi diberlakukan pada awal 2026.

Di sisi lain, pelemahan nilai tukar diperkirakan dipengaruhi tingginya tensi geopolitik global. Meski demikian, perekonomian Indonesia diprediksi tetap tumbuh dengan baik karena didorong peningkatan konsumsi masyarakat pada awal tahun.

Mayoritas responden survei juga menilai risiko perbankan masih terkendali. Hal ini tercermin dari Indeks Persepsi Risiko (IPR) yang berada pada level 57 atau zona optimistis.

Penilaian tersebut didukung oleh kualitas kredit yang dinilai tetap terjaga serta posisi devisa netto (PDN) yang relatif rendah.

Risiko likuiditas juga diperkirakan tetap terjaga seiring dengan proyeksi pertumbuhan alat likuid perbankan dan Dana Pihak Ketiga (DPK). Dengan perkiraan pertumbuhan DPK yang lebih tinggi dibandingkan penyaluran kredit, arus kas bersih (net cashflow) pada triwulan I-2026 diprediksi meningkat.

Selain itu, arus kas masuk (cash inflow) diperkirakan bertambah seiring masuknya dana pemerintah daerah pada awal tahun.

Dari sisi kinerja, ekspektasi industri perbankan juga berada pada level optimistis. Indeks Ekspektasi Kinerja (IEK) tercatat sebesar 67. Pertumbuhan kredit diperkirakan tetap kuat seiring meningkatnya permintaan dan upaya ekspansi bank melalui pipeline pembiayaan yang tersedia.

Sektor industri pengolahan diperkirakan tetap menjadi penggerak utama kredit perbankan. Pada Januari 2026, kredit sektor ini tercatat tumbuh 6,60 persen secara tahunan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

SMBC Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp 506 Miliar di 2025

SMBC Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp 506 Miliar di 2025

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 13:54 WIB

Eks Bendahara TPN Ganjar-Mahfud Lolos Seleksi Bos OJK

Eks Bendahara TPN Ganjar-Mahfud Lolos Seleksi Bos OJK

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 09:18 WIB

OJK: Laporan Penipuan Tembus 13.130 Kasus Selama Ramadan, Dana Masyarakat Hilang Miliaran

OJK: Laporan Penipuan Tembus 13.130 Kasus Selama Ramadan, Dana Masyarakat Hilang Miliaran

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 09:17 WIB

2 Bos Danantara Masuk Bursa Calon Bos OJK, Siapa Saja?

2 Bos Danantara Masuk Bursa Calon Bos OJK, Siapa Saja?

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 08:34 WIB

Tidak Ada dari Parpol, Berikut 20 Nama yang Lolos Calon Anggota Komisioner OJK

Tidak Ada dari Parpol, Berikut 20 Nama yang Lolos Calon Anggota Komisioner OJK

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 08:31 WIB

OJK Ungkap Banyak Masyarakat Masih Tertipu Pinjol Ilegal

OJK Ungkap Banyak Masyarakat Masih Tertipu Pinjol Ilegal

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 18:03 WIB

Terkini

Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru

Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:23 WIB

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:17 WIB

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:58 WIB

Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah

Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:56 WIB

Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung

Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:27 WIB

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:58 WIB

Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis

Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:40 WIB

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:32 WIB

Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!

Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:26 WIB

Terungkap, Harga Pertamax Aslinya Rp21.000 per Liter

Terungkap, Harga Pertamax Aslinya Rp21.000 per Liter

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:01 WIB