Baru 20 SPBU yang Memiliki Alat VRS, Ini Tanggapan Kementerian ESDM

Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:00 WIB
Baru 20 SPBU yang Memiliki Alat VRS, Ini Tanggapan Kementerian ESDM
Ilustrasi. Paparan uap bahan bakar atau Volatile Organic Compounds (VOCs) yang menyengat di SPBU tidak hanya merugikan secara ekonomi, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat. Foto ist.
baca 10 detik
  • Baru 20 SPBU Jabodetabek pakai VRS; ESDM kaji jadi syarat izin demi kesehatan warga.
  • Penguapan BBM rugikan negara Rp3,8 T; teknologi VRS mampu ubah uap jadi bensin kembali.
  • Harga alat VRS capai Rp600 juta; Pemerintah dorong produksi lokal agar investasi lebih murah.

Suara.com - Isu kesehatan lingkungan di area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) kembali menjadi sorotan tajam. Pasalnya, paparan uap bahan bakar atau Volatile Organic Compounds (VOCs) yang menyengat di SPBU tidak hanya merugikan secara ekonomi, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat.

Dalam diskusi publik yang digelar Aliansi Jurnalis Video (AJV) di Jakarta, Sabtu (14/3/2026), terungkap bahwa teknologi Vapor Recovery System (VRS) yang mampu menangkap uap beracun tersebut baru terpasang di 20 titik SPBU wilayah Jabodetabek.

Brigitta Manohara, yang hadir dalam diskusi tersebut, membeberkan angka yang fantastis terkait penguapan BBM. Menurutnya, uap bensin yang terlepas ke udara bebas setara dengan kerugian ekonomi sekitar Rp3,8 triliun per tahun secara nasional.

"Jika uap itu bisa ditangkap dan dikondensasikan kembali menjadi bahan bakar, selain mengurangi pencemaran, kita juga bisa mengembalikan nilai ekonominya," ujar Brigitta.

Ahli pemasangan VRS, Baidi, menjelaskan bahwa alat ini mampu menangkap 75–80 persen uap VOCs. Teknologi asal Korea Selatan ini bekerja dengan menyuling kembali uap menjadi cairan BBM dalam waktu 30 hingga 60 menit. Namun, harganya memang tidak murah, yakni mencapai Rp600 juta per unit.

Menanggapi hal tersebut, Staf Khusus Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dr. Angga Wira, menyatakan bahwa pemerintah memberikan perhatian serius terhadap isu ini. Mengingat, kandungan uap seperti benzena bersifat karsinogen atau pemicu kanker.

"Kementerian ESDM akan memfasilitasi diskusi lebih lanjut dengan Direktur Teknik Lingkungan. Kami akan kaji apakah (VRS) ini nantinya bisa menjadi bagian dari standar atau persyaratan dalam penerbitan perizinan SPBU," ungkap Angga.

Meski demikian, Angga memberikan catatan mengenai beban investasi. Mengingat harga alat yang mencapai 10 persen dari total investasi SPBU, pemerintah mendorong adanya produksi lokal agar harga lebih terjangkau bagi para pengusaha SPBU yang marginnya kian menipis.

Langkah ini diharapkan menjadi transisi nyata menuju SPBU yang lebih ramah lingkungan (Go Green) sekaligus melindungi pekerja dari risiko neurotoksin dan gangguan saraf akibat paparan gas buang.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Impor LPG dari Timur Tengah Dialihkan ke AS, Pasokan Dijamin Aman

Impor LPG dari Timur Tengah Dialihkan ke AS, Pasokan Dijamin Aman

Bisnis | Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:05 WIB

IndoEBTKE ConEx 2026 Diluncurkan, Fokus Akselerasi Transisi Energi ASEAN

IndoEBTKE ConEx 2026 Diluncurkan, Fokus Akselerasi Transisi Energi ASEAN

Bisnis | Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:15 WIB

Menteri Bahlil Batasi Ekspor Batu Bara, Prioritaskan Kebutuhan dalam Negeri

Menteri Bahlil Batasi Ekspor Batu Bara, Prioritaskan Kebutuhan dalam Negeri

Bisnis | Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:37 WIB

Terkini

1.402 Mahasiswa Baru UIKA Bogor Resmi Dilantik, Wakil Bupati Beri Kejutan Dua Laptop

1.402 Mahasiswa Baru UIKA Bogor Resmi Dilantik, Wakil Bupati Beri Kejutan Dua Laptop

Bogor | Jum'at, 18 September 2026 | 01:50 WIB

Mau Jajan Boost Lebih Hemat? Ada Diskon 25% untuk Pengguna BRI Kartu Kredit

Mau Jajan Boost Lebih Hemat? Ada Diskon 25% untuk Pengguna BRI Kartu Kredit

Jatim | Jum'at, 18 September 2026 | 00:02 WIB

Cuaca Panas Makin Segar, Ada Diskon 25% di Boost dengan BRI Kartu Kredit

Cuaca Panas Makin Segar, Ada Diskon 25% di Boost dengan BRI Kartu Kredit

Jogja | Kamis, 17 September 2026 | 23:55 WIB

Promo BRI Kartu Kredit di Boost, Dapatkan Diskon 25% hingga 31 Desember 2026

Promo BRI Kartu Kredit di Boost, Dapatkan Diskon 25% hingga 31 Desember 2026

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 23:50 WIB

Nikmati Jus dan Smoothies di Boost dengan Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit

Nikmati Jus dan Smoothies di Boost dengan Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit

Jabar | Kamis, 17 September 2026 | 23:45 WIB

Jajan di Boost Lebih Hemat, Ada Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless

Jajan di Boost Lebih Hemat, Ada Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless

Jakarta | Kamis, 17 September 2026 | 23:31 WIB

KA Ijen Ekspres Tertemper Mobil di Jember, Satu Orang Tewas Meninggal

KA Ijen Ekspres Tertemper Mobil di Jember, Satu Orang Tewas Meninggal

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 23:16 WIB

Warga dan Keluarga Penumpang KM Virgo Transport 8 di Tulungagung Gelar Doa Bersama

Warga dan Keluarga Penumpang KM Virgo Transport 8 di Tulungagung Gelar Doa Bersama

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 23:03 WIB

BBPOM Surabaya Sita 2.523 Obat Tradisional Ilegal di Bangkalan

BBPOM Surabaya Sita 2.523 Obat Tradisional Ilegal di Bangkalan

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 22:51 WIB

Cukup Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless, Dapatkan Diskon 25% Produk Jus Buah Boost

Cukup Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless, Dapatkan Diskon 25% Produk Jus Buah Boost

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 22:45 WIB

×