Singgung Nuklir, Iran: Selat Hormuz Ditutup Total Bagi AS dan Israel!

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 18 Maret 2026 | 17:55 WIB
Singgung Nuklir, Iran: Selat Hormuz Ditutup Total Bagi AS dan Israel!
Ilustrasi peta Selat Hormuz. (ist)
  • Menteri Luar Negeri Iran menegaskan posisi anti-senjata nuklir Iran bergantung pada pandangan Pemimpin Tertinggi yang baru.
  • Iran mengusulkan draf protokol baru Selat Hormuz yang harus selaras dengan kepentingan nasional mereka pasca-konflik.
  • Penghentian perang mensyaratkan kompensasi bagi Iran dan berakhirnya konflik secara permanen di seluruh kawasan.

Suara.com - Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, menegaskan bahwa posisi dasar Teheran dalam menolak pengembangan senjata nuklir tidak akan mengalami pergeseran signifikan.

Namun, dalam pernyataannya kepada Al Jazeera yang dikutip media pemerintah pada Rabu (18/3/2026), Araqchi memberikan catatan krusial mengenai otoritas Pemimpin Tertinggi Iran yang baru.

Araqchi mengingatkan bahwa kebijakan terkait senjata pemusnah massal sangat bergantung pada ijtihad atau pandangan hukum Islam dari sang pemimpin.

Pendahulu sebelumnya, Ayatollah Ali Khamenei—yang gugur dalam fase awal konflik Amerika Serikat-Israel melawan Iran—diketahui telah mengeluarkan fatwa pengharaman senjata nuklir sejak awal dekade 2000-an.

"Fatwa sangat bergantung pada yurisprudensi ulama yang menjabat. Saat ini, saya belum bisa memberikan penilaian mengenai pandangan politik maupun hukum Islam dari Mojtaba Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang baru," jelas Araqchi, dikutip via Reuters.

Terkait stabilitas regional pasca-konflik, Araqchi mengusulkan adanya draf protokol baru untuk Selat Hormuz. Jalur vital yang menyalurkan seperlima pasokan minyak dan gas cair dunia tersebut saat ini masih ditutup total oleh pihak Iran.

Poin-poin utama terkait Selat Hormuz:

Syarat Ketat: Iran menegaskan tidak akan membiarkan "satu liter minyak pun" mengalir ke AS, Israel, dan sekutunya selama perang berlangsung.

Perubahan Status Quo: Ketua Parlemen Iran menyatakan bahwa situasi di Selat Hormuz tidak akan pernah kembali ke kondisi sebelum perang meletus.

Kedaulatan Regional: Protokol baru nantinya harus memastikan jalur pelayaran selaras dengan kepentingan nasional Iran dan stabilitas kawasan, bukan berdasarkan tekanan eksternal.

Sementara itu, upaya Amerika Serikat untuk membangun koalisi angkatan laut guna mengawal kapal-kapal dagang mendapat penolakan dari sebagian besar sekutu NATO.

Prancis, misalnya, menyatakan hanya akan mempertimbangkan koalisi internasional setelah adanya gencatan senjata dan negosiasi langsung dengan pihak Teheran.

Kompensasi Perang dan Dampak Serangan

Abbas Araqchi menekankan bahwa penghentian perang hanya mungkin terjadi jika konflik benar-benar berakhir secara permanen di seluruh kawasan, disertai dengan pemberian kompensasi atas kerusakan yang diderita Iran.

Mengenai dampak serangan Iran di Teluk yang juga mengenai kawasan pemukiman atau komersial, Araqchi melemparkan tanggung jawab sepenuhnya kepada pihak Amerika Serikat. Ia berdalih bahwa pasukan AS sengaja berpindah ke area perkotaan untuk berlindung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib

Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 17:51 WIB

AS dan Israel Dinilai Kewalahan Hadapi Iran, Pengamat Senior Ungkap Faktor Kunci Kekuatan

AS dan Israel Dinilai Kewalahan Hadapi Iran, Pengamat Senior Ungkap Faktor Kunci Kekuatan

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:49 WIB

Spesifikasi GBU-72 Bom Bawah Tanah Amerika Serikat Jadi Senjata Kunci Perang Lawan Iran

Spesifikasi GBU-72 Bom Bawah Tanah Amerika Serikat Jadi Senjata Kunci Perang Lawan Iran

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:38 WIB

Pembalasan Atas Gugurnya Ali Larijani, Iran Hujani Israel dengan Rudal Klaster Mematikan

Pembalasan Atas Gugurnya Ali Larijani, Iran Hujani Israel dengan Rudal Klaster Mematikan

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:58 WIB

Dua Petinggi Tewas Dibunuh Zionis, Lebih dari 3.000 Rudal dan Drone Iran Hujani Negara Teluk

Dua Petinggi Tewas Dibunuh Zionis, Lebih dari 3.000 Rudal dan Drone Iran Hujani Negara Teluk

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:55 WIB

PMI Siap Kirim Bantuan Medis ke Iran, Jusuf Kalla: Kami Pertimbangkan Beli Obat di Pakistan

PMI Siap Kirim Bantuan Medis ke Iran, Jusuf Kalla: Kami Pertimbangkan Beli Obat di Pakistan

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:53 WIB

Terkini

Pemerintah Kaji Rencana Perluasan Rusun Subsidi Jadi 45 Meter Persegi

Pemerintah Kaji Rencana Perluasan Rusun Subsidi Jadi 45 Meter Persegi

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 17:39 WIB

THR Cair Minggu Ini? Jangan Dihabiskan Sebelum Baca Ini

THR Cair Minggu Ini? Jangan Dihabiskan Sebelum Baca Ini

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:50 WIB

BRI KPR Renovasi: Solusi Pembiayaan Renovasi Rumah dengan Cicilan Fleksibel

BRI KPR Renovasi: Solusi Pembiayaan Renovasi Rumah dengan Cicilan Fleksibel

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:41 WIB

Mendagri Usul Pembentukan Indeks Untuk Nilai Dukungan Daerah Terhadap Program Perumahan

Mendagri Usul Pembentukan Indeks Untuk Nilai Dukungan Daerah Terhadap Program Perumahan

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:38 WIB

Mudik Gratis BUMN 2026: Pupuk Indonesia Berangkatkan 1.559 Pemudik ke Kampung Halaman

Mudik Gratis BUMN 2026: Pupuk Indonesia Berangkatkan 1.559 Pemudik ke Kampung Halaman

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:21 WIB

BI Was-was Dampak Konflik Timur Tengah: Pertumbuhan Ekonomi Akan Melambat

BI Was-was Dampak Konflik Timur Tengah: Pertumbuhan Ekonomi Akan Melambat

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:20 WIB

Sambut Hari Raya dengan Tenang, Ini Layanan BRI yang Tetap Bisa Diakses

Sambut Hari Raya dengan Tenang, Ini Layanan BRI yang Tetap Bisa Diakses

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:15 WIB

Lebaran di Balik Panel Kontrol: Pekerja Kilang Pertamina Kawal Satgas Ramadan & Idulfitri 2026

Lebaran di Balik Panel Kontrol: Pekerja Kilang Pertamina Kawal Satgas Ramadan & Idulfitri 2026

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:05 WIB

OVO Finansial Kucurkan Rp6 Triliun untuk UMKM dan Driver

OVO Finansial Kucurkan Rp6 Triliun untuk UMKM dan Driver

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:01 WIB

BRI Perkuat Dukungan Mudik Nasional Melalui Posko Lebaran 2026

BRI Perkuat Dukungan Mudik Nasional Melalui Posko Lebaran 2026

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:27 WIB