Spesifikasi GBU-72 Bom Bawah Tanah Amerika Serikat Jadi Senjata Kunci Perang Lawan Iran

Ronald Seger Prabowo | Suara.com

Rabu, 18 Maret 2026 | 16:38 WIB
Spesifikasi GBU-72 Bom Bawah Tanah Amerika Serikat Jadi Senjata Kunci Perang Lawan Iran
Ilustrasi ledakan. Guided Bomb Unit-72 (GBU-72), juga dikenal sebagai bom 5K Penetrator, merupakan bom bunker-busting presisi kelas 5.000 pound (2.300 kg) yang dikembangkan Amerika Serikat. (Pixabay @ds-grafikdesign)
  • GBU-72 adalah bom penetrator kelas 5.000 pound buatan AS, dikembangkan Boeing, dan digunakan Angkatan Udara sejak 2021.
  • Bom presisi ini memiliki navigasi GPS-INS untuk menghancurkan target bawah tanah kuat, seperti digunakan di Laut Merah 2024.
  • Pada Maret 2026, AS mengonfirmasi penggunaan GBU-72 untuk menyerang situs rudal Iran yang diperkuat dekat Selat Hormuz.

Suara.com - Guided Bomb Unit-72 (GBU-72), juga dikenal sebagai bom 5K Penetrator, merupakan bom bunker-busting presisi kelas 5.000 pound (2.300 kg) yang dikembangkan Amerika Serikat.

Bom ini dilengkapi dengan JDAM tail kit dan sistem navigasi GPS-INS, memungkinkan target bawah tanah dihancurkan dengan akurat.

GBU-72 dikembangkan oleh Boeing dan telah digunakan oleh US Air Force sejak 2021, serta mampu dijatuhkan dari pesawat B-1B, F-15E, dan F-15I Israel.

Meski kapasitas penetrasi pastinya dirahasiakan, versi awal GBU-28 dapat menembus hingga 46 meter tanah dan 4,6 meter beton bertulang.

Bom ini menyerupai versi besar dari GBU-31/B JDAM yang dipasang dengan warhead BLU-109 atau BLU-137/B, dengan sirip panjang di bagian bawah untuk stabilitas.

Dalam praktik operasional, GBU-72 pernah digunakan dalam serangan gabungan AS-Inggris di Red Sea pada Mei 2024 untuk menghancurkan fasilitas bawah tanah Houthi di Yaman.

Selain itu, laporan September 2024 menyebut Angkatan Udara Israel menyiapkan hingga sepuluh GBU-72 untuk menargetkan markas bawah tanah Hezbollah di Beirut.

Laporan terbaru menyebut bahwa bom ini digunakan Amerika Serikat untuk menyerang itus rudal bawah tanah Iran di dekat Selat Hormuz pada Selasa (17/3/2026).

“Beberapa jam lalu, pasukan AS berhasil menggunakan beberapa munisi penetrator dalam seberat 5.000 pound pada situs rudal Iran yang diperkuat di sepanjang garis pantai dekat Selat Hormuz,” tulis pernyataan CENTCOM melalui akun X.

Menurut seorang pejabat AS yang diwawancarai CNN, bom yang digunakan adalah GBU-72 Advanced 5K Penetrator, jenis peledak yang pertama kali diperkenalkan pada 2021.

Bom ini dirancang untuk menembus target yang sangat kuat dan tersembunyi, cocok untuk pesawat tempur maupun pengebom.

Kontributor: Adam Ali

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pembalasan Atas Gugurnya Ali Larijani, Iran Hujani Israel dengan Rudal Klaster Mematikan

Pembalasan Atas Gugurnya Ali Larijani, Iran Hujani Israel dengan Rudal Klaster Mematikan

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:58 WIB

Dua Petinggi Tewas Dibunuh Zionis, Lebih dari 3.000 Rudal dan Drone Iran Hujani Negara Teluk

Dua Petinggi Tewas Dibunuh Zionis, Lebih dari 3.000 Rudal dan Drone Iran Hujani Negara Teluk

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:55 WIB

PMI Siap Kirim Bantuan Medis ke Iran, Jusuf Kalla: Kami Pertimbangkan Beli Obat di Pakistan

PMI Siap Kirim Bantuan Medis ke Iran, Jusuf Kalla: Kami Pertimbangkan Beli Obat di Pakistan

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:53 WIB

Terkini

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:21 WIB

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:33 WIB

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:25 WIB

Momentum Hardiknas, BEM SI Gelar Demo di Patung Kuda Kritisi Soal Pendidikan

Momentum Hardiknas, BEM SI Gelar Demo di Patung Kuda Kritisi Soal Pendidikan

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 16:34 WIB

Soal Video Amien Rais yang Singgung Teddy Hilang di YouTube, Ketum Partai Ummat: Tanya Pemerintah

Soal Video Amien Rais yang Singgung Teddy Hilang di YouTube, Ketum Partai Ummat: Tanya Pemerintah

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 16:10 WIB

Amien Rais Santai Bakal Dipolisikan, Ketum Partai Ummat: Hukum Jangan Jadi Alat Pukul Politik!

Amien Rais Santai Bakal Dipolisikan, Ketum Partai Ummat: Hukum Jangan Jadi Alat Pukul Politik!

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 15:45 WIB

Kritik Penanganan Kasus Andrie Yunus, Megawati: Kok Masuknya ke Pengadilan Militer? Pusing Saya

Kritik Penanganan Kasus Andrie Yunus, Megawati: Kok Masuknya ke Pengadilan Militer? Pusing Saya

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 15:19 WIB

Siapkan Langkah Hukum, Arus Bawah Prabowo Sebut Pernyataan Amien Rais Fitnah Keji dan Halusinasi

Siapkan Langkah Hukum, Arus Bawah Prabowo Sebut Pernyataan Amien Rais Fitnah Keji dan Halusinasi

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 15:04 WIB

Soal Pendidikan di Era Prabowo, DPR: Ada Perubahan Nyata, Tapi Tantangannya Masih Sangat Berat

Soal Pendidikan di Era Prabowo, DPR: Ada Perubahan Nyata, Tapi Tantangannya Masih Sangat Berat

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 15:00 WIB