Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.699.000
Beli Rp2.575.000
IHSG 6.172,340
LQ45 616,921
Srikehati 300,840
JII 375,650
USD/IDR 17.821

CBDK Genjot Produk Margin Tinggi, Profitabilitas Terdongkrak di 2025

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 19 Maret 2026 | 12:10 WIB
CBDK Genjot Produk Margin Tinggi, Profitabilitas Terdongkrak di 2025
Ilustrasi CBDK. (Foto Istimewa).
baca 10 detik
  • PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) mencatat pendapatan Rp2,5 triliun dan laba bersih tumbuh 48% sepanjang 2025.
  • Kinerja keuangan meningkat didorong kontribusi produk margin tinggi, menghasilkan margin laba kotor 66% dan bersih 54%.
  • CBDK memiliki total aset sekitar Rp23 triliun pada akhir 2025, didukung pengembangan kawasan terintegrasi PIK2.

Suara.com - PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) mencatat peningkatan kualitas kinerja keuangan sepanjang 2025, seiring strategi perusahaan dalam mendorong kontribusi produk dengan margin tinggi.

Emiten pengembang kawasan pusat bisnis di Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2) ini tidak hanya mencatat pertumbuhan pendapatan, tetapi juga memperkuat profitabilitas melalui komposisi produk yang lebih optimal.

Sepanjang 2025, margin laba kotor CBDK tercatat mencapai 66 persen, sementara margin laba bersih berada di level 54 persen. Peningkatan ini mencerminkan strategi perusahaan dalam memaksimalkan nilai dari setiap proyek yang dikembangkan.

Presiden Direktur CBDK, Steven Kusumo, menyampaikan peningkatan profitabilitas tersebut sejalan dengan kontribusi produk bernilai tambah tinggi di kawasan bisnis yang dikembangkan perusahaan.

“Kami juga melihat peningkatan kualitas profitabilitas dengan margin laba kotor mencapai 66 persen dan margin laba bersih sebesar 54 persen, yang mencerminkan semakin optimalnya monetisasi aset serta meningkatnya kontribusi produk dengan margin tinggi di kawasan CBD PIK2,” kata Steven Kusumo kepada wartawan, Kamis (19/3/2026).

Ia menjelaskan, produk-produk komersial yang dikembangkan di kawasan PIK2 memiliki karakteristik margin yang lebih tinggi dibandingkan segmen lainnya.

Penampakan PIK 2. (ist)
Penampakan PIK 2. (ist)

Hal ini terlihat dari sejumlah proyek yang telah diserahterimakan sepanjang tahun lalu, seperti SOHO Manhattan, SOHO Wallstreet, Bizpark PIK2, Rukan Milenial, hingga Rukan Asia Afrika.

Produk-produk tersebut dirancang untuk menunjang aktivitas bisnis dan perdagangan, sehingga memberikan nilai tambah bagi kawasan sekaligus bagi kinerja perusahaan.

“Dengan semakin berkembangnya aktivitas komersial di kawasan ini, kami optimistis PIK2 akan terus tumbuh sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi baru di wilayah pesisir utara Jakarta,” ucapnya.

baca juga

Di sisi lain, perusahaan juga didukung oleh kondisi fundamental keuangan yang relatif solid. Hingga akhir 2025, total aset CBDK tercatat mencapai sekitar Rp23 triliun.

Ia menjelaskan, pengembangan kawasan terpadu menjadi strategi utama dalam meningkatkan nilai ekonomi dari land bank yang dimiliki perusahaan.

CBDK tidak hanya fokus pada pembangunan properti, tetapi juga mengembangkan ekosistem kawasan bisnis yang terintegrasi dengan berbagai fasilitas pendukung.

“Pengembangan berbagai proyek strategis, termasuk Nusantara International Convention Exhibition (NICE), diharapkan dapat semakin memperkuat ekosistem bisnis, pariwisata, dan gaya hidup di PIK2,” ujarnya.

Steven menilai, optimalisasi monetisasi aset menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong peningkatan profitabilitas perusahaan.

“Sepanjang tahun 2025, CBDK berhasil mencatat pendapatan sebesar Rp2,5 triliun dengan pertumbuhan laba bersih sebesar 48% YoY menjadi Rp1,4 triliun," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fluktuasi Ekonomi! CBDK Revisi Target Pra-Penjualan 2025 Jadi Rp508 Miliar

Fluktuasi Ekonomi! CBDK Revisi Target Pra-Penjualan 2025 Jadi Rp508 Miliar

Bisnis | Sabtu, 01 November 2025 | 10:24 WIB

Kinerja Keuangan BRI Kokoh, CASA Naik dan Likuiditas Terjaga Hingga Q3 2025

Kinerja Keuangan BRI Kokoh, CASA Naik dan Likuiditas Terjaga Hingga Q3 2025

Bisnis | Kamis, 30 Oktober 2025 | 12:31 WIB

Dicoret dari PSN, PIK 2 Buka Suara Soal Nasib Proyek Tropical Coastland

Dicoret dari PSN, PIK 2 Buka Suara Soal Nasib Proyek Tropical Coastland

Bisnis | Rabu, 29 Oktober 2025 | 17:46 WIB

Bank Mandiri Semarakkan Aksi Berkelanjutan Looping for Life di Livin' Fest 2025

Bank Mandiri Semarakkan Aksi Berkelanjutan Looping for Life di Livin' Fest 2025

Bisnis | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 20:41 WIB

IPC TPK Catat Kenaikan Kinerja 15.1% di Akhir Triwulan III 2025

IPC TPK Catat Kenaikan Kinerja 15.1% di Akhir Triwulan III 2025

Bisnis | Rabu, 22 Oktober 2025 | 09:29 WIB

Rayakan 27 Tahun Sinergi Majukan Negeri, Bank Mandiri Resmikan Livin' Fest 2025

Rayakan 27 Tahun Sinergi Majukan Negeri, Bank Mandiri Resmikan Livin' Fest 2025

Bisnis | Kamis, 16 Oktober 2025 | 15:12 WIB

Terkini

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:42 WIB

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:37 WIB

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:53 WIB

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:48 WIB

Kejar Dana ESG Global, Industri Perunggasan Mulai Jual Data Ilmiah demi Tarik Investor

Kejar Dana ESG Global, Industri Perunggasan Mulai Jual Data Ilmiah demi Tarik Investor

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:39 WIB

Tanggapi MSCI, Ini 8 Strategi Pemerintah Perkuat Pasar Saham RI

Tanggapi MSCI, Ini 8 Strategi Pemerintah Perkuat Pasar Saham RI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:37 WIB

Rupiah Menguat dan IHSG Rebound, Pelaku Usaha Nilai Kepercayaan Pasar ke RI Mulai Pulih

Rupiah Menguat dan IHSG Rebound, Pelaku Usaha Nilai Kepercayaan Pasar ke RI Mulai Pulih

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:26 WIB

Minat PIP Naik Saat Ancaman PHK Membayangi, Ekonom Minta Pemerintah Fokus Selamatkan Lapangan Kerja

Minat PIP Naik Saat Ancaman PHK Membayangi, Ekonom Minta Pemerintah Fokus Selamatkan Lapangan Kerja

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:17 WIB

Purbaya Kantongi Restu dari Bank Sentral China, Panda Bond Segera Terbit

Purbaya Kantongi Restu dari Bank Sentral China, Panda Bond Segera Terbit

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:24 WIB

Oleh-oleh Purbaya dari China: Asian Infrastructure Investment Bank Segera Buka Kantor di RI

Oleh-oleh Purbaya dari China: Asian Infrastructure Investment Bank Segera Buka Kantor di RI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:08 WIB