Siasat Airlangga Hadapi Gejolak Timur Tengah: Defisit APBN Tetap di Bawah 3%, ASN Bakal WFH?

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:20 WIB
Siasat Airlangga Hadapi Gejolak Timur Tengah: Defisit APBN Tetap di Bawah 3%, ASN Bakal WFH?
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat ditemui di kantornya pada Senin (13/10/2025). [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Airlangga jamin defisit APBN 2026 tetap di bawah 3% meski tensi geopolitik dunia memanas.
  • Pemerintah kaji WFH satu hari per minggu bagi ASN dan swasta demi efisiensi belanja negara.
  • Kejar pajak ekspor batu bara dan konversi PLTD ke PLTS untuk jaga stabilitas energi nasional.

Suara.com - Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga disiplin fiskal di tengah bara konflik Timur Tengah yang memicu lonjakan harga minyak dunia. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memastikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 tidak akan bergeser dari batas aman di bawah 3 persen.

Keputusan ini merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas guna merespons disrupsi energi global. Pemerintah memilih jalur efisiensi belanja dan optimalisasi pendapatan ketimbang memperlebar lubang defisit.

"Tadi dilaporkan dalam rapat dengan Bapak Presiden, arahan Bapak Presiden, yang pertama tentu yang terkait dengan kita menjaga APBN agar defisit tetap di bawah 3 persen," ujar Airlangga di Jakarta, dikutip Jumat (20/3/2026).

Salah satu langkah konkret yang tengah digodok adalah efisiensi operasional besar-besaran di kementerian dan lembaga. Menariknya, pemerintah mengkaji kebijakan fleksibilitas kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai instrumen penghematan.

Opsi bekerja dari rumah (Work From Home/WFH) satu hari dalam sepekan sedang disiapkan, baik untuk pusat maupun daerah. Tak hanya ASN, pemerintah juga membuka peluang kebijakan serupa bagi sektor swasta.

"Nah, ini semuanya kita sedang siapkan lagi. Nanti sesudah konsepnya sudah matang, kita akan segera informasikan ke publik lebih detail," imbuh Airlangga.

Dari sisi penerimaan, pemerintah bersiap memanen "durian runtuh" atau windfall profit dari komoditas batu bara. Kenaikan harga batu bara yang mengikuti tren kenaikan harga minyak mentah dan gas alam cair (LNG) akan dimanfaatkan secara maksimal.

Presiden Prabowo menginstruksikan revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) batu bara tahun 2026 serta pengkajian ulang pajak ekspor. "Harapannya pendapatan pemerintah juga naik dengan adanya windfall profit," jelasnya.

Selain memperkuat otot fiskal, pemerintah mempercepat transisi energi dengan mengonversi Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Langkah ini krusial untuk menekan konsumsi BBM nasional yang harganya tengah bergejolak.

baca juga

Presiden menunjuk Danantara untuk menyelesaikan kendala teknis dan finansial dalam proyek konversi ini. "Bapak Presiden mengarahkan agar ini segera direalisasikan dan dihitung," pungkas Airlangga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Tembus US$100, Presiden Prabowo Perintahkan Genjot Produksi Batu Bara

Harga Minyak Dunia Tembus US$100, Presiden Prabowo Perintahkan Genjot Produksi Batu Bara

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:53 WIB

Nekat Melintas Saat Mudik Lebaran 2026, Kemenhub Ancam Bekukan Izin Perusahaan Logistik Bandel

Nekat Melintas Saat Mudik Lebaran 2026, Kemenhub Ancam Bekukan Izin Perusahaan Logistik Bandel

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:43 WIB

Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan

Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan

Your Say | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:10 WIB

Terkini

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:51 WIB

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

Sulsel | Minggu, 20 September 2026 | 20:48 WIB

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

Jatim | Minggu, 20 September 2026 | 20:33 WIB

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:32 WIB

Startup Digital Purwodadi Bangun Ekosistem Kreatif, Anak Muda Lokal Jadi Motor Penggerak

Startup Digital Purwodadi Bangun Ekosistem Kreatif, Anak Muda Lokal Jadi Motor Penggerak

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 20:30 WIB

×