Nekat Melintas Saat Mudik Lebaran 2026, Kemenhub Ancam Bekukan Izin Perusahaan Logistik Bandel

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:43 WIB
Nekat Melintas Saat Mudik Lebaran 2026, Kemenhub Ancam Bekukan Izin Perusahaan Logistik Bandel
Foto udara sejumlah truk antre antre memasuki kapal untuk menyeberang di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (11/3/2026). [ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/bar]
baca 10 detik
  • Kemenhub ancam bekukan izin perusahaan logistik yang melanggar aturan pembatasan mudik Lebaran 2026.
  • Sebanyak 3.383 truk dialihkan perjalanannya dan 139 kendaraan terdeteksi ODOL di ruas JORR Seksi E.
  • Enam perusahaan (PT TMM hingga PT MLB) tercatat sering melanggar kebijakan operasional angkutan.

Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat mengambil langkah tegas terhadap perusahaan angkutan barang yang membandel selama masa mudik Lebaran 2026 (Idul Fitri 1447 H). Sanksi mulai dari surat peringatan hingga pembekuan izin operasional disiapkan bagi para pelanggar aturan pembatasan.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, mengungkapkan bahwa meski aturan telah diberlakukan, ribuan truk terpantau masih beroperasi di jalur-jalur krusial. Akibatnya, petugas terpaksa melakukan pengalihan perjalanan demi menjaga kelancaran arus mudik.

"Berdasarkan data yang dihimpun Jasa Marga, sebanyak 3.383 kendaraan angkutan barang dialihkan pada H-8 s.d H-4 Idul Fitri 1447 H, yakni periode 13 s.d 17 Maret 2026," ujar Aan dalam keterangan resminya, dikutip Kamis (19/3/2026).

Aan memaparkan bahwa kebijakan pembatasan ini sebenarnya cukup efektif menekan volume kendaraan berat. Tercatat, arus kendaraan logistik golongan III-V turun signifikan sebesar -47,43%, dari semula 69.176 unit menjadi 36.368 unit.

Namun, Kemenhub memberikan catatan khusus kepada sejumlah perusahaan yang terdeteksi sering melakukan pelanggaran. Beberapa di antaranya adalah PT TMM, PT MTBB, PT KPT, PT LCL, PT MBS, dan PT MLB.

Tak hanya melanggar waktu operasional, banyak dari kendaraan tersebut yang juga terjaring karena masalah dimensi dan beban. "Berdasarkan data RFID di KM 54 B ruas JORR Seksi E, terdapat 139 kendaraan angkutan barang sumbu 3-5 yang melintas dan terdeteksi Over Dimension Over Loading (ODOL)," tegasnya.

Ribuan truk terpantau masih beroperasi di jalur-jalur krusial. Akibatnya, petugas terpaksa melakukan pengalihan perjalanan demi menjaga kelancaran arus mudik. Foto Gemini AI.
Ribuan truk terpantau masih beroperasi di jalur-jalur krusial. Akibatnya, petugas terpaksa melakukan pengalihan perjalanan demi menjaga kelancaran arus mudik. Foto Gemini AI.

Saat ini, pemerintah masih memberikan sanksi administratif berupa peringatan tertulis dan kewajiban membuat surat pernyataan bagi perusahaan pelanggar. Namun, Aan menegaskan tidak akan segan mengambil tindakan lebih jauh jika pelanggaran terus berlanjut.

"Apabila tidak mengindahkan peringatan, akan diberikan sanksi sesuai peraturan yaitu pembekuan izin," kata Aan.

Pengalihan kendaraan logistik sendiri dilakukan secara masif di 17 ruas jalan tol pada 51 lokasi strategis, mulai dari ruas tol Dalam Kota, Jakarta-Cikampek, Cipularang, hingga jalur di Jawa Timur seperti Pandaan-Malang.

baca juga

"Kami sangat berharap perusahaan logistik, pemilik kendaraan, dan pengemudi dapat mematuhi aturan ini demi memberikan rasa aman dan keselamatan bagi masyarakat yang mudik," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Link Download Takbiran Makkah untuk Momen Lebaran Idulfitri 2026

Link Download Takbiran Makkah untuk Momen Lebaran Idulfitri 2026

Lifestyle | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:38 WIB

Fitur Unggulan JETOUR T2 yang Dapat Membantu saat Perjalanan Mudik Lebaran 2026

Fitur Unggulan JETOUR T2 yang Dapat Membantu saat Perjalanan Mudik Lebaran 2026

Otomotif | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:02 WIB

Bolehkah Menikahi Sepupu dari Pihak Ayah? Ini Penjelasan Hukum dalam Islam

Bolehkah Menikahi Sepupu dari Pihak Ayah? Ini Penjelasan Hukum dalam Islam

Lifestyle | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:15 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×