Harga Minyak Dunia Tembus US$100, Presiden Prabowo Perintahkan Genjot Produksi Batu Bara

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:53 WIB
Harga Minyak Dunia Tembus US$100, Presiden Prabowo Perintahkan Genjot Produksi Batu Bara
Presiden Prabowo Subianto. [Dok. Biro Pers Istana]
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo perintahkan genjot produksi batu bara guna mitigasi lonjakan harga BBM dunia.
  • Pemerintah akan merevisi RKAB 2026 dan mengkaji pajak ekspor untuk kejar windfall profit.
  • Harga minyak tembus US$100 per barel, pemerintah percepat konversi PLTD ke tenaga solar.

Suara.com - Menghadapi gejolak ekonomi global akibat ketegangan di Timur Tengah, Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan jajarannya untuk segera meningkatkan produksi batu bara nasional.

Langkah ini diambil sebagai strategi mitigasi risiko melambungnya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan komoditas energi lainnya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa perintah Presiden ini akan berdampak langsung pada perubahan kebijakan di sektor pertambangan, termasuk revisi target nasional.

"Bapak Presiden meminta agar volume daripada produksi batu bara bisa ditingkatkan. Artinya akan ada perbaikan terkait dengan RKAB (Rencana Kerja dan Anggaran Biaya)," ujar Airlangga saat ditemui di Istana Negara, Kamis (19/3/2026).

Airlangga menjelaskan, kenaikan harga komoditas energi dunia saat ini perlu direspons dengan optimalisasi produksi dalam negeri. Pemerintah tengah menghitung dampak turunan dari kenaikan harga ini terhadap sektor batu bara, termasuk penyesuaian pajak ekspor.

Peningkatan volume produksi ini diharapkan mampu memberikan tambahan napas bagi kas negara melalui keuntungan tidak terduga atau windfall profit.

"Harapannya pendapatan pemerintah juga naik dengan adanya windfall profit. Itu juga akan ada pendapatan pemerintah yang ikut meningkat," tambah Airlangga.

Selain menggenjot "emas hitam", Presiden Prabowo juga menaruh perhatian serius pada lonjakan harga minyak mentah dunia yang kini telah menembus level US$100 per barel. Sebagai solusi jangka pendek untuk menekan ketergantungan pada impor BBM, pemerintah mempercepat konversi pembangkit listrik.

Presiden mendorong pengalihan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Solar. Langkah ini dipercaya dapat menekan beban subsidi energi yang kian membengkak.

baca juga

"Presiden mengarahkan agar ini segera direalisasikan dan dihitung. Tadi Danantara diberi tugas untuk menyelesaikan masalah-masalah PLTD tersebut," ungkap Airlangga menutup keterangannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Social Battery Habis Saat Lebaran? Ini Tips Survive Ala Introvert

Social Battery Habis Saat Lebaran? Ini Tips Survive Ala Introvert

Your Say | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:00 WIB

Kalang Kabut Harga Minyak, Pemerintah Siapkan Skema WFH Satu Hari Pascalebaran

Kalang Kabut Harga Minyak, Pemerintah Siapkan Skema WFH Satu Hari Pascalebaran

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:10 WIB

Respons Dinamika Timur Tengah, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Strategis Penghematan Energi

Respons Dinamika Timur Tengah, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Strategis Penghematan Energi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:36 WIB

Terkini

Viral Titik Nol Km Jogja Dipasang Kawat Duri, Pemda DIY Merasa Tak Dikabari Polisi

Viral Titik Nol Km Jogja Dipasang Kawat Duri, Pemda DIY Merasa Tak Dikabari Polisi

Jogja | Selasa, 03 November 2026 | 17:55 WIB

Surga Tersembunyi di Jawa Tengah: 6 Destinasi Wisata Magelang yang Wajib Dikunjungi saat Liburan

Surga Tersembunyi di Jawa Tengah: 6 Destinasi Wisata Magelang yang Wajib Dikunjungi saat Liburan

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 17:49 WIB

Profil Ahrie Sonta Nasution, Pernah Jadi Tangan Kanan Listyo Sigit hingga Ajudan Presiden Prabowo

Profil Ahrie Sonta Nasution, Pernah Jadi Tangan Kanan Listyo Sigit hingga Ajudan Presiden Prabowo

News | Selasa, 03 November 2026 | 17:48 WIB

Tiga Kali Kirim Ganja ke Jakarta, Kurir Asal Sumut Raup Upah Rp1 Juta per Kg

Tiga Kali Kirim Ganja ke Jakarta, Kurir Asal Sumut Raup Upah Rp1 Juta per Kg

News | Selasa, 03 November 2026 | 17:48 WIB

Salam Tiga Jari Menggema, Simbol Perlawanan yang Menyimpan Pesan Besar

Salam Tiga Jari Menggema, Simbol Perlawanan yang Menyimpan Pesan Besar

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 17:45 WIB

Hari Pahlawan 2026, Cucu Bau Massepe Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan

Hari Pahlawan 2026, Cucu Bau Massepe Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan

Sulsel | Selasa, 03 November 2026 | 17:42 WIB

Ratusan Polisi Dimutasi di Tengah Pusaran Isu Propam dan Manuver Jenderal

Ratusan Polisi Dimutasi di Tengah Pusaran Isu Propam dan Manuver Jenderal

News | Selasa, 03 November 2026 | 17:42 WIB

MA Batalkan Kenaikan Usia Pensiun hingga 65 Tahun, Buruh Minta Pencairan Hak Pekerja Dipastikan Aman

MA Batalkan Kenaikan Usia Pensiun hingga 65 Tahun, Buruh Minta Pencairan Hak Pekerja Dipastikan Aman

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 17:39 WIB

Dukung Ketahanan Energi Nasional Pertamina dan Toyota Perkuat Kolaborasi

Dukung Ketahanan Energi Nasional Pertamina dan Toyota Perkuat Kolaborasi

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 17:33 WIB

Novel Salt to the Sea: Mengenang Tragedi Maritim Terbesar dalam Sejarah

Novel Salt to the Sea: Mengenang Tragedi Maritim Terbesar dalam Sejarah

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 17:30 WIB

×