Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

Sidak Pasar Rawasari, Mendag Busan Pastikan Harga Pangan Stabil Jelang Lebaran

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 16 Maret 2026 | 09:08 WIB
Sidak Pasar Rawasari, Mendag Busan Pastikan Harga Pangan Stabil Jelang Lebaran
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso, yang akrab disapa Busan, melakukan inspeksi dadakan (sidak) di Pasar Rawasari, Jakarta Pusat, Senin (16/3/2026). Foto Fakhri-Suara.com
  • Mendag Busan sidak Pasar Rawasari; pastikan harga pangan stabil jelang Lebaran 2026.
  • Harga ayam, cabai, dan bawang merah terpantau aman di bawah HET.
  • Harga Minyakita turun Rp1.000; pemerintah terus pantau 550 titik pasar nasional.

Suara.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso, yang akrab disapa Busan, melakukan inspeksi dadakan (sidak) di Pasar Rawasari, Jakarta Pusat, Senin (16/3/2026). Langkah ini diambil guna memantau langsung stabilitas harga dan pasokan kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri.

Dalam tinjauannya, Mendag Busan menyambangi berbagai lapak, mulai dari pedagang ayam, cabai, bawang merah, hingga minyak goreng. Berdasarkan hasil pantauan, ia menilai mayoritas harga komoditas masih berada dalam koridor Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

"Pagi ini kita cek harga di Pasar Rawasari. Sebenarnya pengecekan ini rutin dilakukan setiap hari melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP)," ujar Budi kepada awak media di lokasi.

Budi merinci, harga ayam potong tercatat di angka Rp40.000 per ekor, yang dinilai masih sesuai aturan. Sementara itu, cabai merah keriting terpantau di kisaran Rp35.000 hingga Rp40.000 per kg, jauh di bawah HET sebesar Rp55.000 per kg.

"Bawang merah tadi Rp40 ribuan, HET-nya Rp41.500. Lalu Minyakita juga tadi Rp15.700, sudah sesuai HET," tambahnya.

Terkait daging sapi, Mendag menemukan variasi harga antara Rp140.000 hingga Rp150.000 per kg tergantung jenis dan bagian dagingnya. Meski ada pedagang yang menyebut angka Rp160.000 untuk bagian tertentu, ia menegaskan harga rata-rata masih dalam batas wajar.

Salah satu poin penting dalam sidak kali ini adalah kembalinya harga Minyakita ke angka yang stabil. Budi mencatat adanya penurunan signifikan dibandingkan periode sebelumnya.

"Minyakita sekarang rata-rata nasional sudah Rp15.800-an. Sebelumnya sempat menyentuh Rp16.800. Jadi sudah turun sekitar Rp1.000," jelas Budi.

Meski demikian, Mendag Busan tidak menampik adanya kenaikan tipis pada komoditas seperti cabai rawit dan telur ayam. Namun, ia menganggap tren ini sebagai dinamika pasar yang lumrah akibat lonjakan permintaan menjelang Lebaran.

Menutup keterangannya, Budi menegaskan bahwa pemerintah tidak akan lengah dalam mengawal stok pangan nasional. Melalui SP2KP, Kemendag memantau pergerakan harga secara real-time dari ratusan titik di seluruh Indonesia.

"Ada 550 titik pasar yang terus kita awasi setiap hari. Kami pastikan pasokan tersedia dan harga tetap terkendali hingga hari raya nanti," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Lebaran 2026, Mendag Busan Akui Harga Cabai Rawit dan Telur Mulai Pedas

Jelang Lebaran 2026, Mendag Busan Akui Harga Cabai Rawit dan Telur Mulai Pedas

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 08:54 WIB

Lebaran Makin Dekat, Daging Sapi 'Ngadat' di Harga Normal: DPR Desak Pasar Murah Secara Masif

Lebaran Makin Dekat, Daging Sapi 'Ngadat' di Harga Normal: DPR Desak Pasar Murah Secara Masif

News | Senin, 16 Maret 2026 | 09:05 WIB

Arus Mudik Membludak, Antrean ke Pelabuhan Gilimanuk Capai 40 Km

Arus Mudik Membludak, Antrean ke Pelabuhan Gilimanuk Capai 40 Km

Foto | Senin, 16 Maret 2026 | 09:00 WIB

Terkini

Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?

Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:55 WIB

ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi

ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:18 WIB

Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri

Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:12 WIB

Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan

Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:35 WIB

Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi

Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:20 WIB

Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan

Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:11 WIB

BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama

BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:40 WIB

Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion

Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:34 WIB

CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen

CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 11:34 WIB

Mengapa Pertalite Mau Dihapus?

Mengapa Pertalite Mau Dihapus?

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:26 WIB