- Volume kendaraan arus balik Idulfitri 1447 H melonjak signifikan di Tol Semarang pada Senin (23/3/2026), arah Jakarta padat.
- Polisi menerapkan sistem buka-tutup di Rest Area KM 424 untuk cegah antrean ganggu lajur utama tol.
- GT Kalikangkung mencatat rata-rata 2.200 kendaraan per jam melintas menuju barat antara pukul 06.00-12.00 WIB.
Suara.com - Lonjakan volume kendaraan pada arus balik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah mulai terlihat signifikan di wilayah Jawa Tengah, khususnya di ruas tol dalam Kota Semarang pada Senin (23/3/2026).
Guna mengantisipasi kepadatan yang meluber hingga ke badan jalan tol, pihak kepolisian mulai menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem buka-tutup di sejumlah titik peristirahatan (rest area).
Kasat Lantas Polrestabes Semarang, AKBP Yunaldi, melaporkan bahwa kepadatan kendaraan yang menuju arah barat (Jakarta) terpantau meningkat tajam pada H+1 Lebaran ini.
Fokus pengamanan dilakukan di Rest Area KM 424 yang menjadi titik singgah utama pemudik di dalam kota.
Rekayasa Rest Area dan Pengalihan Arus
Untuk menjaga kelancaran lalu lintas di jalur utama tol, kepolisian mengambil langkah diskresi sebagai berikut:
Sistem Buka-Tutup: Jika kapasitas parkir di Rest Area KM 424 telah mencapai batas maksimal, petugas akan menutup akses masuk secara sementara.
Pengalihan Lokasi Istirahat: Para pemudik yang tidak bisa masuk ke KM 424 diarahkan untuk melanjutkan perjalanan dan menggunakan fasilitas rest area berikutnya yang berada di wilayah Kendal.
Prioritas Jalur Utama: Penutupan sementara ini bertujuan agar antrean kendaraan yang ingin masuk ke tempat istirahat tidak mengganggu arus kendaraan yang melaju di lajur utama tol arah Jakarta.
Kondisi Jalur Arteri dan Pusat Kota
Selain di jalur bebas hambatan, AKBP Yunaldi mencatat adanya kepadatan di sejumlah ruas jalan arteri di dalam Kota Semarang. Namun, karakteristik kepadatan di dalam kota berbeda dengan jalur mudik.
Arus lalu lintas di jalur arteri didominasi oleh wisatawan dan pemudik yang berburu buah tangan. Titik-titik kemacetan terpantau di sekitar pusat oleh-oleh serta akses menuju destinasi wisata lokal.
Meski padat, pihak kepolisian menyatakan bahwa situasi lalu lintas secara umum di jalur tol maupun arteri masih dalam kondisi yang relatif terkendali.
Pantauan Gerbang Tol Kalikangkung
Data dari Gerbang Tol (GT) Kalikangkung menunjukkan tren kenaikan arus balik yang cukup konsisten sejak pagi hari, seperti dilansir via Antara.