Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Ketegangan Perang Reda, Harga Minyak Dunia Turun Tipis

Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:36 WIB
Ketegangan Perang Reda, Harga Minyak Dunia Turun Tipis
Ilustrasi fasilitas minyak mentah. [Pexels].
  • Harga minyak dunia Brent dan WTI turun pada Jumat, 27 Maret 2026, karena meredanya ketegangan geopolitik Timur Tengah.
  • Penurunan ini dipicu rencana Presiden Trump menghentikan sementara serangan terhadap infrastruktur energi Iran selama sepuluh hari.
  • Kedua acuan minyak diprediksi mencatat penurunan mingguan signifikan, lebih dari empat persen, akibat de-eskalasi konflik.

Suara.com - Harga minyak dunia mulai turun dalam perdagangan Asia pada Jumat, 27 Maret 2026. Penurunan ini setelah ketegangan geopolitik di Timur Tengah mereda

Mengutip data Investing.com, harga minyak Brent untuk kontrak Mei turun 0,7 persen ke level 107,8 dolar AS per barel.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) juga terkoreksi 0,8 persen menjadi 93,72 dolar AS per barel.

Secara mingguan, kedua acuan minyak tersebut diperkirakan mencatat penurunan lebih dari 4 persen.

Harga minyak dunia tembus 118 dolar AS per barrel. Akankah harga BBM ikut melonjak? [Suara.com/Rochmat]
Harga minyak dunia tembus 118 dolar AS per barrel. Akankah harga BBM ikut melonjak? [Suara.com/Rochmat]

Pelemahan harga ini dipicu oleh meningkatnya harapan de-eskalasi konflik di Timur Tengah, yang selama ini menjadi faktor utama lonjakan harga minyak global.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan akan menghentikan sementara serangan terhadap infrastruktur energi Iran selama 10 hari atas permintaan Teheran.

Trump juga menyebut bahwa negosiasi dengan Iran berjalan sangat baik, meski pejabat Iran masih memberikan pandangan lebih hati-hati terhadap proses tersebut.

Langkah tersebut membantu meredakan kekhawatiran pasar atas potensi gangguan pasokan, terutama di kawasan Selat Hormuz yang menjadi jalur vital distribusi minyak dunia.

Dalam beberapa pekan terakhir, harga minyak bergerak sangat fluktuatif akibat meningkatnya ketegangan yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Kekhawatiran terhadap gangguan jalur pelayaran dan fasilitas energi sempat mendorong harga melonjak tajam.

Namun, sinyal meredanya konflik kembali menekan harga, seiring pelaku pasar menilai ulang potensi gangguan pasokan global.

Awal pekan ini, harga minyak juga sempat turun tajam setelah rencana serangan yang sebelumnya disiapkan ditunda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IESR: Elektrifikasi Jadi Tameng APBN dari Kenaikan Harga Minyak

IESR: Elektrifikasi Jadi Tameng APBN dari Kenaikan Harga Minyak

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:26 WIB

Bahlil Jamin Indonesia Belum Darurat Energi

Bahlil Jamin Indonesia Belum Darurat Energi

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:14 WIB

Awas Harga BBM Naik! Indonesia Tidak Termasuk Negara Diizinkan Lewat Selat Hormuz

Awas Harga BBM Naik! Indonesia Tidak Termasuk Negara Diizinkan Lewat Selat Hormuz

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 13:18 WIB

Terkini

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:48 WIB

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:22 WIB

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:10 WIB

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 20:52 WIB

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:29 WIB

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:11 WIB

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 18:23 WIB

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:28 WIB

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:21 WIB

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:58 WIB