Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Achmad Fauzi | Rina Anggraeni | Suara.com

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:10 WIB
Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan
Petugas menghitung uang pecahan 100 dolar di Ayumas Money Changer, Jakarta Pusat, Kamis (19/3). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Analis Ibrahim memproyeksikan dolar AS menguat antara 99,30 hingga 101,60 akibat ketidakpastian dan tensi geopolitik global.
  • Harga minyak mentah dunia, termasuk Brent Crude Oil, diprediksi naik karena gangguan pasokan global akibat konflik Timur Tengah dan Eropa.
  • Rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS, berpotensi mencapai level 17.100 karena eskalasi konflik dan risiko gangguan energi.

Suara.com - Analis Pasar Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi, memproyeksikan penguatan signifikan pada dolar Amerika Serikat dan harga minyak dunia dalam sepekan ke depan, di tengah meningkatnya tensi geopolitik global.

Menurut Ibrahim, indeks dolar AS berpotensi bergerak dalam kisaran 99,30 hingga 101,60. Ia melihat adanya kecenderungan penguatan mata uang Negeri Paman Sam tersebut seiring meningkatnya ketidakpastian global.

"Indeks dolar kemungkinan besar akan menguat dalam minggu ke depan, didorong oleh sentimen geopolitik dan kondisi ekonomi global," ujar Ibrahim dalam risetnya yang dikutip, Minggu (29/3/2026).

Di sisi lain, harga minyak mentah dunia juga diproyeksikan mengalami kenaikan. Untuk crude oil yang diperdagangkan secara domestik, harga diperkirakan berada pada level support di 92,300 dolar AS per barel dan resistance di 112,200 dolar AS per barel.

Investasi portofolio asing masuk (net inflows) sebesar 1,6 miliar dolar AS sejak awal tahun hingga 13 Februari 2026. [Antara]
Investasi portofolio asing masuk (net inflows) sebesar 1,6 miliar dolar AS sejak awal tahun hingga 13 Februari 2026. [Antara]

Sementara itu, untuk Brent Crude Oil, yang sebelumnya ditutup di kisaran 112,000 dolar AS per barel, diproyeksikan bergerak di rentang 110,000 hingga 116,000 dolar AS per barel dalam sepekan mendatang.

"Pergerakan Brent menunjukkan potensi kenaikan yang cukup tajam, bahkan pada pekan berikutnya berpeluang menembus 125,000 dolar AS per barel," kata Ibrahim.

Ia menilai, penguatan harga minyak ini dipicu oleh terganggunya pasokan global akibat konflik di sejumlah wilayah, terutama di Timur Tengah dan Eropa Timur.

Dari sisi nilai tukar, Ibrahim memperkirakan rupiah akan mengalami tekanan dan berpotensi melemah hingga menyentuh level 17.100 per dolar AS dalam waktu dekat.

"Tekanan terhadap rupiah, lanjutnya, tidak lepas dari eskalasi konflik geopolitik, termasuk ketegangan di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Iran dan Israel, serta meningkatnya risiko gangguan distribusi energi di jalur strategis seperti Selat Hormuz," katanya.

Selain itu, serangan terhadap instalasi minyak dan gas di Rusia oleh Ukraina juga berpotensi menekan produksi energi global.

"Gangguan pasokan ini berisiko menurunkan produksi minyak dan gas secara signifikan, termasuk dari kawasan Timur Tengah yang selama ini menjadi penopang utama pasokan energi dunia," jelasnya.

Dengan kondisi tersebut, Ibrahim menilai pasar keuangan global masih akan dibayangi volatilitas tinggi dalam jangka pendek, seiring ketidakpastian geopolitik yang belum mereda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sinyal Ekonomi? Pertumbuhan Uang Beredar RI Mulai Melambat

Sinyal Ekonomi? Pertumbuhan Uang Beredar RI Mulai Melambat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:28 WIB

Ekonom Ungkap Harga BBM Pertalite dan Solar Setelah Minyak Dunia Melonjak

Ekonom Ungkap Harga BBM Pertalite dan Solar Setelah Minyak Dunia Melonjak

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:58 WIB

Rupiah Semakin Ambles, Nyaris ke Rp 17.000/USD

Rupiah Semakin Ambles, Nyaris ke Rp 17.000/USD

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:32 WIB

Terkini

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:08 WIB

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:48 WIB

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:10 WIB

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:04 WIB

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:59 WIB

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:49 WIB

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:45 WIB

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:43 WIB

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:39 WIB