Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Laba Bersih Jamkrindo Syariah Meroket 160 Persen, Tembus Rp141,03 Miliar pada 2025

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Kamis, 02 April 2026 | 08:27 WIB
Laba Bersih Jamkrindo Syariah Meroket 160 Persen, Tembus Rp141,03 Miliar pada 2025
PT Penjaminan Jamkrindo Syariah (Jamkrindo Syariah) membukukan capaian impresif sepanjang tahun buku 2025. Foto ist.
baca 10 detik
  • Jamkrindo Syariah raup laba bersih Rp141,03 M pada 2025, naik 160% secara tahunan.
  • Total aset meningkat jadi Rp2,46 triliun didukung strategi manajemen risiko yang solid.
  • Raih opini WTP dan penuhi aturan POJK 11/2025 terkait rasio kesehatan keuangan.

Suara.com - PT Penjaminan Jamkrindo Syariah (Jamkrindo Syariah) membukukan capaian impresif sepanjang tahun buku 2025. Perusahaan penjaminan berbasis syariah ini sukses mencatatkan lonjakan laba bersih yang signifikan di tengah dinamika industri yang menantang.

Berdasarkan laporan keuangan auditan yang dirilis perusahaan, Jamkrindo Syariah meraup laba bersih sebesar Rp141,03 miliar. Angka ini melesat tajam dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp54,11 miliar.

Direktur Utama Jamkrindo Syariah, Hari Purnomo, menegaskan bahwa performa gemilang ini merupakan hasil dari konsistensi perusahaan dalam melakukan transformasi bisnis dan penguatan tata kelola.

“Kinerja positif ini merupakan buah dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat fundamental perusahaan, baik dari sisi manajemen risiko, efisiensi operasional, maupun pengembangan bisnis yang lebih berkualitas,” ujar Hari dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Tak hanya soal laba, rapor biru juga terlihat pada sisi fundamental. Total aset perseroan tercatat tumbuh menjadi Rp2,46 triliun dari posisi Rp2,41 triliun pada akhir 2024. Sementara itu, ekuitas perusahaan terkerek naik ke angka Rp1,41 triliun, mengindikasikan struktur permodalan yang semakin solid.

Kenaikan tajam juga terjadi pada laba sebelum zakat dan pajak yang menyentuh Rp168,37 miliar, naik signifikan dari periode sebelumnya sebesar Rp54,13 miliar. Lonjakan ini dipicu oleh strategi underwriting yang lebih berkualitas serta optimalisasi pendapatan investasi yang jitu.

Aspek transparansi tetap menjadi prioritas utama. Laporan keuangan tahun 2025 telah diaudit oleh KAP Amir Abadi Jusuf Aryanto Mawar & Rekan dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Selain itu, perseroan memastikan telah memenuhi ketentuan gearing ratio sesuai dengan POJK Nomor 11 Tahun 2025, sebagai komitmen menjaga kesehatan keuangan jangka panjang.

Ke depan, Jamkrindo Syariah berkomitmen untuk memperkuat perannya dalam mendukung pembiayaan sektor produktif, terutama UMKM. Perusahaan optimistis dapat terus memperluas kontribusi dalam ekosistem keuangan syariah nasional melalui layanan penjaminan yang amanah dan kompetitif.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RAAM Catat Rugi Bersih Menyusut dan Siap Ekspansi Bioskop

RAAM Catat Rugi Bersih Menyusut dan Siap Ekspansi Bioskop

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 07:37 WIB

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:32 WIB

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:19 WIB

Terkini

Cara Menghasilkan Uang dari HP untuk Menambah Pemasukan Keluarga

Cara Menghasilkan Uang dari HP untuk Menambah Pemasukan Keluarga

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:00 WIB

Dukung Kompetensi Jurnalisme, Pegadaian Kembali Gelar UKW untuk Ratusan Wartawan Indonesia

Dukung Kompetensi Jurnalisme, Pegadaian Kembali Gelar UKW untuk Ratusan Wartawan Indonesia

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:50 WIB

Impor Migas Indonesia Meroket 70 Persen, Tembus Rp 70 Triliun Lebih dalam Sebulan

Impor Migas Indonesia Meroket 70 Persen, Tembus Rp 70 Triliun Lebih dalam Sebulan

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:36 WIB

Harga Emas Lokal Diprediksi Makin Merana Pekan Ini

Harga Emas Lokal Diprediksi Makin Merana Pekan Ini

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:20 WIB

Syarat dan Cara Driver Ojol Ajukan Pinjaman KUR, Bisa Dapat Ratusan Juta

Syarat dan Cara Driver Ojol Ajukan Pinjaman KUR, Bisa Dapat Ratusan Juta

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

B50 Resmi Diterapkan, Gapki Sebut Tak Ada Kendala Pasokan CPO

B50 Resmi Diterapkan, Gapki Sebut Tak Ada Kendala Pasokan CPO

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:43 WIB

Dana SAL Mau Ditarik, Bos BSI Ingatkan Jangan Mendadak agar Pasar Tak Bergejolak

Dana SAL Mau Ditarik, Bos BSI Ingatkan Jangan Mendadak agar Pasar Tak Bergejolak

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:21 WIB

Musim Masuk Sekolah Bikin Ritel Bergairah, Penjualan Sepatu Meningkat

Musim Masuk Sekolah Bikin Ritel Bergairah, Penjualan Sepatu Meningkat

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:16 WIB

Bukannya Senang, Driver Ojol Justru Kecewa Kebijakan Potongan 8%

Bukannya Senang, Driver Ojol Justru Kecewa Kebijakan Potongan 8%

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:10 WIB

Pajak Marketplace Resmi Berlaku, DJP Bidik Penerimaan Negara Tembus Rp 24 Triliun

Pajak Marketplace Resmi Berlaku, DJP Bidik Penerimaan Negara Tembus Rp 24 Triliun

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:21 WIB

×