Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.394,125
LQ45 627,469
Srikehati 306,090
JII 380,924
USD/IDR 17.839

Defisit APBN Tembus Rp240,1 Triliun, Meroket Dibandingkan Awal Tahun 2026

M Nurhadi

Senin, 06 April 2026 | 17:09 WIB
Defisit APBN Tembus Rp240,1 Triliun, Meroket Dibandingkan Awal Tahun 2026
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (6/4/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan APBN Indonesia kuartal I-2026 mengalami defisit sebesar Rp240,1 triliun atau 0,93 persen PDB.
  • Lonjakan defisit dipicu oleh realisasi belanja negara sebesar Rp815 triliun yang melampaui pendapatan negara senilai Rp574,9 triliun.
  • Pemerintah menyatakan kondisi ini sesuai perencanaan anggaran tahunan dan berkomitmen menjaga stabilitas fiskal melalui pengawasan arus kas.

Suara.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan bahwa posisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada akhir kuartal I-2026 mencatatkan defisit sebesar Rp240,1 triliun.

Angka ini setara dengan 0,93 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia per 31 Maret 2026.

Kesenjangan anggaran ini terjadi akibat realisasi belanja negara yang melampaui total pendapatan negara dalam tiga bulan pertama tahun ini.

Defisit tersebut menunjukkan lonjakan signifikan dibandingkan posisi Januari 2026 yang kala itu berada di angka Rp54,6 triliun atau 0,21 persen dari PDB.

Dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, pada Senin (6/4/2026), Menkeu Purbaya menekankan bahwa kondisi ini masih dalam koridor perencanaan pemerintah.

"Ketika ada defisit, masyarakat jangan kaget, memang anggaran kita didesain defisit," tegas Purbaya di hadapan para anggota dewan.

Lonjakan Belanja Negara dan Kinerja Pendapatan

Berdasarkan data kementerian, belanja negara hingga akhir Maret 2026 melesat 31,4 persen secara tahunan (year-on-year) menjadi Rp815 triliun.

Sebagai pembanding, pendapatan negara pada periode yang sama tercatat sebesar Rp574,9 triliun. Meskipun pendapatan tumbuh 10,5 persen secara tahunan, jumlahnya belum mampu mengimbangi laju pengeluaran pemerintah yang masif.

baca juga

Purbaya menjelaskan bahwa desain APBN yang defisit merupakan langkah normal karena distribusi belanja negara diupayakan merata sepanjang tahun anggaran. Pemerintah, lanjutnya, akan terus melakukan pengawasan ketat terhadap arus kas negara.

"Kita monitor terus selama setahun akan seperti apa pendapatannya dan belanjanya. Jadi kita berhati-hati dalam hal ini," tambahnya.

Penerimaan dan Alokasi Belanja

Jika dibedah lebih dalam, pendapatan negara sebesar Rp574,9 triliun pada kuartal I ini didominasi oleh sektor perpajakan:

  1. Penerimaan Perpajakan: Rp462,7 triliun (terdiri dari Pajak sebesar Rp394,8 triliun serta Kepabeanan dan Cukai sebesar Rp67,9 triliun).
  2. Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP): Rp112,1 triliun.
  3. Penerimaan Hibah: Rp100 miliar.

Di sisi pengeluaran, total belanja sebesar Rp815 triliun dialokasikan ke beberapa sektor utama, dengan porsi terbesar berada di pemerintah pusat:

  • Belanja Pemerintah Pusat: Rp610,3 triliun (terbagi atas belanja Kementerian/Lembaga sebesar Rp281,2 triliun dan belanja non-K/L sebesar Rp329,1 triliun).
  • Transfer ke Daerah (TKD): Rp204,8 triliun.

Pemerintah optimistis bahwa pengelolaan fiskal yang terukur ini akan tetap menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tantangan global, sembari memastikan program-program strategis tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.


Disclaimer: Artikel ini disusun sebagai laporan informasi publik terkait kinerja fiskal nasional kuartal I-2026 berdasarkan pernyataan resmi Menteri Keuangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ordal Kemenkeu Sebut APBN Hanya Kuat 2 Minggu, Purbaya Tertawa

Ordal Kemenkeu Sebut APBN Hanya Kuat 2 Minggu, Purbaya Tertawa

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 15:19 WIB

Menkeu Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026: DPR Beri Tepuk Tangan!

Menkeu Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026: DPR Beri Tepuk Tangan!

News | Senin, 06 April 2026 | 14:30 WIB

Sah! Menkeu Purbaya Restui Penggunaan Dana Desa Untuk Kopdes Merah Putih

Sah! Menkeu Purbaya Restui Penggunaan Dana Desa Untuk Kopdes Merah Putih

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 11:39 WIB

Siasat Cegah Defisit, JK Sarankan Pemerintah Evaluasi Anggaran dan Kurangi Subsidi

Siasat Cegah Defisit, JK Sarankan Pemerintah Evaluasi Anggaran dan Kurangi Subsidi

News | Minggu, 05 April 2026 | 19:05 WIB

Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA

Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 18:20 WIB

Simalakama Harga BBM: Menjaga Dompet Rakyat di Tengah Gejolak Selat Hormuz

Simalakama Harga BBM: Menjaga Dompet Rakyat di Tengah Gejolak Selat Hormuz

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 13:36 WIB

Terkini

Cara Menata Cermin di Kamar Tidur yang Baik Menurut Feng Shui, Diletakkan di Mana?

Cara Menata Cermin di Kamar Tidur yang Baik Menurut Feng Shui, Diletakkan di Mana?

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:23 WIB

Mengenal Nonchalant Core: Tren Bersikap 'Bodo Amat' ala Gen Z, Sehatkah Secara Mental?

Mengenal Nonchalant Core: Tren Bersikap 'Bodo Amat' ala Gen Z, Sehatkah Secara Mental?

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:23 WIB

Fakta Pahit Buruh Pengupas Bawang di Jogja, Kerja Seharian Hanya Diupah Rp3 Ribu

Fakta Pahit Buruh Pengupas Bawang di Jogja, Kerja Seharian Hanya Diupah Rp3 Ribu

Jogja | Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:16 WIB

Dewa United Pertahankan Ivar Jenner di Tengah Beredarnya Rumor Transfer Persija Jakarta

Dewa United Pertahankan Ivar Jenner di Tengah Beredarnya Rumor Transfer Persija Jakarta

Bola | Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Perbedaan Sunscreen vs Sunblock, Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Sensitif?

Perbedaan Sunscreen vs Sunblock, Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Sensitif?

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:15 WIB

9 Rekomendasi Moisturizer Murah di Bawah Rp50 Ribu untuk Kulit Glowing

9 Rekomendasi Moisturizer Murah di Bawah Rp50 Ribu untuk Kulit Glowing

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Harga Sunblock Water Resistant, Ini 5 Rekomendasi Produknya yang Anti Luntur!

Harga Sunblock Water Resistant, Ini 5 Rekomendasi Produknya yang Anti Luntur!

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:11 WIB

PNM Bangun Ekosistem Pembiayaan Mekaar, Bunga 8 Persen

PNM Bangun Ekosistem Pembiayaan Mekaar, Bunga 8 Persen

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:10 WIB

ESDM Buka Tender PLTS 30 GW, Jadi Langkah Awal Proyek Energi Surya 100 GW

ESDM Buka Tender PLTS 30 GW, Jadi Langkah Awal Proyek Energi Surya 100 GW

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:10 WIB

Indonesia Bullion Market Association Resmi Hadir, Jadi Wadah Penguatan Ekosistem Emas Nasional

Indonesia Bullion Market Association Resmi Hadir, Jadi Wadah Penguatan Ekosistem Emas Nasional

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:10 WIB

×