Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.778.000
Beli Rp2.653.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.712

Kronologi Kurs Rupiah Kembali ke Level Rp16.900 Setelah Sempat Tembus Rp17.100

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 08 April 2026 | 14:20 WIB
Kronologi Kurs Rupiah Kembali ke Level Rp16.900 Setelah Sempat Tembus Rp17.100
Rupiah tertekan dolar AS dan sentuh level Rp 17.000/USD. [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/rwa]
  • Nilai tukar rupiah menguat 120 poin ke level Rp16.985 per dolar AS pada perdagangan Rabu, 8 April 2026.
  • Penguatan ini terjadi setelah rupiah sempat melemah signifikan hingga mencapai level terendah tahunan pada Selasa, 7 April 2026.
  • Sentimen positif muncul akibat meredanya ketegangan geopolitik global yang sempat menekan stabilitas pasar keuangan domestik dalam beberapa hari.

Suara.com - Mata uang Garuda menunjukkan performa impresif pada pembukaan perdagangan hari ini. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dilaporkan bergerak menguat tajam pada Rabu (8/4/2026), sekaligus menjauhi level terendah tahunannya yang sempat tersentuh pada perdagangan hari sebelumnya.

Berdasarkan data transaksi di pasar spot pada Rabu (8/4/2026) pagi, rupiah dibuka pada level Rp16.985 per dolar AS.

Posisi ini mencerminkan penguatan signifikan sebesar 120 poin atau sekitar 0,70 persen dibandingkan dengan posisi penutupan pada hari Selasa sore yang berada di atas angka psikologis Rp17.000.

Langkah penguatan ini menjadi angin segar bagi pasar keuangan domestik setelah nilai tukar rupiah mengalami tekanan hebat dalam beberapa hari terakhir akibat dinamika geopolitik global dan fluktuasi harga energi dunia yang sempat memanas.

Rangkuman Pelemahan di Hari Selasa

Kenaikan tajam pada Rabu pagi ini terjadi setelah rupiah mencatatkan kinerja yang kurang menggembirakan pada perdagangan Selasa (7/4/2026).

Pada penutupan perdagangan kemarin sore, mata uang rupiah kian melorot dan berakhir di level Rp17.105 per dolar AS. Angka tersebut tercatat sebagai posisi terendah rupiah setidaknya dalam satu tahun terakhir.

Jika menilik ke belakang, sinyal pelemahan rupiah sebenarnya sudah terlihat sejak pembukaan perdagangan Selasa pagi. Berikut adalah kronologi pergerakan nilai tukar rupiah sepanjang hari kemarin:

Pembukaan Selasa Pagi: Rupiah dibuka melemah ke level Rp17.064 per dolar AS, turun 29 poin atau 0,17 persen dari penutupan hari Senin.

Penutupan Selasa Sore: Tekanan terus berlanjut hingga sore hari, di mana rupiah kembali terpangkas sebesar 70 poin atau 0,41 persen. Rupiah ditutup di level Rp17.105 per dolar AS, turun cukup jauh dari penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp16.980 per dolar AS.

Kondisi ini sempat menimbulkan kekhawatiran di kalangan pelaku pasar mengingat level Rp17.100 merupakan titik yang cukup krusial bagi stabilitas moneter dalam negeri di tengah meningkatnya biaya impor energi.

Selaras dengan pergerakan di pasar spot, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) yang dipublikasikan oleh Bank Indonesia juga menunjukkan tren pelemahan pada hari Selasa. Kurs JISDOR bergerak turun ke level Rp17.092 per dolar AS, melemah dibandingkan posisi hari sebelumnya yang berada di level Rp17.037 per dolar AS.

Meskipun demikian, aksi rebound yang terjadi pada Rabu pagi ini di level Rp16.985 menunjukkan adanya sentimen positif yang masuk ke pasar keuangan Indonesia.

Para pelaku pasar tampaknya merespons meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang sebelumnya sempat memicu aksi beli dolar AS sebagai aset aman (safe haven).

Fluktuasi yang terjadi dalam kurun waktu 48 jam terakhir mencerminkan betapa tingginya volatilitas pasar keuangan saat ini. Rupiah yang sempat tertekan hingga menembus batas terendah dalam setahun, kini perlahan mulai mencari titik keseimbangan baru.

Penguatan sebesar 120 poin pada Rabu pagi memberikan indikasi bahwa tekanan terhadap aset-aset negara berkembang mulai sedikit mereda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikuras untuk Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Menciut ke Titik Terendah

Dikuras untuk Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Menciut ke Titik Terendah

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 14:14 WIB

Sejarah Kelam Rp17.100 per Dolar AS: Bagaimana Konflik Timur Tengah Menguras Kas APBN Kita?

Sejarah Kelam Rp17.100 per Dolar AS: Bagaimana Konflik Timur Tengah Menguras Kas APBN Kita?

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 12:16 WIB

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.999

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.999

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 10:16 WIB

Rupiah Babak Belur ke Rp17.100, BI Siapkan Instrumen Operasi Moneter

Rupiah Babak Belur ke Rp17.100, BI Siapkan Instrumen Operasi Moneter

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 18:46 WIB

Terpuruk! Rupiah Tembus Level Terlemah Sepanjang Sejarah Rp 17.105/USD

Terpuruk! Rupiah Tembus Level Terlemah Sepanjang Sejarah Rp 17.105/USD

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 16:02 WIB

Rupiah Masih Mimpi Buruk, Bertahan di Level Rp 17.078/USD

Rupiah Masih Mimpi Buruk, Bertahan di Level Rp 17.078/USD

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 09:59 WIB

Terkini

Misbakhun: APBN Mustahil Bangkrut

Misbakhun: APBN Mustahil Bangkrut

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 22:57 WIB

Ini Strategi BTN Salurkan Kredit Perumahan Bagi Masyarakat

Ini Strategi BTN Salurkan Kredit Perumahan Bagi Masyarakat

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 22:16 WIB

Ekonom UI: Masyarakat Kok Makin Miskin kala Pemerintah Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Ekonom UI: Masyarakat Kok Makin Miskin kala Pemerintah Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:21 WIB

Misbakhun Nilai Pelemahan Rupiah Sekarang Tak Seburuk 1998

Misbakhun Nilai Pelemahan Rupiah Sekarang Tak Seburuk 1998

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:23 WIB

IHSG Bergejolak Karena Ekspor Dikendalikan Danantara, Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi

IHSG Bergejolak Karena Ekspor Dikendalikan Danantara, Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:27 WIB

Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!

Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:48 WIB

Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih

Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:01 WIB

Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 12:26 WIB

LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan

LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:04 WIB

Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!

Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:41 WIB