Rupiah Masih Mimpi Buruk, Bertahan di Level Rp 17.078/USD

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Selasa, 07 April 2026 | 09:59 WIB
Rupiah Masih Mimpi Buruk, Bertahan di Level Rp 17.078/USD
Rupiah masih tertekan dolar AS dan betah di level Rp 17.000/USD. [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/rwa]
baca 10 detik
  • Rupiah turun 0,25 persen dibanding penutupan sebelumnya, seiring penguatan indeks dolar. 
  • Kekhawatiran konflik Timur Tengah dan ancaman dari Donald Trump memicu tekanan global. 
  • Baht Thailand, peso Filipina, ringgit Malaysia, hingga won Korea kompak melemah terhadap dolar AS.

Suara.com - Pergerakan rupiah masih memburuk pada awal pembukaan Selasa, 7 April 2026. Adapun, indeks dolar terus menguat dan menekan rupiah.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot dibuka ke level Rp 17.078 AS per dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang garuda itu pun melemah 0,25 persen dibanding penutupan pada Kamis (2/4/2026) yang berada di level Rp 17.035 per dolar AS.

Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp17.037 per dolar AS. 

Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah masih dipengaruhi sentimen global. Termasuk, perang di Timur Tengah.

"Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS oleh kekhawatiran eskalasi perang Timur Tengah," katanya saat dihubungi Suara.com.

Rupiah masih tertekan dolar AS dan betah di level Rp 17.000/USD. [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/rwa]
Rupiah masih tertekan dolar AS dan betah di level Rp 17.000/USD. [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/rwa]

Lukman melanjutkan, pernyataan Trump yang akan mengebom pembangkit listrik di Iran membuat mata uang dunia tertekan, termasuk rupiah.

 "Trump kembali mengulangi bahwa AS akan mengebom pembangkit listrik dan jembatan Iran pada hari Selasa. Range Rp 17.000 - Rp 17.100," jelasnya.

Sementara itu, pergerakan mata uang Asia cenderung melemah. Hal itu terlihat dari baht Thailand mengalami pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,38 persen. Disusul, peso Filipina yang ambles 0,25 persen

Selanjutnya ada ringgit Malaysia yang tertekan 0,24 persen dan won Korea Selatan yang terdepresiasi 0,17 persen Lalu, dolar Singapura turun 0,16 persen.

baca juga

Berikutnya, yen Jepang tergelincir 0,13 persen dan dolar Taiwan melemah tipis 0,08 persen di pagi ini.

Sedangkan dolar Hong Kong menjadi satu-satunya mata uang di Asia yang menguat setelah naik tipis 0,01 persen terhadap the greenback.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Loyo ke Rp17.035, Defisit Anggaran hingga Isu Perang AS-Iran Jadi Biang Keladi

Rupiah Loyo ke Rp17.035, Defisit Anggaran hingga Isu Perang AS-Iran Jadi Biang Keladi

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 15:57 WIB

Dolar AS Naik, Rupiah Makin Anjlok ke Level Rp17.006

Dolar AS Naik, Rupiah Makin Anjlok ke Level Rp17.006

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 09:58 WIB

Rupiah Anjlok, Emas Logam Mulia Diramal Bisa Tembus Rp3 Juta per Gram

Rupiah Anjlok, Emas Logam Mulia Diramal Bisa Tembus Rp3 Juta per Gram

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 08:08 WIB

Terkini

Akting Kesurupan Wavi Zihan Bikin Yusuf Mahardika Merinding Syuting Film Rambut Sewu

Akting Kesurupan Wavi Zihan Bikin Yusuf Mahardika Merinding Syuting Film Rambut Sewu

Entertainment | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:57 WIB

Menteri Hukum: Karya 100 Persen Buatan AI Tidak Dapat Perlindungan

Menteri Hukum: Karya 100 Persen Buatan AI Tidak Dapat Perlindungan

Bali | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:57 WIB

Gelapkan Dana Umat Rp145 Triliun, Biksu Thailand Divonis 742 Tahun Penjara

Gelapkan Dana Umat Rp145 Triliun, Biksu Thailand Divonis 742 Tahun Penjara

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:56 WIB

Menagih Janji PAM JAYA, Air Macet hingga Beban Warga Ibu Kota Jadi Sorotan

Menagih Janji PAM JAYA, Air Macet hingga Beban Warga Ibu Kota Jadi Sorotan

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:56 WIB

Tanpa Kita Sadari, Politik Mempengaruhi Kehidupan Lingkungan dan Satwa

Tanpa Kita Sadari, Politik Mempengaruhi Kehidupan Lingkungan dan Satwa

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Giliran Persib Bandung Bidik 3 Poin di Thailand, Luka Menalo: Kami Punya Modal Kuat

Giliran Persib Bandung Bidik 3 Poin di Thailand, Luka Menalo: Kami Punya Modal Kuat

Bola | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:48 WIB

Fatma Saifullah Yusuf Apresiasi Drama Musikal Sirena Beri Ruang Penyandang Disabilitas

Fatma Saifullah Yusuf Apresiasi Drama Musikal Sirena Beri Ruang Penyandang Disabilitas

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:40 WIB

Lebih Dewasa! NCT Wish Ungkap Pertumbuhan Musikalitas di Album Baru, I SPY

Lebih Dewasa! NCT Wish Ungkap Pertumbuhan Musikalitas di Album Baru, I SPY

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:40 WIB

Politisi PDIP Sukabumi Copot Foto Gibran di Ruang Kerja

Politisi PDIP Sukabumi Copot Foto Gibran di Ruang Kerja

Jabar | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:38 WIB

Dari Kilang Balongan ke Mandalika, Peserta Touring Saksikan Langsung Proses Produksi BBM

Dari Kilang Balongan ke Mandalika, Peserta Touring Saksikan Langsung Proses Produksi BBM

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:35 WIB

×