Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.778.000
Beli Rp2.653.000
IHSG 6.162,045
LQ45 620,444
Srikehati 309,367
JII 386,908
USD/IDR 17.712

Lawan Serbuan Impor, Latinusa (NIKL) Genjot Efisiensi dan Daya Saing di 2026

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 08 April 2026 | 16:08 WIB
Lawan Serbuan Impor, Latinusa (NIKL) Genjot Efisiensi dan Daya Saing di 2026
Direktur Utama Latinusa, Jetrinaldi. Foto tangkapan layar.
  • NIKL fokus efisiensi hulu-hilir & tekan beban bunga demi jaga performa keuangan 2026.
  • Dirut Latinusa optimistis kinerja Q1-2026 lebih baik dibanding tahun sebelumnya.
  • Kenaikan biaya logistik global jadi peluang NIKL bendung serbuan produk baja impor.

Suara.com - Emiten produsen tinplate (pelat timah), PT Latinusa Tbk (NIKL), memasang kuda-kuda kuat untuk menjaga performa keuangan sepanjang tahun 2026. Fokus utama perseroan kini tertuju pada peningkatan efisiensi operasional guna membentengi diri dari fluktuasi pasar baja domestik.

Direktur Utama Latinusa, Jetrinaldi, mengakui bahwa tantangan dari derasnya produk impor diprediksi masih akan membayangi industri hingga awal tahun 2026. Meski demikian, manajemen tetap optimistis target tahun ini dapat tercapai melalui serangkaian penyesuaian operasional yang matang.

"Optimalisasi biaya menjadi kunci utama yang kami terapkan, mencakup seluruh mata rantai produksi dari hulu hingga hilir. Langkah ini melibatkan pengadaan bahan baku, proses produksi, hingga pengendalian beban keuangan," ujar Jetrinaldi dalam paparan publik secara virtual, Rabu (8/4/2026).

Selain efisiensi produksi, emiten berkode saham NIKL ini juga memperketat pengelolaan risiko nilai tukar. Langkah ini krusial mengingat struktur biaya perusahaan masih sangat bergantung pada pengadaan bahan baku impor yang rentan terhadap fluktuasi kurs.

"Kami juga berupaya menekan beban bunga, sehingga kami yakin performa tahun ini mestinya bisa lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya," imbuhnya.

Di sisi lain, kondisi makroekonomi global memberikan angin segar bagi produsen lokal. Kenaikan biaya logistik internasional dinilai bakal menjadi hambatan bagi produk impor untuk masuk ke pasar Indonesia.

Kondisi ini secara tidak langsung meningkatkan daya saing harga produk Latinusa di pasar domestik, karena beban pengiriman barang dari luar negeri yang kian mahal. Dengan kombinasi efisiensi internal dan hambatan logistik bagi kompetitor luar, NIKL optimistis mampu mendominasi pasar pelat timah nasional sepanjang 2026.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penerapan UU Transfer Daerah dan Nasib Remang Masa Depan PPPK: Efisiensi Berujung Eliminasi?

Penerapan UU Transfer Daerah dan Nasib Remang Masa Depan PPPK: Efisiensi Berujung Eliminasi?

Your Say | Rabu, 08 April 2026 | 15:22 WIB

Fakta- fakta Penyebab Harga Plastik Melonjak Drastis

Fakta- fakta Penyebab Harga Plastik Melonjak Drastis

Video | Rabu, 08 April 2026 | 16:00 WIB

Seskab Teddy Soal Rencana Potong Gaji Menteri: Belum Ada Keputusan

Seskab Teddy Soal Rencana Potong Gaji Menteri: Belum Ada Keputusan

News | Selasa, 07 April 2026 | 13:49 WIB

Terkini

Daftar Lokasi dan Jadwal Perbaikan Tol Jakarta - Tangerang Periode Mei 2026

Daftar Lokasi dan Jadwal Perbaikan Tol Jakarta - Tangerang Periode Mei 2026

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:13 WIB

5 Cara Amankan Cicilan KPR saat Suku Bunga Naik

5 Cara Amankan Cicilan KPR saat Suku Bunga Naik

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:10 WIB

Daftar Negara dengan Utang Paling Ekstrem, Indonesia Termasuk?

Daftar Negara dengan Utang Paling Ekstrem, Indonesia Termasuk?

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:52 WIB

Awas Aksi Jual Asing! Saham Perbankan Jadi Sasaran Empuk Profit Taking

Awas Aksi Jual Asing! Saham Perbankan Jadi Sasaran Empuk Profit Taking

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:01 WIB

Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD

Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:46 WIB

Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy, Telah Turunkan Potongan Komisi Ojol 8%

Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy, Telah Turunkan Potongan Komisi Ojol 8%

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:39 WIB

Prabowo Diminta Evaluasi PLN Imbas Insiden Blackout Sumatra: Rakyat Rugi Besar!

Prabowo Diminta Evaluasi PLN Imbas Insiden Blackout Sumatra: Rakyat Rugi Besar!

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:35 WIB

Tekanan Ekonomi Bikin Investor RI Mulai Lirik Aset Kripto dan Emas Digital

Tekanan Ekonomi Bikin Investor RI Mulai Lirik Aset Kripto dan Emas Digital

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:28 WIB

Begini Kondisi Listrik di Sumatra, Masih Banyak yang Padam?

Begini Kondisi Listrik di Sumatra, Masih Banyak yang Padam?

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:16 WIB

OJK Lihat Bisnis BPD Masih Baik-baik Saja

OJK Lihat Bisnis BPD Masih Baik-baik Saja

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:05 WIB