Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.778.000
Beli Rp2.653.000
IHSG 6.162,045
LQ45 620,444
Srikehati 309,367
JII 386,908
USD/IDR 17.712

Masalah Komersialisasi Disebut Jadi Tantangan Utama Panas Bumi di Indonesia

Dythia Novianty | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Rabu, 08 April 2026 | 14:06 WIB
Masalah Komersialisasi Disebut Jadi Tantangan Utama Panas Bumi di Indonesia
Ilustrask Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) . [ANTARA FOTO/Anis Efizudin/tom]
  • Ketua Umum API Julfi Hadi menyebut aspek komersialisasi menjadi kendala utama pengembangan PLTP di Jakarta, Rabu (8/4/2026).
  • Pemerintah diharapkan melakukan revisi Perpres 112 untuk memberikan insentif serta penyesuaian tarif yang mendukung nilai keekonomian proyek.
  • Pengembang perlu melakukan terobosan untuk menekan belanja modal serta mengoptimalkan produksi guna mempercepat pengembangan sektor panas bumi nasional.

Suara.com - Ketua Umum Asosiasi Panasbumi Indonesia (API), Julfi Hadi, menyebut tantangan pengembangan pembangkit listrik panas bumi (PLTP) atau geothermal di Indonesia adalah aspek komersialisasi atau atau nilai keekonomian proyek.

"Tentunya kita semua sudah tahu sini, kita semua juga geothermalis, bahwa masalah panas bumi adalah komersil," kata Julfi dalam sambutannya pada agenda 'The Launch of The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026' di Jakarta, Rabu (8/4/2026). 

Julfi menyebut pada 2024,  API bersama Kementerian ESDM, dan konsultan telah menghitung ulang nilai komersial panas bumi berdasarkan harga wajar tahun 2012. 

Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi besaran imbal hasil (return) sesuai Perpres, ekspektasi pengembang listrik swasta (IPP), serta besarnya kesenjangan (gap) yang ada.

"Dan berdasarkan 40 tahun pengembangan geothermal di Indonesia, tentunya kita sudah bisa mengerti, meng-identify key driver bagaimana untuk mengekselerasi panas bumi, biar panas bumi bisa berjalan," ujarnya. 

Dia pun menyebut, kolaborasi menjadi kunci utama dalam menghadapi persoalan tersebut. Kolaborasi dengan IPP, kolaborasi antara IPP dan service company, serta kolaborasi antara IPP, service company dan Kementerian ESDM. 

Ilustrasi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP). [ANTARA FOTO/Anis Efizudin/tom]
Ilustrasi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP). [ANTARA FOTO/Anis Efizudin/tom]

"Jadi, fundamentalnya nomor satu, adalah bagaimana me-resolve commerciality yang selalu menjadi bottlenecking di Indonesia kalau kita benar-benar mau men-trigger geothermal ini," ujar Julfi. 

Jufli menawarkan dua solusi yang melibatkan peran pemerintah dan pengembang. 

Dari sisi pemerintah, API mengharapkan adanya perbaikan signifikan dalam skema insentif dan penyesuaian tarif melalui revisi Perpres 112.

"Tentunya hoping kami, adalah significant improvement di workable incentive dan tarif adjustment, tarif increase atau tarif scheme, apa saja yang bisa meng-improve commerciality. Itu pemerintah," ujarnya. 

Sementara dari sisi pengembang atau IPP harus untuk melakukan terobosan dalam menekan belanja modal  atau Capital Expenditure (Capex), serta melakukan optimalisasi produksi. 

""Berbicara menurunkan Capex, kata kuncinya adalah breakthrough, either contract strategy longer, manufacturing atau teknologi, dan lain-lain, ditambah optimisasi dari produksi," ujarnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rapor Bagus PGE Dinilai sebagai Sinyal Positif untuk Pengembangan Energi Panas Bumi di Indonesia

Rapor Bagus PGE Dinilai sebagai Sinyal Positif untuk Pengembangan Energi Panas Bumi di Indonesia

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:46 WIB

PT KAI: Arus Balik Belum Capai Puncaknya

PT KAI: Arus Balik Belum Capai Puncaknya

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:17 WIB

Tiket KA Lebaran Nyaris Ludes, Penjualan Tembus 96,5 Persen Saat Arus Balik Menguat

Tiket KA Lebaran Nyaris Ludes, Penjualan Tembus 96,5 Persen Saat Arus Balik Menguat

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:04 WIB

Penumpang Kereta Api Membludak, Okupansi Tembus 150,7%

Penumpang Kereta Api Membludak, Okupansi Tembus 150,7%

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 10:16 WIB

PT KAI Akui Ketersediaan Tempat Duduk hingga 20 Maret Sudah Menipis

PT KAI Akui Ketersediaan Tempat Duduk hingga 20 Maret Sudah Menipis

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:45 WIB

Proyek Geothermal Kamojang Digenjot, Rampung 2 Bulan Lebih Cepat

Proyek Geothermal Kamojang Digenjot, Rampung 2 Bulan Lebih Cepat

Bisnis | Minggu, 15 Maret 2026 | 20:47 WIB

Terkini

Purbaya Akui Aturan DHE SDA Molor karena Banyak Pengusaha Lobi Istana

Purbaya Akui Aturan DHE SDA Molor karena Banyak Pengusaha Lobi Istana

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:37 WIB

Profil Dirut PLN Disorot Pasca Blackout Sumatra, Sosoknya Anak Jenderal TNI

Profil Dirut PLN Disorot Pasca Blackout Sumatra, Sosoknya Anak Jenderal TNI

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:28 WIB

Rupiah Anjlok, Nasabah Mulai Berbondong-bondong Nabung Dolar AS

Rupiah Anjlok, Nasabah Mulai Berbondong-bondong Nabung Dolar AS

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:14 WIB

Industri Migas RI Hadapi Ancaman Infrastruktur Tua, Apa Solusinya

Industri Migas RI Hadapi Ancaman Infrastruktur Tua, Apa Solusinya

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:04 WIB

4 Saham RI Kembali Terlempar dari Indeks Global FTSE Russell, Ini Penyebabnya

4 Saham RI Kembali Terlempar dari Indeks Global FTSE Russell, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:55 WIB

IHSG Ambles 8,35% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Susut Rp 1.190 Triliun

IHSG Ambles 8,35% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Susut Rp 1.190 Triliun

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:11 WIB

Tak Hanya Kelola Dana Pensiun, Asabri Kini Garap UMKM hingga Ekonomi Hijau

Tak Hanya Kelola Dana Pensiun, Asabri Kini Garap UMKM hingga Ekonomi Hijau

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:03 WIB

AS dan Iran Dikabarkan Sepakat Perjanjian Damai, Selat Hormuz Segera Dibuka!

AS dan Iran Dikabarkan Sepakat Perjanjian Damai, Selat Hormuz Segera Dibuka!

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:00 WIB

Kok Bisa Listrik di Sumatra Mati Secara Serentak

Kok Bisa Listrik di Sumatra Mati Secara Serentak

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 09:32 WIB

Purbaya Janji Bakal Awasi Badan Ekspor PT DSI, Ancam Pecat Jika Pegawai Mendadak Kaya

Purbaya Janji Bakal Awasi Badan Ekspor PT DSI, Ancam Pecat Jika Pegawai Mendadak Kaya

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 09:00 WIB