Menghitung Harga Tiket Pesawat Setelah Avtur Naik 70%

Achmad Fauzi

Rabu, 08 April 2026 | 16:00 WIB
Menghitung Harga Tiket Pesawat Setelah Avtur Naik 70%
Kenaikan Harga Avtur membuat harga tiket pesawat terancam mengalami kenaikan. [Gemini AI].
baca 10 detik
  • Harga avtur melonjak hingga 70–80 persen dan menyumbang 35–40 persen biaya tiket, sehingga menjadi pemicu utama kenaikan tarif penerbangan. 
  • Maskapai mendorong penyesuaian fuel surcharge, dengan simulasi kenaikan tiket dasar sekitar 10–15 persen. 
  • Pemerintah memberikan insentif fiskal namun membatasi kenaikan harga tiket maksimal di kisaran 9–13 persen agar tetap terjangkau.

Suara.com - Harga tiket pesawat dipastikan naik dalam waktu dekat. Pemicu utamanya datang dari lonjakan harga avtur yang menjadi komponen terbesar dalam pembentukan tarif penerbangan.

Berdasarkan data PT Pertamina (Persero), harga avtur domestik periode 1–30 April 2026 melonjak rata-rata hingga 70 persen. Bahkan untuk penerbangan internasional, kenaikannya mencapai sekitar 80 persen, meski berbeda di tiap bandara.

Kenaikan tajam ini berdampak signifikan, mengingat avtur menyumbang sekitar 35–40 persen dari total komponen harga tiket pesawat.

Data INACA menunjukkan, harga avtur di Bandara Soekarno-Hatta naik dari Rp 13.656,51 per liter pada Maret 2026 menjadi Rp 23.551,08 per liter pada April 2026, atau melonjak 72,45 persen.

Kondisi tersebut membuat maskapai mulai tertekan. Mereka pun mendesak pemerintah untuk segera menyesuaikan harga tiket sebagai langkah penyelamatan bisnis.

"Seperti sudah kita perkirakan sebelumnya, harga avtur akan naik mengikuti harga di tingkat global karena imbas krisis geopolitik di Timur Tengah. Oleh karena itu, kami mendesak pemerintah untuk segera melakukan penyesuaian kenaikan biaya tambahan bahan bakar (fuel surcharge) avtur dan Tarif Batas Atas (TBA) penerbangan domestik," ujar Ketua Umum INACA, Denon Prawiraatmadja beberpa waktu lalu.

Hitung-hitungan Kenaikan Harga Tiket

Aviation Fuel Terminal (AFT) Adi Soemarmo berhasil melayani kebutuhan Avtur, bahan bakar pesawat udara. [Dok Pertamina]
Harga Avtur naik tinggi menyebabkan harga tiket pesawat alami lonjakan [Dok Pertamina]

Harga tiket pesawat tidak hanya dipengaruhi avtur, tetapi juga beberapa komponen lain. Setidaknya ada empat faktor utama, yakni avtur, biaya operasional (sekitar 16 persen), biaya sewa pesawat (14 persen), serta pajak dan fuel surcharge.

Selain itu, harga tiket juga mengacu pada aturan Tarif Batas Atas (TBA) dan Tarif Batas Bawah (TBB) yang ditetapkan pemerintah.

baca juga

Sekretaris Jenderal INACA, Bayu Sutanto, menjelaskan simulasi kenaikan harga tiket jika kebijakan penyesuaian diterapkan.

Menurutnya, jika fuel surcharge naik menjadi 38 persen dan PPN 11 persen ditanggung pemerintah, maka harga tiket dasar berpotensi naik sekitar 10-15 persen.

"Itungannya ya kenaikan surcharge 70 persen dikali 40 persen (porsi biaya avtur) kemudian dikali 28 persen, Sehingga jadi 38 persen. Dengan, PPN ditanggung pemeritah, kenaikan harga tiketnya jadi 10-15 persen," jelas Bayu.

Perlu diingat juga ya, simulasi perhitungan harga tiket pesawat ini hanya general saja, karena perhitungannya dikembalikan ke maskapai masing-masing.

Pemerintah Batasi Kenaikan

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat konferensi pers di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (6/4/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat konferensi pers di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (6/4/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]

Pemerintah sendiri telah menyiapkan sejumlah kebijakan untuk meredam dampak lonjakan harga avtur. Di antaranya dengan menaikkan fuel surcharge hingga 38 persen, memberikan insentif PPN ditanggung pemerintah, serta membebaskan bea masuk suku cadang menjadi 0 persen.

Untuk kebijakan ini, pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp1,3 triliun per bulan selama dua bulan, atau total Rp2,6 triliun.

Meski demikian, pemerintah tetap membatasi kenaikan harga tiket pesawat agar tidak terlalu membebani masyarakat.

"Untuk menjaga kenaikan harga tiket domestik agar tetap terjangkau oleh masyarakat maka Pemerintah menjaga kenaikan harga tiket hanya di kisaran 9-13 persen," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Meskipun ada peringatan dari Pemerintah, masyarakat diwanti-wanti untuk jeli melihat kenaikan harga tiket pesawat. Karena, kenaikan harga tiket pesawat sudah di depan mata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Tiket Pesawat Domestik Garuda Indonesia Resmi Naik!

Harga Tiket Pesawat Domestik Garuda Indonesia Resmi Naik!

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 13:57 WIB

Pembatasan BBM Subsidi 50 Liter per Hari Berlaku sampai Mei 2026

Pembatasan BBM Subsidi 50 Liter per Hari Berlaku sampai Mei 2026

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 10:51 WIB

Pemerintah Hapus Bea Masuk Suku Cadang Pesawat Demi Lindungi Industri Penerbangan

Pemerintah Hapus Bea Masuk Suku Cadang Pesawat Demi Lindungi Industri Penerbangan

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 21:06 WIB

Terkini

Tips Mengelola Keuangan Secara Cerdas dengan Aplikasi Digital

Tips Mengelola Keuangan Secara Cerdas dengan Aplikasi Digital

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Warna dan Motif Makin Berani, Gaya Fashion Kini Jadi Ruang Ekspresi Personal

Warna dan Motif Makin Berani, Gaya Fashion Kini Jadi Ruang Ekspresi Personal

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Mencetak Tak Lagi Cuma di Kertas, Tapi Juga Kemasan Estetik hingga Fashion Kustom

Mencetak Tak Lagi Cuma di Kertas, Tapi Juga Kemasan Estetik hingga Fashion Kustom

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Belanja di Frestive Lebih Hemat dengan Cashback Rp100 Ribu dari BRI

Belanja di Frestive Lebih Hemat dengan Cashback Rp100 Ribu dari BRI

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:19 WIB

6 Bulan PP Tunas, Menkomdigi Ungkap Jutaan Akun Anak Sudah Ditindak

6 Bulan PP Tunas, Menkomdigi Ungkap Jutaan Akun Anak Sudah Ditindak

Video | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Semarak Oishi Matsuri 2026: Kuliner, Perencanaan Finansial, dan Privilese Spesial Barca BRI

Semarak Oishi Matsuri 2026: Kuliner, Perencanaan Finansial, dan Privilese Spesial Barca BRI

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Kematian Sutrimo Disebut Bukan Tindak Pidana, Pengacara Febrie: Jangan Ada Spekulasi

Kematian Sutrimo Disebut Bukan Tindak Pidana, Pengacara Febrie: Jangan Ada Spekulasi

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Cara Pre-Order iPhone 18 Series Ekstra Hemat Pakai BRImo

Cara Pre-Order iPhone 18 Series Ekstra Hemat Pakai BRImo

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Pilihan Skincare Lokal Makin Beragam di Tengah Tren Beauty

Pilihan Skincare Lokal Makin Beragam di Tengah Tren Beauty

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:48 WIB

Beauty Routine Makin Personal, 100 Skincare hingga Fragrance Jadi Pilihan Konsumen 2026

Beauty Routine Makin Personal, 100 Skincare hingga Fragrance Jadi Pilihan Konsumen 2026

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:36 WIB

×