- PT Avia Avian Tbk menyelenggarakan RUPST di Surabaya untuk menetapkan pembagian dividen tunai tahun buku 2025.
- Perseroan membagikan total dividen Rp1,36 triliun, setara dengan rasio pembayaran 78,18 persen dari laba bersih.
- Avian Brands mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,7 triliun berkat efisiensi operasional dan manajemen biaya yang disiplin.
Suara.com - Emiten produsen cat dekoratif, PT Avia Avian Tbk (AVIA) atau yang lebih dikenal sebagai Avian Brands, baru saja merampungkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Surabaya.
Dalam pertemuan tersebut, salah satu agenda utama yang disepakati adalah penetapan penggunaan laba bersih tahun buku 2025, yang mencakup pembagian dividen tunai dalam jumlah yang signifikan bagi para investor.
Manajemen perseroan menetapkan total dividen tunai sebesar Rp1,36 triliun, yang setara dengan Rp23 per lembar saham. Angka ini merepresentasikan rasio pembayaran dividen (payout ratio) sebesar 78,18% dari total laba bersih yang dihasilkan sepanjang tahun 2025.
Perlu dicatat bahwa nilai total tersebut sudah mencakup dividen interim sebesar Rp654 miliar yang sebelumnya telah didistribusikan kepada pemegang saham pada November 2025 lalu.
Kinerja Keuangan dan Profitabilitas 2025
Pembagian dividen yang cukup besar ini tidak lepas dari posisi keuangan perseroan yang dinilai tetap stabil di tengah kondisi pasar yang fluktuatif.
Berdasarkan laporan tahunan 2025, Avian Brands berhasil membukukan laba bersih senilai Rp1,7 triliun. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar Rp80 miliar dibandingkan dengan capaian pada periode tahun sebelumnya.
Secara operasional, perseroan mencatatkan marjin laba bersih sebesar 21,5%. Meskipun menghadapi tantangan pasar, manajemen menekankan bahwa efisiensi dan disiplin dalam pengendalian biaya menjadi faktor utama yang menjaga stabilitas angka tersebut.
Dari sisi rasio profitabilitas, perseroan melaporkan Return on Asset (ROA) berada di level 15,7% dan Return on Equity (ROE) mencapai 18,3% pada periode yang sama.
Secara historis, perseroan memiliki kebijakan internal untuk membagikan dividen minimal sebesar 50% dari laba bersih.
Namun, dalam beberapa tahun terakhir, AVIA secara konsisten memberikan imbal hasil dengan rasio pembayaran di atas 80%, yang mencerminkan strategi pengelolaan likuiditas yang cukup longgar namun tetap terarah.
Di luar pembagian dividen, manajemen AVIA memaparkan kerangka kerja mengenai alokasi modal untuk masa mendatang. Strategi perseroan difokuskan pada investasi yang mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang dengan menjaga belanja modal (capital expenditure) agar tetap efisien.
Struktur permodalan yang sehat diklaim memberikan fleksibilitas bagi perusahaan untuk mengambil langkah strategis lainnya, termasuk potensi pembelian kembali saham (buyback) atau melakukan akuisisi jika terdapat peluang yang dapat menambah nilai tambah bagi ekosistem bisnis mereka.
Sebagai pemain utama dalam industri cat dekoratif di Indonesia, perseroan terus mengandalkan inovasi produk dan penguatan jaringan distribusi untuk mempertahankan pangsa pasar.
![RUPST PT Avia Avian Tbk (AVIA) [Suara.com/HO-AVIA]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/09/74285-rupst-pt-avia-avian-tbk.jpg)
Keberhasilan menjaga fundamental bisnis diyakini menjadi modal kuat dalam menghadapi kompetisi di tahun-tahun mendatang.