Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.585.000
Beli Rp2.465.000
IHSG 5.912,442
LQ45 587,370
Srikehati 290,628
JII 345,613
USD/IDR 18.085

OCBC NISP Tebar Dividen Rp1,03 Triliun, Simak Rincian Hasil RUPST Terbaru!

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Kamis, 09 April 2026 | 16:46 WIB
OCBC NISP Tebar Dividen Rp1,03 Triliun, Simak Rincian Hasil RUPST Terbaru!
OCBC memutuskan untuk membagikan dividen tunai jumbo dari hasil laba bersih tahun buku 2025. Foto Rina-Suara.com
baca 10 detik
  • OCBC NISP bagikan dividen Rp1,03 triliun atau Rp65/saham (Payout Ratio 20,42%).
  • DPK naik 18% jadi Rp244 triliun, didorong pertumbuhan CASA yang mencapai 24%.
  • Perseroan restui buyback 438 ribu saham dan angkat anggota DPS baru.

Suara.com - PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) resmi menebar kebahagiaan bagi para pemegang sahamnya. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Kamis (9/4/2026), perseroan memutuskan untuk membagikan dividen tunai jumbo dari hasil laba bersih tahun buku 2025.

Presiden Direktur Bank OCBC NISP, Parwati Surjaudaja, mengungkapkan bahwa rapat telah memberikan lampu hijau untuk mengalokasikan dividen sebesar Rp65 per saham, atau setara dengan total nilai Rp1,03 triliun.

"Dividen payout ratio ini mencapai 20,42 persen dari laba bersih tahun berjalan. Selain itu, Rp1 miliar kami alokasikan sebagai cadangan umum, dan sisanya ditetapkan sebagai laba ditahan," ujar Parwati dalam paparan RUPST di Jakarta.

Meski industri perbankan tengah dinamis, OCBC NISP menunjukkan taji pada sisi penghimpunan dana. Total Dana Pihak Ketiga (DPK) meroket 18 persen secara tahunan (yoy) menjadi Rp244 triliun. Menariknya, pertumbuhan ini didominasi oleh dana murah (CASA) yang melonjak 24 persen, membuat rasio CASA perseroan kini bertengger di level 58 persen.

Dari sisi ketahanan, emiten bersandi saham NISP ini juga tampak "kebal" guncangan. Rasio kecukupan modal (CAR) tercatat sebesar 24,5 persen, sebuah angka yang lebih dari cukup untuk mendukung ekspansi bisnis di masa depan.

Di tengah penurunan pendapatan bunga bersih akibat perlambatan kredit dan margin bunga yang menyusut, OCBC NISP berhasil memutar strategi. Pendapatan non-bunga (fee-based income) justru melesat, ditopang oleh cuan dari penjualan surat berharga dan transaksi valuta asing.

"Kinerja ini mencerminkan strategi diversifikasi pendapatan kami di tengah dinamika industri perbankan," tegas Parwati.

Tak hanya bagi-bagi dividen, RUPST juga menyetujui aksi korporasi berupa pembelian kembali saham (buyback) sebanyak 438 ribu lembar. Saham ini nantinya dipersiapkan untuk remunerasi variabel bagi direksi dan karyawan sebagai bentuk apresiasi kinerja.

Selain itu, penyegaran dilakukan di struktur pengawasan dengan pengangkatan Habibullah dan Aini Masruroh sebagai anggota baru Dewan Pengawas Syariah, guna memperkuat lini bisnis syariah perseroan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadwal Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Indonesia Dipastikan Jumpa Vietnam

Jadwal Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Indonesia Dipastikan Jumpa Vietnam

Bola | Kamis, 09 April 2026 | 16:41 WIB

H&M Umumkan 160 Toko Bakal Gulung Tikar di 2026

H&M Umumkan 160 Toko Bakal Gulung Tikar di 2026

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 16:29 WIB

Jafar/Felisha Tersingkir di 16 Besar BAC 2026, Akui Kesulitan Tembus Pertahanan Lawan

Jafar/Felisha Tersingkir di 16 Besar BAC 2026, Akui Kesulitan Tembus Pertahanan Lawan

Sport | Kamis, 09 April 2026 | 15:32 WIB

Terkini

Penjualan Eceran Juni 2026 Turun Tipis, BI Pastikan Konsumsi Rumah Tangga Masih Solid

Penjualan Eceran Juni 2026 Turun Tipis, BI Pastikan Konsumsi Rumah Tangga Masih Solid

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 07:24 WIB

Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia

Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:56 WIB

TikTok Donasi 200 Ribu Dolar AS untuk Sektor Pangan RI

TikTok Donasi 200 Ribu Dolar AS untuk Sektor Pangan RI

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:52 WIB

Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?

Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:14 WIB

Program AURA BRI Peduli Cetak UMKM Perempuan Tangguh Dengan Peluang Ekonomi Olahan Pala

Program AURA BRI Peduli Cetak UMKM Perempuan Tangguh Dengan Peluang Ekonomi Olahan Pala

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:55 WIB

B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan

B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:45 WIB

Bahlil Akan Preteli RKAB Perusahaan Tambang yang Ogah Pakai Solar B50

Bahlil Akan Preteli RKAB Perusahaan Tambang yang Ogah Pakai Solar B50

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:21 WIB

Polemik Pajak JHT, Kenapa Tabungan Hari Tua Bisa Dipotong Pajak hingga 30 Persen?

Polemik Pajak JHT, Kenapa Tabungan Hari Tua Bisa Dipotong Pajak hingga 30 Persen?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:51 WIB

Konsumen Makin Pesimis, Penjualan Ritel Anjlok, Rupiah Ambruk ke Rp18.128 per Dolar AS

Konsumen Makin Pesimis, Penjualan Ritel Anjlok, Rupiah Ambruk ke Rp18.128 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:50 WIB

MSCI Masih Jadi Batu Sandungan, Rp75 T Dana Asing Kabur dari Bursa Meski Fiskal RI Menguat

MSCI Masih Jadi Batu Sandungan, Rp75 T Dana Asing Kabur dari Bursa Meski Fiskal RI Menguat

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:09 WIB

×