Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Rusia Raup 'Durian Runtuh' Rp 325 Triliun dari Perang Iran Vs AS-Israel

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 15 April 2026 | 09:15 WIB
Rusia Raup 'Durian Runtuh' Rp 325 Triliun dari Perang Iran Vs AS-Israel
Rusia mencatatkan lonjakan pendapatan ekspor minyak dan bahan bakar yang fantastis pada periode Maret 2026. [Pexels].
baca 10 detik
  • Maret 2026, ekspor minyak Rusia melonjak ke US$ 19 miliar imbas konflik Iran vs Israel-AS.
  • Volume ekspor naik jadi 4,6 juta bph; pendapatan energi topang belanja militer Kremlin.
  • IEA peringatkan produksi Rusia terhambat kerusakan infrastruktur akibat serangan drone.

Suara.com - Eskalasi konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat (AS), dan Israel rupanya menjadi berkah tersendiri bagi Kremlin. Di tengah guncangan pasar energi global, Rusia mencatatkan lonjakan pendapatan ekspor minyak dan bahan bakar yang fantastis pada periode Maret 2026.

Mengutip laporan Badan Energi Internasional (IEA) via Reuters, Selasa (14/4), pendapatan ekspor minyak mentah dan produk olahan Rusia melonjak tajam hingga menyentuh angka US$ 19 miliar atau setara Rp 325,35 triliun (asumsi kurs Rp 17.123 per dolar AS).

Angka ini hampir dua kali lipat dibandingkan perolehan bulan Februari yang hanya sebesar US$ 9,75 miliar (Rp 166,95 triliun). Kenaikan signifikan ini dipicu oleh dua faktor utama: volume ekspor yang menggemuk dan kenaikan harga minyak global akibat risiko geopolitik di Selat Hormuz.

Berdasarkan data IEA, ekspor minyak mentah Rusia tercatat naik sebesar 270.000 barel per hari (bph), sehingga total pengiriman mencapai 4,6 juta bph pada Maret lalu. Kenaikan ini didominasi oleh pengiriman melalui jalur laut.

Dari sisi hulu, produksi minyak Rusia juga ikut terkerek naik menjadi 8,96 juta bph, dibandingkan posisi Februari yang berada di level 8,67 juta bph. Pendapatan dari sektor energi ini menjadi napas buatan bagi anggaran negara Rusia, terutama untuk mendanai belanja militer yang terus membengkak di tengah konflik yang masih berlangsung.

Meski sedang di atas angin, IEA memberikan catatan kritis. Rusia diprediksi akan menemui jalan terjal untuk meningkatkan produksi lebih lanjut dalam waktu dekat karena kerusakan infrastruktur akibat serangan drone Ukraina terhadap fasilitas kilang dan pelabuhan.

Selain itu aliran minyak melalui pipa Druzhba menuju Hungaria dan Slovakia masih terhenti total sejak serangan akhir Januari lalu, yang secara otomatis membatasi distribusi jalur darat.

Para analis menilai, surplus pendapatan yang dinikmati Moskow saat ini lebih banyak dikontribusikan oleh anomali harga pasar global akibat perang di Timur Tengah, ketimbang peningkatan kapasitas produksi yang berkelanjutan.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia

Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:50 WIB

Vladimir Putin Ingin Prabowo Subianto Kembali Berkunjung pada Mei dan Juli 2026

Vladimir Putin Ingin Prabowo Subianto Kembali Berkunjung pada Mei dan Juli 2026

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:33 WIB

Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan

Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 23:25 WIB

Terkini

Comeback Gila Argentina! Lautaro Martinez Hancurkan Mimpi Inggris

Comeback Gila Argentina! Lautaro Martinez Hancurkan Mimpi Inggris

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 04:03 WIB

Kylian Mbappe Blak-blakan: Taktik Deschamps Bikin Prancis Gagal ke Final Piala Dunia

Kylian Mbappe Blak-blakan: Taktik Deschamps Bikin Prancis Gagal ke Final Piala Dunia

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 03:40 WIB

Panas! Teror Suara Suporter Argentina Tenggelamkan Lagu Kebangsaan Inggris

Panas! Teror Suara Suporter Argentina Tenggelamkan Lagu Kebangsaan Inggris

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 02:49 WIB

Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam

Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 02:37 WIB

Kapan Zinedine Zidane Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis?

Kapan Zinedine Zidane Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis?

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00 WIB

Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Lamine Yamal Nyaris Dibobol Rampok

Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Lamine Yamal Nyaris Dibobol Rampok

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 01:54 WIB

Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas

Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 01:45 WIB

Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan

Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 01:32 WIB

Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI

Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 01:32 WIB

The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu

The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 00:49 WIB

×