Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.580.000
Beli Rp2.455.000
IHSG 6.041,972
LQ45 599,903
Srikehati 294,680
JII 362,104
USD/IDR 18.060

Rumah Murah di Bawah Rp 100 Juta Mulai Diburu Masyarakat

Achmad Fauzi

Rabu, 15 April 2026 | 17:53 WIB
Rumah Murah di Bawah Rp 100 Juta Mulai Diburu Masyarakat
Foto udara kompleks rumah murah. [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc]
baca 10 detik
  • Proyek Hunian Warisan Bangsa di Purwakarta dengan harga terjangkau mulai Rp98 juta per unit sejak Maret 2026 mulai diburu masyarakat.
  • Skema pembiayaan ringan ditawarkan dengan cicilan mulai Rp500.000 per bulan untuk mendukung kepemilikan rumah bagi masyarakat luas.
  • Proyek senilai Rp1,5 triliun ini berhasil menjual 1.500 unit dan diproyeksikan menyerap 3.000 tenaga kerja lokal pada 2026.

Suara.com - Program rumah murah yang digagas pemerintah mulai diburu oleh masyarakat, Salah satunya, Proyek Hunian Warisan Bangsa (HWB) di Purwakarta yang mana menyediakan rumah dengan harga mulai dari Rp 98 juta.

HWB Purwakarta menghadirkan sesuatu yang belum pernah ada di pasar. Untuk pertama kalinya, hunian satu kamar tidur dibanderol mulai Rp98 juta dan dua kamar tidur dari Rp115 juta—jauh di bawah harga pasar FLPP yang umumnya berada di atas Rp160 juta.

Tak hanya soal harga, skema pembiayaan yang ditawarkan juga tergolong sangat ringan. Cicilan rumah dipatok sekitar Rp 500.000 per bulan. Bahkan, untuk unit satu kamar tersedia program cicilan awal hanya sekitar Rp170.000 per bulan selama 15 bulan pertama.

"Ini adalah terobosan yang sangat penting. Hunian berkualitas dengan harga terjangkau seperti ini adalah kunci untuk membuka akses kepemilikan rumah bagi masyarakat luas. Ini bukan hanya tentang rumah, tetapi tentang masa depan dan martabat," ujar Menteri PKP, Bapak Maruarar Sirait seperti dikutip, Rabu (15/4/2026).

Kawasan Hunian Warisan Bangsa Purwakarta yang tawarkan rumah murah di bawah Rp 100 juta. [Dok HWB].
Kawasan Hunian Warisan Bangsa Purwakarta yang tawarkan rumah murah di bawah Rp 100 juta. [Dok HWB].

Antusiasme pasar pun terlihat tinggi. Sejak diluncurkan pada Maret 2026 dengan konsep pre-selling, proyek ini telah mencatat penjualan lebih dari 1.500 unit dalam waktu singkat.

Selain terjangkau, kawasan hunian ini juga dikembangkan dengan konsep terencana dan infrastruktur lengkap, sehingga tidak hanya menyediakan tempat tinggal, tetapi juga lingkungan komunitas yang terpadu.

Dari sisi lokasi, Purwakarta dinilai strategis karena berada di antara Jakarta dan Bandung serta dikelilingi lebih dari 6.000 pabrik. Kondisi ini membuat kebutuhan hunian bagi pekerja semakin tinggi.

Tak hanya berdampak pada sektor perumahan, proyek dengan nilai investasi sekitar Rp1,5 triliun ini juga diproyeksikan menciptakan lebih dari 3.000 lapangan kerja pada Juli–Agustus 2026.

Mayoritas material dan tenaga kerja pun berasal dari wilayah Jawa Barat, sehingga memberikan efek pengganda ekonomi bagi daerah sekitar.

baca juga

"Ini adalah contoh nyata bagaimana kolaborasi dan pemberdayaan dapat menghasilkan dampak besar. Kami bangga dapat berkontribusi dalam menghadirkan solusi perumahan yang nyata bagi masyarakat," kata Perwakilan Lippo Cikarang, Ketut Wijaya.

Di tengah ketidakpastian global akibat konflik dan tekanan inflasi, proyek ini dinilai menjadi salah satu langkah konkret untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi domestik.

Bagi masyarakat, kehadiran hunian murah ini menjadi peluang besar yang sebelumnya sulit dibayangkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah

Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah

News | Senin, 06 April 2026 | 22:47 WIB

Rumah Rp 270 Jutaan Jadi Buruan, Masyarakat Kini Lebih Realistis Pilih Hunian

Rumah Rp 270 Jutaan Jadi Buruan, Masyarakat Kini Lebih Realistis Pilih Hunian

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:07 WIB

Proyek Rusun Murah 18 Tower di Meikarta Mulai Dibangun, Sediakan 140 Ribu Unit

Proyek Rusun Murah 18 Tower di Meikarta Mulai Dibangun, Sediakan 140 Ribu Unit

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 13:43 WIB

Terkini

Vonis 10 Tahun Belum Final, Nadiem Makarim Akan Jalani Sidang Banding

Vonis 10 Tahun Belum Final, Nadiem Makarim Akan Jalani Sidang Banding

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:25 WIB

Purbaya Pastikan Ambil Alih Utang Kereta Cepat, Tinggal Tunggu Danantara

Purbaya Pastikan Ambil Alih Utang Kereta Cepat, Tinggal Tunggu Danantara

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:25 WIB

Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M

Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M

Otomotif | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:21 WIB

Tahun Ajaran Baru Dimulai, MBG Hadir Lagi: Kritik Publik Kembali Menggema?

Tahun Ajaran Baru Dimulai, MBG Hadir Lagi: Kritik Publik Kembali Menggema?

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:20 WIB

Fafa Sumenep Bawa Pesan Positif Lewat Single Bismillah Karena Cinta

Fafa Sumenep Bawa Pesan Positif Lewat Single Bismillah Karena Cinta

Entertainment | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:17 WIB

Bagaimana Cara Memilih Sunscreen yang Aman untuk Anak-anak?

Bagaimana Cara Memilih Sunscreen yang Aman untuk Anak-anak?

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:17 WIB

Buang Sampah Sembarangan: Mengapa Kita Masih Takut Menegur Pelanggar?

Buang Sampah Sembarangan: Mengapa Kita Masih Takut Menegur Pelanggar?

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:15 WIB

Objektivitas Penanganan Kasus Febrie Diragukan, Komjak Dinilai Gagal Jalankan Fungsi Pengawasan

Objektivitas Penanganan Kasus Febrie Diragukan, Komjak Dinilai Gagal Jalankan Fungsi Pengawasan

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:12 WIB

Selebrasi Argentina Picu Kontroversi, Apa Makna Spanduk Las Malvinas?

Selebrasi Argentina Picu Kontroversi, Apa Makna Spanduk Las Malvinas?

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:10 WIB

Aksi Sindikat Penipuan Online Berkedok Lelang Mobil Berakhir, Empat Pelaku Dibekuk Polisi

Aksi Sindikat Penipuan Online Berkedok Lelang Mobil Berakhir, Empat Pelaku Dibekuk Polisi

Sumut | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:01 WIB

×