Siapa Hery Susanto: Ketua Ombudsman dengan Gaji Selangit, 6 Hari Kerja Sudah Ditangkap

M Nurhadi

Kamis, 16 April 2026 | 13:40 WIB
Siapa Hery Susanto: Ketua Ombudsman dengan Gaji Selangit, 6 Hari Kerja Sudah Ditangkap
Hery Susanto, Ketua Ombudsman Republik Indonesia periode 2026-2031. (Suara.com/Bagaskara-IST)
baca 10 detik
  • Kejaksaan Agung menangkap Ketua Ombudsman RI, Hery Susanto, di kediamannya pada Kamis, 16 April 2026 siang.
  • Hery diduga terlibat praktik rasuah terkait pengurusan Laporan Hasil Pemeriksaan sektor pertambangan yang sedang dalam pengawasan.
  • Penangkapan terjadi enam hari setelah pelantikannya, sehingga berdampak negatif terhadap kredibilitas lembaga Ombudsman Republik Indonesia.

Suara.com - Kabar penangkapan Ketua Ombudsman Republik Indonesia, Hery Susanto, oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Kamis (16/4/2026) siang jadi sorotan.

Penangkapan ini menjadi sorotan tajam karena terjadi hanya berselang enam hari setelah Hery resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada Jumat, 10 April 2026.

Hery Susanto diduga terlibat dalam praktik rasuah terkait penerimaan uang dalam pengurusan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) di sektor pertambangan. Berikut adalah ulasan mendalam mengenai profil, karier, hingga rincian kekayaan sang pejabat.

Profil dan Rekam Jejak Karier

Hery Susanto lahir di Cirebon pada 9 April 1975. Ia dikenal sebagai sosok yang memiliki latar belakang akademis kuat dan pengalaman panjang di organisasi kemasyarakatan serta kebijakan publik.

  • Pendidikan: Ia meraih gelar Doktor (S3) dari Program Studi Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup di Universitas Negeri Jakarta (UNJ).
  • Awal Karier: Sebelum masuk ke lingkaran kekuasaan, Hery menjabat sebagai Direktur Eksekutif Komunal selama dua periode (2004–2014) dan aktif di Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) sebagai Ketua Bidang Kesehatan (2017–2022).
  • Karier Politik & Advokasi: Hery pernah menjadi Tenaga Ahli Anggota DPR RI Komisi IX (2014–2019) dan menjabat Ketua Umum Koordinator Nasional Masyarakat Peduli BPJS (2016–2021).
  • Karier di Ombudsman: Hery bukanlah orang baru di lembaga ini. Ia menjabat sebagai Anggota Ombudsman RI periode 2021–2026 dengan fokus pengawasan pada sektor kemaritiman, investasi, dan energi. Berkat kinerjanya, ia kembali terpilih melalui fit and proper test di DPR RI untuk menjabat sebagai Ketua Ombudsman RI periode 2026–2031.


Kekayaan dan Gaji Hery Susanto

Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan pada tahun 2023, Hery Susanto tercatat memiliki total kekayaan bersih sebesar Rp4,1 miliar tanpa catatan utang.

Rincian Harta Kekayaan:

  • Tanah dan Bangunan: Rp2,9 miliar (tersebar di Jakarta Timur dan Cirebon).
  • Transportasi dan Mesin: Rp150 juta.
  • Harta Bergerak Lainnya: Rp75 juta.
  • Surat Berharga: Rp101 juta.
  • Kas dan Setara Kas: Rp715 juta.
  • Harta Lainnya: Rp117 juta.

Sebagai pejabat negara setingkat eselon tertinggi, gaji dan tunjangan Ketua Ombudsman diatur dalam Peraturan Pemerintah.

baca juga

Secara umum, total pendapatan ( take home pay ) seorang Ketua Ombudsman diperkirakan berkisar antara Rp40 juta hingga Rp60 juta per bulan, mencakup gaji pokok, tunjangan jabatan, tunjangan kehormatan, serta fasilitas dinas lainnya.

Penangkapan Hery Susanto jadi potret miris meski belum terbukti sepenuhnya. Pasalnya, Ombudsman merupakan lembaga negara yang bersifat mandiri dan tidak memiliki hubungan hierarki dengan lembaga negara lainnya yang bertugas mengawasi penyelenggaraan pelayanan yang dilakukan oleh penyelenggara negara, BUMN, BUMD, hingga badan swasta yang menggunakan dana publik (APBN/APBD).

Penangkapan ketuanya tentu menjadi pukulan telak bagi kredibilitas lembaga yang seharusnya menjadi "polisi" bagi pelayanan publik ini.

Tugas lain dari Ombudsman diantaranya:

Penanganan Maladministrasi: Menerima dan memeriksa laporan masyarakat terkait dugaan maladministrasi (seperti penundaan berlarut, penyalahgunaan wewenang, hingga pungutan liar).

Investigasi Mandiri: Melakukan penyelidikan atas prakarsa sendiri tanpa menunggu laporan masyarakat jika ditemukan indikasi kuat adanya penyimpangan.

Pencegahan: Memberikan rekomendasi perbaikan sistem kepada instansi pemerintah agar kualitas pelayanan publik meningkat dan bebas dari korupsi serta nepotisme.

Meski Kejagung belum merinci secara detail, penangkapan Hery di kediamannya diduga kuat berkaitan dengan perannya dalam memengaruhi Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) tambang. Ironisnya, selama ini Hery justru dikenal aktif mendorong revisi UU Ombudsman untuk memperkuat kelembagaan tersebut.

Kini, masa jabatan yang seharusnya berlangsung hingga 2031 tersebut terancam berakhir prematur di tangan hukum.


Disclaimer: Artikel ini disusun sebagai laporan berita explainer berdasarkan fakta yang tersedia hingga 16 April 2026. Seluruh proses hukum yang menjerat Hery Susanto mengedepankan asas praduga tak bersalah hingga adanya keputusan tetap dari pengadilan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol

Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:14 WIB

Pemerintah Buka 30 Ribu Loker Manajer Koperasi Merah Putih, Berapa Gajinya?

Pemerintah Buka 30 Ribu Loker Manajer Koperasi Merah Putih, Berapa Gajinya?

Lifestyle | Kamis, 16 April 2026 | 10:31 WIB

Rincian Besaran Gaji Ke-13 Pegawai Non-ASN 2026 Berdasarkan Jenjang Pendidikan

Rincian Besaran Gaji Ke-13 Pegawai Non-ASN 2026 Berdasarkan Jenjang Pendidikan

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 20:45 WIB

Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong

Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 11:01 WIB

Cuan di Awal, Bertahan di Akhir: Membedah Siklus Sunyi Pekerja Setiap Bulannya

Cuan di Awal, Bertahan di Akhir: Membedah Siklus Sunyi Pekerja Setiap Bulannya

Your Say | Selasa, 14 April 2026 | 06:00 WIB

Seni Bertahan Hidup dengan Gaji UMR yang Habis Sebelum Bulan Berganti

Seni Bertahan Hidup dengan Gaji UMR yang Habis Sebelum Bulan Berganti

Your Say | Senin, 13 April 2026 | 19:00 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×