Gak Cuma Murah, Minyak Rusia Ternyata 'Jodoh' Buat Kilang Pertamina

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB
Gak Cuma Murah, Minyak Rusia Ternyata 'Jodoh' Buat Kilang Pertamina
Ilustrasi. Indonesia memilih merapat ke Moskow untuk memasok minyak mentah (crude) dan LPG. [Pexels].
baca 10 detik
  • RI resmi impor minyak & LPG Rusia demi amankan stok energi di tengah konflik Iran-Israel.
  • Pengamat UGM sebut minyak Rusia lebih cocok dengan kilang Pertamina dibanding spek lain.
  • Skema G2G dan B2B jadi kunci pemerintah dapatkan harga diskon dan jaminan pasokan migas.

Suara.com - Di tengah panasnya tensi geopolitik antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran yang mengancam jalur perdagangan Selat Hormuz, Indonesia memilih merapat ke Moskow untuk memasok minyak mentah (crude) dan LPG.

Langkah ini mendapat dukungan penuh dari pengamat ekonomi energi Universitas Gadjah Mada (UGM), Fahmy Radhi. Ia menilai, pelonggaran sanksi dari Amerika Serikat yang berlaku sejak Maret lalu adalah "lampu hijau" bagi Indonesia untuk memperkuat ketahanan migas tanpa harus was-was berlebihan.

Fahmy menegaskan bahwa momen ini harus dimanfaatkan secara maksimal oleh pemerintah, terutama jika Rusia menawarkan harga khusus.

"Jadi saya kira ini kesempatan yang baik gitu ya, apalagi kalau Rusia memberikan harga diskon gitu ya, catatannya bisa lebih murah," ujar Fahmy saat dihubungi, Kamis (16/4/2026).

Selain urusan harga, ada faktor teknis yang sangat krusial: kecocokan spesifikasi. Selama ini, Indonesia sering mengimpor BBM jadi dari Singapura, yang ironisnya juga berasal dari Rusia. Fahmy menilai, membeli langsung dari sumbernya jauh lebih efisien.

"Minyak mentahnya Rusia itu lebih cocok dengan kilang Pertamina. Daripada beli di Singapura, makanya beli langsung saja dari Rusia," tegasnya.

Kepastian pasokan ini merupakan buah manis dari pertemuan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dengan Menteri Energi Rusia, Sergey Tsivilev. Bahlil mengungkapkan bahwa kesepakatan ini mencakup tambahan cadangan minyak mentah dan pemenuhan kebutuhan LPG nasional.

Adapun skema kerja sama yang dijalankan akan melalui dua jalur yakni Government to Government (G2G) dan Business to Business (B2B).

Dengan kerja sama ini, Indonesia diharapkan tidak lagi limbung menghadapi ketidakpastian energi global, sekaligus memangkas rantai pasok yang selama ini membuat biaya energi membengkak.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah

Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB

Harga BBM Terancam Naik dan Ganggu Distribusi Obat, Dampak Geopolitik Memanas

Harga BBM Terancam Naik dan Ganggu Distribusi Obat, Dampak Geopolitik Memanas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 06:42 WIB

Stok Bensin dan Gas LPG Aman? Simak 5 Fakta Indonesia Borong Minyak Rusia

Stok Bensin dan Gas LPG Aman? Simak 5 Fakta Indonesia Borong Minyak Rusia

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:55 WIB

Terkini

Dampak Gempa Gunung Salak Rusak 349 Bangunan, Wilayah Bogor Terparah

Dampak Gempa Gunung Salak Rusak 349 Bangunan, Wilayah Bogor Terparah

Jabar | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:06 WIB

PDIP Sudah Peringatkan Bupati Klaten Hamenang, 23 Hari Kemudian Malah Ditahan KPK

PDIP Sudah Peringatkan Bupati Klaten Hamenang, 23 Hari Kemudian Malah Ditahan KPK

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:05 WIB

Mulai Rp50 Ribuan, Ini 6 Pilihan Parfum Mawar Tahan Lama untuk Temani Aktivitasmu

Mulai Rp50 Ribuan, Ini 6 Pilihan Parfum Mawar Tahan Lama untuk Temani Aktivitasmu

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Tanpa Hujan dan Angin, Rumah Warga Ciamis Mendadak Ambruk, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Tanpa Hujan dan Angin, Rumah Warga Ciamis Mendadak Ambruk, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Jabar | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:43 WIB

Bogor Great Mall, Destinasi Akhir Pekan Keluarga untuk Belanja hingga Kulineran

Bogor Great Mall, Destinasi Akhir Pekan Keluarga untuk Belanja hingga Kulineran

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Hidup 4 Shio Ini Diprediksi Berubah Total pada 18 Oktober, Ada Shio Anda?

Hidup 4 Shio Ini Diprediksi Berubah Total pada 18 Oktober, Ada Shio Anda?

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Stok Pangan Aman Belum Tentu Harga Murah

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Stok Pangan Aman Belum Tentu Harga Murah

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Cuci Tangan hingga Pilah Sampah, Kebiasaan Kecil yang Perlu Diajarkan Sejak Sekolah

Cuci Tangan hingga Pilah Sampah, Kebiasaan Kecil yang Perlu Diajarkan Sejak Sekolah

Health | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:09 WIB

Bupati Tasikmalaya Didesak Tunduk pada Konstitusi, Hak Ahmadiyah Tak Boleh Kalah oleh Mayoritas

Bupati Tasikmalaya Didesak Tunduk pada Konstitusi, Hak Ahmadiyah Tak Boleh Kalah oleh Mayoritas

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:05 WIB

Mewujudkan Keadilan Sosial, Pemerintah Hadirkan Listrik hingga ke Dusun di Karawang

Mewujudkan Keadilan Sosial, Pemerintah Hadirkan Listrik hingga ke Dusun di Karawang

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:00 WIB

×