Serangan Drone Rusia di Odesa dan Kyiv Tewaskan 12 Warga Sipil, Termasuk Anak Kecil

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 16 April 2026 | 14:24 WIB
Serangan Drone Rusia di Odesa dan Kyiv Tewaskan 12 Warga Sipil, Termasuk Anak Kecil
Kebakaran hebat di Odesa Ukraina akibat serangan Drone Rusia. (X)
baca 10 detik
  • Rusia meluncurkan serangan udara masif yang mengakibatkan 12 warga sipil Ukraina meninggal dunia.

  • Kota Odesa mencatat jumlah kematian tertinggi dengan enam korban jiwa akibat rudal Rusia.

  • Seorang anak berusia 12 tahun turut menjadi korban tewas dalam serangan di Kyiv.

Suara.com - Gelombang serangan udara Rusia yang menggunakan kombinasi drone dan rudal kembali menghantam jantung pemukiman warga Ukraina.

Operasi militer skala besar yang terjadi dalam semalam ini menyasar target-target non-militer di beberapa kota strategis.

Dikutip dari Guardian, tragedi ini menambah daftar panjang kehancuran infrastruktur sipil akibat perang yang telah berlangsung selama empat tahun.

Kebakaran hebat di Odesa Ukraina karena serangan Drone Rusia. (X)
Kebakaran hebat di Odesa Ukraina karena serangan Drone Rusia. (X)

Otoritas setempat melaporkan jumlah korban jiwa mencapai sedikitnya 12 orang akibat ledakan dahsyat di berbagai titik.

Serangan ini menunjukkan pergeseran taktik Moskow yang kini kian intensif melakukan gempuran udara pada siang hari.

Kota pelabuhan Odesa menjadi wilayah dengan dampak kerusakan paling parah dalam rangkaian serangan kali ini.

Kepala administrasi militer Odesa, Sergiy Lysak, mengonfirmasi melalui Telegram bahwa enam nyawa melayang di wilayahnya.

"Serangan rudal dan pesawat tak berawak di kota pelabuhan Odesa menewaskan enam orang," tulis Sergiy Lysak di Telegram pada Kamis.

Evakuasi terus dilakukan di sekitar area pelabuhan guna mencari kemungkinan adanya warga yang masih terjebak reruntuhan.

baca juga

Warga sipil diminta tetap waspada mengingat ancaman serangan susulan yang diprediksi bisa terjadi kapan saja.

Korban Jiwa Anak-Anak di Ibu Kota Kyiv

Ibu kota Kyiv tidak luput dari amukan senjata jarak jauh Rusia yang merusak bangunan tempat tinggal warga.

Layanan darurat negara Ukraina mencatat empat orang meninggal dunia di Kyiv, di mana salah satu korbannya masih remaja.

"Serangan di ibu kota Kyiv menewaskan sedikitnya empat orang, termasuk seorang anak berusia 12 tahun," lapor layanan darurat.

Tim penyelamat bekerja ekstra cepat menarik seorang anak dari puing-puing apartemen yang hancur di distrik Podilsky.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PM Armenia Pamer Kedeketan dengan Rusia, Komunikasi Sangat Intensif

PM Armenia Pamer Kedeketan dengan Rusia, Komunikasi Sangat Intensif

News | Kamis, 16 April 2026 | 08:11 WIB

Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai

Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai

News | Kamis, 16 April 2026 | 07:21 WIB

Stok Bensin dan Gas LPG Aman? Simak 5 Fakta Indonesia Borong Minyak Rusia

Stok Bensin dan Gas LPG Aman? Simak 5 Fakta Indonesia Borong Minyak Rusia

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:55 WIB

Terkini

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sumsel | Selasa, 01 September 2026 | 23:49 WIB

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:43 WIB

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:36 WIB

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:12 WIB

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:01 WIB

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Banten | Selasa, 01 September 2026 | 22:53 WIB

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 22:47 WIB

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Jatim | Selasa, 01 September 2026 | 22:42 WIB

Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut

Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut

News | Selasa, 01 September 2026 | 22:35 WIB

Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target

Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target

Sport | Selasa, 01 September 2026 | 22:30 WIB

×