Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

Danantara Kantongi Dividen Rp16,67 Triliun dari BBRI, Sinyal Positif Bagi Pasar

M Nurhadi | Suara.com

Jum'at, 17 April 2026 | 14:57 WIB
Danantara Kantongi Dividen Rp16,67 Triliun dari BBRI, Sinyal Positif Bagi Pasar
BBRI Bagikan dividen jumbo (Dok: BRI)
  • PT Danantara Asset Management akan menerima dividen final sebesar Rp16,67 triliun dari PT Bank Rakyat Indonesia Tbk tahun 2026.
  • Penerimaan dana tersebut didasarkan pada kepemilikan saham Danantara di BRI yang mencapai 52,66 persen per tanggal 31 Maret 2026.
  • Pembagian dividen ini merupakan bentuk komitmen BRI memberikan imbal hasil optimal di tengah tantangan ekonomi dan geopolitik global.

Suara.com - Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara melalui PT Danantara Asset Management dipastikan akan memperoleh suntikan dana segar senilai Rp16,67 triliun.

Alokasi dana tersebut berasal dari pembagian dividen final PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) untuk tahun buku 2025, menyusul porsi kepemilikan saham mayoritas yang kini dikelola oleh lembaga tersebut.

Berdasarkan data terbaru dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per 31 Maret 2026, PT Danantara Asset Management tercatat menguasai 79,80 miliar saham BBRI.

Jumlah tersebut setara dengan 52,66% dari total saham yang beredar, yang secara otomatis menempatkan Danantara sebagai penerima manfaat terbesar dari laba bersih perseroan.

Pengamat perbankan sekaligus Senior Vice President di Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI), Trioksa Siahaan, menilai langkah pembagian dividen ini telah melewati pertimbangan matang terkait aspek likuiditas dan rasio permodalan bank.

Menurutnya, transisi kepemilikan dari BUMN ke Danantara tidak mengubah esensi fundamental BRI sebagai penyokong sektor produktif.

"BRI memang rutin membagi dividen, rata-rata dua kali dalam setahun. Karena porsi kepemilikan BUMN telah dialihkan kepada Danantara, maka wajar mereka mendapatkan jumlah sebesar itu sesuai porsi kepemilikannya," ujar Trioksa dalam wawancara dengan Redaksi Suara.com, Jumat (17/4/2026).

Ia juga menambahkan bahwa kinerja nyata BRI tercermin dari kontribusi penyaluran kredit ke sektor produktif, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di seluruh tanah air.

Data penyaluran kredit tersebut menjadi bukti bahwa strategi ekspansi perseroan tetap berjalan beriringan dengan komitmen memberikan imbal hasil kepada pemegang saham.

Ilustrasi UMKM BRI
Ilustrasi UMKM BRI

Resiliensi di Tengah Tekanan Geopolitik dan Isu MSCI

Sektor perbankan Indonesia saat ini tengah menghadapi tantangan dari sentimen global, mulai dari eskalasi konflik di Timur Tengah hingga dinamika pembekuan rebalancing indeks MSCI di awal tahun.

Trioksa mencermati bahwa tekanan terhadap harga saham perbankan belakangan ini lebih banyak dipicu oleh faktor eksternal dan keterbukaan pasar.

"Penurunan harga saat ini harus dilihat kasus per kasus. Kemarin penurunan lebih banyak karena faktor MSCI, saat Morgan Stanley menyampaikan adanya ancaman downgrade pasar Indonesia karena masalah keterbukaan. Selain itu, faktor geopolitik dan kenaikan harga minyak juga mengancam terjadinya inflasi. Namun, harga bisa kembali naik ketika ekonomi stabil, perang mereda, dan inflasi terjaga," jelasnya.

Konsistensi BBRI dalam membagikan dividen dipandang sebagai sinyal positif bagi investor untuk menjaga kepercayaan pasar.

Kebijakan ini dianggap sah secara manajerial selama kebutuhan ekspansi dan manajemen risiko tetap ter-cover dengan baik.

Sebelumnya, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), pemegang saham BBRI telah menyetujui pembagian dividen final total sebesar Rp31,47 triliun atau setara dengan Rp209 per saham.

Secara akumulatif, BBRI mengalokasikan total Rp52,10 triliun dari laba bersih tahun buku 2025 sebagai dividen. Angka tersebut mencakup dividen interim sebesar Rp20,63 triliun atau Rp137 per saham yang telah didistribusikan sebelumnya pada 15 Januari 2026.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengatakan, keputusan pembagian dividen tunai ini merupakan komitmen Perseroan dalam memberikan imbal hasil yang optimal bagi para pemegang saham.

Pembagian dividen ini juga didukung oleh kinerja keuangan yang solid serta pengelolaan risiko yang terjaga.

"Pembagian dividen ini didasarkan pada kinerja Perseroan yang tetap positif, yang ditopang oleh penguatan pada segmen UMKM sebagai core business BRI, serta akselerasi transformasi digital yang terus memperluas jangkauan layanan dan meningkatkan efisiensi operasional," ujar Hery dalam keterangan resmi tertulis, Senin (13/4/2026) lalu.

Langkah ini menegaskan peran strategis perbankan pelat merah dalam mendukung kebijakan fiskal pemerintah. Meskipun demikian, pengamat mengingatkan agar BRI tetap memegang teguh prinsip kehati-hatian (prudential banking) dan manajemen risiko yang ketat, terutama di tengah dorongan berbagai program pemerintah yang masif.

Penyaluran kredit diharapkan tetap selektif guna menjaga Loan to Deposit Ratio (LDR) pada level yang optimal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

'Cuci Gudang' BUMN Energi, Anak Usaha Pertamina Dipangkas dari 1.000 jadi 250

'Cuci Gudang' BUMN Energi, Anak Usaha Pertamina Dipangkas dari 1.000 jadi 250

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 08:09 WIB

Promo BRI di Point Coffee Seluruh Indonesia

Promo BRI di Point Coffee Seluruh Indonesia

Bri | Kamis, 16 April 2026 | 21:09 WIB

Laga Tandang ke Sleman, Maxwell Souza Tegaskan Persija Tak Mau Jemawa Lawan PSBS

Laga Tandang ke Sleman, Maxwell Souza Tegaskan Persija Tak Mau Jemawa Lawan PSBS

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 20:09 WIB

Promo Spesial BRI di Vilo Gelato, Ada Cashback 35 Persen Setiap Hari

Promo Spesial BRI di Vilo Gelato, Ada Cashback 35 Persen Setiap Hari

Bri | Kamis, 16 April 2026 | 17:03 WIB

Direksi BUMN Karya Dipanggil Dony Oskaria Satu per Satu, Tentukan Nasib Restrukturisasi

Direksi BUMN Karya Dipanggil Dony Oskaria Satu per Satu, Tentukan Nasib Restrukturisasi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:18 WIB

Beli 1 Dapat 2! Promo Kacamata Bridges x BRI Bikin Tampil Modis Tanpa Kuras Kantong

Beli 1 Dapat 2! Promo Kacamata Bridges x BRI Bikin Tampil Modis Tanpa Kuras Kantong

Bri | Kamis, 16 April 2026 | 16:17 WIB

Terkini

6 Emiten Keluar dari MSCI, OJK Ungkap Valuasi Saham RI di Bawah Asia

6 Emiten Keluar dari MSCI, OJK Ungkap Valuasi Saham RI di Bawah Asia

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:25 WIB

Harga Cabai Naik, Kemendag Masukkan Cabai ke Daftar Komoditas Prioritas Pengendalian Inflasi

Harga Cabai Naik, Kemendag Masukkan Cabai ke Daftar Komoditas Prioritas Pengendalian Inflasi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:14 WIB

Jangan Hanya Kejar Pertumbuhan, Industri Kripto Kini Dituntut Transparan

Jangan Hanya Kejar Pertumbuhan, Industri Kripto Kini Dituntut Transparan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:13 WIB

Kredibiltas Jadi Bukti, Presiden RI Buat Rupiah Menguat ke Rp6.500 Per Dolar AS

Kredibiltas Jadi Bukti, Presiden RI Buat Rupiah Menguat ke Rp6.500 Per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:12 WIB

Proyek IKN Sudah Habiskan Rp147 Triliun, Tapi Ibukota Tetap Jakarta

Proyek IKN Sudah Habiskan Rp147 Triliun, Tapi Ibukota Tetap Jakarta

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:09 WIB

BTN dan MKP Bangun Sistem Ticketing Digital di Pelabuhan Wisata Bali

BTN dan MKP Bangun Sistem Ticketing Digital di Pelabuhan Wisata Bali

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:08 WIB

Pakar: Tidak Tepat Kaitkan Utang Pemerintah dengan MBG

Pakar: Tidak Tepat Kaitkan Utang Pemerintah dengan MBG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:00 WIB

Rupiah Tembus Rp17.500, ESDM Mulai Bahas Nasib Subsidi BBM

Rupiah Tembus Rp17.500, ESDM Mulai Bahas Nasib Subsidi BBM

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:58 WIB

Makin Canggih, BI Sebut Rupiah Kian Sulit Ditiru hingga Peredaran Uang Palsu Turun Drastis

Makin Canggih, BI Sebut Rupiah Kian Sulit Ditiru hingga Peredaran Uang Palsu Turun Drastis

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:57 WIB

MSCI Tendang 6 Saham Indonesia dan IHSG Anjlok, OJK: Ini Awal Baru

MSCI Tendang 6 Saham Indonesia dan IHSG Anjlok, OJK: Ini Awal Baru

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:54 WIB