- Kemenperin mempertemukan pelaku industri plastik di Jakarta pada 16 April untuk membahas stabilitas stok dan harga bahan baku.
- Gejolak geopolitik di Selat Hormuz menyebabkan kenaikan biaya logistik serta keterlambatan pengiriman bahan baku plastik ke Indonesia.
- Pemerintah mendorong kemandirian industri petrokimia nasional dan mengeksplorasi penggunaan bahan baku alternatif untuk mengurangi ketergantungan pada produk impor.
Selanjutnya, PT Selamat Anugrah Indonesia, PT Pelita Mekar Semesta, Indonesian Plastics Recyclers (IPR), Gabungan Industri Aneka Tenun Plastik Indonesia (GIATPI), Asosiasi Ekspor Impor Plastik Indonesia (AEIXIPINDO), Asosiasi Industri Kemasan Fleksibel Indonesia (Rotokemas), PT Supernova Flexible Packaging, Asosiasi Plastik Akal Sehat Indonesia (PASTI), Asosiasi Biaxially Oriented Films Indonesia (ABOFI), PT Indopoly, serta Asosiasi Industri Plastik Hilir Indonesia (APHINDO).