Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

M Nurhadi

Minggu, 19 April 2026 | 12:26 WIB
Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump
Kapal macet di Selat Hormuz (TOI)
  • Pemerintah Iran menolak membuka kembali Selat Hormuz hingga Amerika Serikat menghentikan blokade terhadap pelabuhan militer mereka.
  • Otoritas Iran berencana membuka ruang udara nasional secara bertahap, namun penjualan tiket pesawat masih tetap ditangguhkan.
  • Kebuntuan diplomasi dan tekanan militer Amerika Serikat meningkatkan risiko pecahnya kembali konflik fisik di Timur Tengah.

Suara.com - Pemerintah Iran menegaskan tidak akan membuka kembali Selat Hormuz untuk lalu lintas pelayaran internasional kecuali Amerika Serikat (AS) menghentikan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan miliknya.

Pernyataan ini mempertegas kebuntuan diplomatik yang tengah terjadi antara Teheran dan Washington.

Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Saeed Khatibzadeh, menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada jadwal pasti untuk putaran baru pembicaraan tatap muka dengan pihak AS, seperti yang dikutip dari Aljazeera.

Ia melontarkan kritik tajam terhadap Washington yang dinilai enggan melepaskan tuntutan "maksimalis" yang memberatkan posisi Iran dalam negosiasi.

Saling klaim dan pesan yang kontradiktif dari kedua negara mengenai status Selat Hormuz ini terus memicu ketidakpastian bagi industri pelayaran global, mengingat jalur tersebut merupakan urat nadi distribusi energi dunia.

Meski situasi di laut masih menegang, Iran mulai menunjukkan tanda-tanda pelonggaran di sektor transportasi udara. Mengutip kantor berita Tasnim, Wakil Direktur Organisasi Penerbangan Sipil Iran mengumumkan rencana pembukaan kembali ruang udara nasional yang akan dilakukan dalam empat tahapan:

Tahap Pertama: Pembukaan ruang udara khusus untuk penerbangan transit.

Tahap Kedua: Operasional penerbangan dari bandara-bandara di wilayah timur Iran.

Tahap Ketiga: Izin penerbangan dari Bandara Mehrabad dan Bandara Internasional Imam Khomeini (IKA) di Teheran.

Tahap Keempat: Pembukaan seluruh bandara di wilayah barat.

Kendati demikian, otoritas terkait saat ini masih menangguhkan seluruh penjualan tiket pesawat. Masyarakat diminta untuk terus memantau pengumuman resmi mengenai ketersediaan jadwal penerbangan dan mekanisme pembelian tiket di masa mendatang.

Strategi "Dua Jalur" Amerika Serikat

Abas Aslani, peneliti senior di Centre for Middle East Strategic Studies, menilai bahwa Iran saat ini sedang menghadapi strategi "dua jalur" dari Amerika Serikat yang dinilai saling bertolak belakang.

"Jalur pertama adalah negosiasi. Namun, Iran mempertanyakan ketulusan AS; jika mereka benar-benar mencari kesepakatan, mengapa mereka masih menerapkan blokade angkatan laut, menambah sanksi, dan memperkuat kehadiran militer di kawasan?" ujar Aslani dalam wawancaranya bersama Al Jazeera.

Jalur kedua, menurut Aslani, adalah tekanan dan ancaman. Ia mencermati bahwa eskalasi ini terjadi menjelang berakhirnya tenggat waktu dua perjanjian gencatan senjata—yakni antara AS-Iran serta Israel-Lebanon.

Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda resmi mengenai perpanjangan masa gencatan senjata tersebut. Aslani melihat situasi saat ini sebagai ajang saling tekan antar kedua belah pihak dengan menunjukkan sikap tidak tertarik untuk memperpanjang jeda pertempuran.

Kondisi ini dianggap sangat berisiko. Jika diplomasi tidak segera membuahkan hasil sebelum batas waktu berakhir, kekhawatiran akan pecahnya kembali konflik fisik di kawasan Timur Tengah menjadi skenario yang sulit dihindari.


Disclaimer: Laporan ini disusun berdasarkan dinamika geopolitik terkini hingga 19 April 2026. Situasi keamanan di Selat Hormuz dan ruang udara regional dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada hasil negosiasi tingkat tinggi antara pihak-pihak yang bertikai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Sentil Iran, Mojtaba Khamenei Balas Menohok

Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Sentil Iran, Mojtaba Khamenei Balas Menohok

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:27 WIB

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:49 WIB

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:30 WIB

Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman

Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:22 WIB

10 Fakta Ilmuwan Nuklir AS yang Tewas Misterius: Raib saat Mendaki hingga Konspirasi UFO

10 Fakta Ilmuwan Nuklir AS yang Tewas Misterius: Raib saat Mendaki hingga Konspirasi UFO

News | Sabtu, 18 April 2026 | 18:08 WIB

Kontraktor Nuklir AS Hilang Tanpa Jejak, Publik Tuding Negara Pelakunya

Kontraktor Nuklir AS Hilang Tanpa Jejak, Publik Tuding Negara Pelakunya

News | Sabtu, 18 April 2026 | 17:38 WIB

Terkini

Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana

Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 01:05 WIB

Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub

Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:41 WIB

TASPEN Cepat Kilat, 99 Persen Pensiunan Terima Gaji Ke-13 di Hari Pertama Tanpa Potongan

TASPEN Cepat Kilat, 99 Persen Pensiunan Terima Gaji Ke-13 di Hari Pertama Tanpa Potongan

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:13 WIB

Asuransi Astra Rayakan Eksistensi 70 Tahun dengan ACTION! dan Apresiasi Pewarta 2026

Asuransi Astra Rayakan Eksistensi 70 Tahun dengan ACTION! dan Apresiasi Pewarta 2026

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:38 WIB

RUU P2SK Disepakati, Besok Dibawa ke Paripurna

RUU P2SK Disepakati, Besok Dibawa ke Paripurna

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 20:46 WIB

Pengamat: Pengusaha Jangan Baru Ribut Saat DSI Bereskan Tata Kelola Ekspor

Pengamat: Pengusaha Jangan Baru Ribut Saat DSI Bereskan Tata Kelola Ekspor

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 19:42 WIB

Punya Lisensi, WSKT Mulai Garap Proyek Infrastruktur di Arab Saudi

Punya Lisensi, WSKT Mulai Garap Proyek Infrastruktur di Arab Saudi

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 19:31 WIB

IHSG Anjlok Karena Investor Ragukan Kredibilitas Kebijakan Pemerintah

IHSG Anjlok Karena Investor Ragukan Kredibilitas Kebijakan Pemerintah

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:48 WIB

Purbaya Ungkap DPR Bisa Evaluasi LPS, OJK, dan BI berkat RUU P2SK

Purbaya Ungkap DPR Bisa Evaluasi LPS, OJK, dan BI berkat RUU P2SK

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:34 WIB

Strategi Bertahan di Tengah Rupiah yang Semakin Jatuh ke Jurang

Strategi Bertahan di Tengah Rupiah yang Semakin Jatuh ke Jurang

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:26 WIB