Lulusan SMK Paling Banyak Nganggur, Pelatihan Vokasi Menjadi Penting

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 20 April 2026 | 08:14 WIB
Lulusan SMK Paling Banyak Nganggur, Pelatihan Vokasi Menjadi Penting
Para pencari kerja di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (24/1).
baca 10 detik
  • BIRU (DOID) resmikan Training & Test Center di Depok-Jakarta guna atasi pengangguran muda NEET.
  • Fokus pelatihan vokasi standar Jepang untuk penuhi kuota 37.000 pekerja migran sektor pembersihan.
  • Pemerintah apresiasi kolaborasi BIRU dalam memperkuat daya saing global talenta lokal menuju 2029.

Suara.com - PT BISA Ruang Nuswantara (BIRU), anak perusahaan sekaligus lini dampak sosial dari PT BUMA Internasional Grup Tbk (IDX: DOID), resmi mengoperasikan Training Center terintegrasi di Depok dan Test Center di Jakarta.

Langkah strategis ini diambil guna menjawab tingginya angka pengangguran muda dan ketimpangan keterampilan (skill gap) di Indonesia.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, tercatat 19,44% penduduk usia 15-24 tahun masuk dalam kategori NEET (Not in Education, Employment, or Training). Ironisnya, lulusan SMK justru menjadi penyumbang pengangguran tertinggi sebesar 8,63%.

Direktur BUMA International Group, Iwan Fuad Salim menegaskan bahwa inisiatif ini adalah komitmen jangka panjang grup dalam pengembangan SDM. "Melalui BIRU, kami berupaya menjawab tantangan generasi muda yang tidak sekolah maupun bekerja dengan memperkuat keterkaitan antara pelatihan dan dunia kerja," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (20/4/2026).

Salah satu program unggulan BIRU adalah Japan Building Cleaning, yang mempersiapkan tenaga kerja untuk skema Specified Skilled Worker (SSW) di Jepang.

Uniknya, fasilitas pelatihan ini menggunakan peralatan yang diimpor langsung dari Negeri Sakura agar peserta terbiasa dengan standar etos kerja internasional.

CEO BIRU, Kanya Stira Sjahrir, mengungkapkan bahwa ekosistem ini dirancang untuk menciptakan kepercayaan diri bagi para peserta. "Kami ingin membantu peserta membangun keterampilan dan disiplin yang dibutuhkan untuk memasuki dunia kerja global," kata Kanya.

Hingga awal 2026, lebih dari 60 peserta telah menyelesaikan pelatihan, dan sebagian sudah mulai bekerja di Jepang per Maret 2026. BIRU menargetkan mampu melatih 30 peserta setiap bulannya untuk mengisi kebutuhan sektor pemeliharaan gedung di Jepang yang diprediksi mencapai 37.000 pekerja pada 2029.

Langkah BIRU mendapat apresiasi dari Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Kemenko PM, Leontinus Alpha Edison. Menurutnya, kolaborasi ini sejalan dengan pilar 'Berdaya Global' untuk memperkuat kapasitas pekerja migran Indonesia.

baca juga

Senada, Dirjen Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri KP2MI, Dwi Setiawan Susanto, melihat hal ini sebagai peluang emas memanfaatkan bonus demografi. "Pemerintah mencanangkan penempatan 500.000 pekerja migran secara bertahap. Inisiatif BIRU adalah inspirasi untuk mencetak talenta berkualifikasi global," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Resmi Diluncurkan

103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Resmi Diluncurkan

Foto | Senin, 13 April 2026 | 18:54 WIB

Harga Beras Bikin Jantungan? Di Penggilingan Turun, Eh di Pasar Malah Melambung!

Harga Beras Bikin Jantungan? Di Penggilingan Turun, Eh di Pasar Malah Melambung!

Your Say | Jum'at, 10 April 2026 | 13:43 WIB

Realita Pahit Lulusan SMK: Niatnya Bantu Keluarga, Malah Terjebak Gaji Kecil di Luar Kota

Realita Pahit Lulusan SMK: Niatnya Bantu Keluarga, Malah Terjebak Gaji Kecil di Luar Kota

Your Say | Kamis, 09 April 2026 | 15:22 WIB

Terkini

Tak Minta Kado Mewah, Dino Patti Djalal Tantang Netizen Lakukan Ini di Hari Ulang Tahunnya

Tak Minta Kado Mewah, Dino Patti Djalal Tantang Netizen Lakukan Ini di Hari Ulang Tahunnya

Entertainment | Kamis, 10 September 2026 | 15:05 WIB

6 Cara Mengatasi Smart TV Lemot dan Memori Penuh, Tak Perlu ke Tempat Servis

6 Cara Mengatasi Smart TV Lemot dan Memori Penuh, Tak Perlu ke Tempat Servis

Tekno | Kamis, 10 September 2026 | 15:05 WIB

Brand Otomotif Kembangkan Mesin Hybrid yang Bisa Terjang Banjir Sedalam 1 Meter

Brand Otomotif Kembangkan Mesin Hybrid yang Bisa Terjang Banjir Sedalam 1 Meter

Otomotif | Kamis, 10 September 2026 | 15:05 WIB

Dukung PMI Luar Negeri, BRI Taiwan Sabet Penghargaan di Anugerah Inovasi Indonesia 2026

Dukung PMI Luar Negeri, BRI Taiwan Sabet Penghargaan di Anugerah Inovasi Indonesia 2026

Bri | Kamis, 10 September 2026 | 15:04 WIB

Cara Memilih Setrika yang Bagus dan Awet, Jangan Hanya Lihat Harganya

Cara Memilih Setrika yang Bagus dan Awet, Jangan Hanya Lihat Harganya

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 15:04 WIB

PBB Diminta Turun Tangan Soal Karhutla, Pemerintah Prabowo Didesak Tanggung Jawab

PBB Diminta Turun Tangan Soal Karhutla, Pemerintah Prabowo Didesak Tanggung Jawab

News | Kamis, 10 September 2026 | 15:04 WIB

1 Kakak 7 Ponakan: Saat Menjadi Dewasa Bukan Lagi Sebuah Pilihan

1 Kakak 7 Ponakan: Saat Menjadi Dewasa Bukan Lagi Sebuah Pilihan

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 15:00 WIB

Siapa Saja Bisa Jadi Agen Perlinsos, Pendaftaran Bisa Pakai Face Recognition

Siapa Saja Bisa Jadi Agen Perlinsos, Pendaftaran Bisa Pakai Face Recognition

News | Kamis, 10 September 2026 | 14:59 WIB

Pendakian Gunung Fuji Ditutup karena Cuaca Ekstrem

Pendakian Gunung Fuji Ditutup karena Cuaca Ekstrem

News | Kamis, 10 September 2026 | 14:56 WIB

Prabowo Perintahkan KSAL Cari 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal yang Hilang Kontak di Anak Krakatau

Prabowo Perintahkan KSAL Cari 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal yang Hilang Kontak di Anak Krakatau

News | Kamis, 10 September 2026 | 14:54 WIB

×