Pendakian Gunung Fuji Ditutup karena Cuaca Ekstrem

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 10 September 2026 | 14:56 WIB
Pendakian Gunung Fuji Ditutup karena Cuaca Ekstrem
Salju di Gunung Fuji Muncul 25 Hari Lebih Cepat (Youtube/Nippon TV News 24 Japan)
baca 10 detik
  • Badai dan longsor menghentikan hari terakhir musim pendakian Gunung Fuji tanpa korban jiwa.

  • Polisi berhasil mengevakuasi dua pendaki yang ditemukan tergeletak di tengah cuaca buruk.

  • Pemerintah memperketat aturan pendakian untuk menekan risiko bahaya akibat lonjakan peminat.

Suara.com - Cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang memicu tanah longsor serta dua operasi penyelamatan pada hari terakhir musim pendakian Gunung Fuji, Kamis (10/9/2026). Peristiwa ini memaksa penutupan jalur ikonik Jepang setinggi 3.776 meter tersebut di tengah kepungan kabut tebal.

Tiga kendaraan milik pekerja gunung tertimbun material tanah di area parkir salah satu dari empat pintu masuk utama pada Rabu. Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa maupun luka dalam insiden di kawasan gerbang akses wilayah Shizuoka ini.

Ancaman keselamatan meningkat tajam di penutupan musim akibat lonjakan cuaca buruk yang melanda kawasan vulkanik tersebut. Selain longsor, aparat kepolisian setempat harus mengevakuasi dua pendaki yang ditemukan tergeletak di lokasi terpisah.

Ilustrasi Gunung Fuji Jepang (Pixabay.com/olivergotting)
Ilustrasi Gunung Fuji Jepang (Pixabay.com/olivergotting)

Seorang pria berusia sekitar 30 atau 40-an tahun ditemukan pingsan di dekat puncak gunung pada Rabu. Pada hari yang sama, petugas menemukan pendaki lain berusia 60-an tahun terjatuh di jalur pendakian.

"Tiga kendaraan milik orang-orang yang bekerja di gunung tersebut tertimbun sebagian pada hari Rabu, saat hembusan angin kencang dan hujan deras melanda tujuan pendakian populer tersebut," kata Hisayuki Motohashi, dikutip dari AFP.

Kondisi visual di lapangan memperlihatkan akses jalan dan jalur berkerikil tertutup rapat oleh kabut tebal dan siraman air hujan. Dokumentasi berupa rekaman video dan foto tersebut diunggah langsung oleh pemerintah daerah Shizuoka bersama pemandu gunung resmi pada Kamis pagi.

Kawasan puncak ikonik ini setiap tahunnya mampu menyedot perhatian lebih dari 200.000 pendaki sepanjang periode resmi Juli hingga September. Tingginya jumlah pengunjung berbanding lurus dengan tingginya risiko keselamatan yang dialami para wisatawan.

Pihak kepolisian setempat rutin mendapati puluhan kasus penyelamatan hingga korban jiwa setiap musimnya. Kondisi fisik yang tidak siap serta cuaca yang berubah cepat menjadi faktor utama timbulnya bahaya.

Langkah tegas mulai diterapkan pemerintah daerah sekitar untuk mengendalikan luapan wisatawan yang terlampau padat. Regulasi ketat memberlakukan aturan wajib menginap di pondok penampungan guna mencegah pendaki tanpa perlengkapan memadai nekat menerobos puncak.

baca juga

"Tidak ada cedera yang dilaporkan dalam insiden tersebut, yang terjadi di tempat parkir di salah satu dari empat gerbang akses utama gunung berapi setinggi 3.776 m tersebut," kata Hisayuki Motohashi, seorang pejabat pemeliharaan jalan untuk pemerintah daerah Shizuoka.

Gelombang cuaca buruk ini tidak hanya mengisolasi kawasan Gunung Fuji, tetapi juga berdampak pada wilayah sekitarnya. Curah hujan rekor tertinggi dilaporkan sempat merendam kota Nagoya dan mengganggu aktivitas warga.

Ratusan atlet Asian Games yang berada di Nagoya bahkan harus dievakuasi sementara dari akomodasi mereka akibat genangan air pada Selasa. Situasi ini menegaskan betapa masifnya dampak badai hujan yang menerjang wilayah Jepang pertengahan pekan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banjir Nagoya Mengkhawatirkan, CdM Pastikan Atlet Indonesia di Asian Games 2026 Aman

Banjir Nagoya Mengkhawatirkan, CdM Pastikan Atlet Indonesia di Asian Games 2026 Aman

News | Kamis, 10 September 2026 | 11:57 WIB

Tren Penjualan Mobil Baru Agustus 2026, Merek China Geser Dominasi Merek Jepang

Tren Penjualan Mobil Baru Agustus 2026, Merek China Geser Dominasi Merek Jepang

Otomotif | Rabu, 09 September 2026 | 13:10 WIB

180 Personel Jepang Disiapkan Bantu Indonesia Tangani Karhutla di Kalimantan

180 Personel Jepang Disiapkan Bantu Indonesia Tangani Karhutla di Kalimantan

News | Selasa, 08 September 2026 | 21:21 WIB

Terkini

Pendakian Gunung Fuji Ditutup karena Cuaca Ekstrem

Pendakian Gunung Fuji Ditutup karena Cuaca Ekstrem

News | Kamis, 10 September 2026 | 14:56 WIB

Prabowo Perintahkan KSAL Cari 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal yang Hilang Kontak di Anak Krakatau

Prabowo Perintahkan KSAL Cari 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal yang Hilang Kontak di Anak Krakatau

News | Kamis, 10 September 2026 | 14:54 WIB

Disebut Paling Tahu, Hakim Diminta Hadirkan Jokowi di Sidang Kasus Kuota Haji

Disebut Paling Tahu, Hakim Diminta Hadirkan Jokowi di Sidang Kasus Kuota Haji

News | Kamis, 10 September 2026 | 14:54 WIB

Transisi Hijau Industri Batik, Bagaimana Perlindungan Pekerjanya?

Transisi Hijau Industri Batik, Bagaimana Perlindungan Pekerjanya?

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 14:53 WIB

Pemerintah Rencana Buka Rekening untuk Semua Warga, DPR Soroti Data Penduduk: Semua Sudah Terekam?

Pemerintah Rencana Buka Rekening untuk Semua Warga, DPR Soroti Data Penduduk: Semua Sudah Terekam?

News | Kamis, 10 September 2026 | 14:52 WIB

5 Sabun Mandi Mengandung Pepaya dan Sudah BPOM untuk Pudarkan Flek Hitam di Punggung

5 Sabun Mandi Mengandung Pepaya dan Sudah BPOM untuk Pudarkan Flek Hitam di Punggung

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 14:52 WIB

Inikah Toyota Starlet 2026? Intip Bocoran Mesin Super Irit si Hatchback Legendaris

Inikah Toyota Starlet 2026? Intip Bocoran Mesin Super Irit si Hatchback Legendaris

Otomotif | Kamis, 10 September 2026 | 14:51 WIB

Sukses Besar! Sutradara Mengaku Sudah Siapkan Naskah Sekuel Film Hope

Sukses Besar! Sutradara Mengaku Sudah Siapkan Naskah Sekuel Film Hope

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 14:50 WIB

Akhir Pekan di Jakarta Bisa Lebih Santai, Coba Yoga di Pantai hingga Pilates di Yacht

Akhir Pekan di Jakarta Bisa Lebih Santai, Coba Yoga di Pantai hingga Pilates di Yacht

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 14:49 WIB

Debu Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Negeri Jiran? Pemerintah Malaysia Buka Suara

Debu Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Negeri Jiran? Pemerintah Malaysia Buka Suara

News | Kamis, 10 September 2026 | 14:48 WIB

×