Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 6.318,500
LQ45 630,677
Srikehati 317,136
JII 401,976
USD/IDR 17.600

20 Kapal Tembus Blokade di Selat Hormuz, Satu Tanker LPG Meluncur ke Indonesia

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 20 April 2026 | 14:17 WIB
20 Kapal Tembus Blokade di Selat Hormuz, Satu Tanker LPG Meluncur ke Indonesia
Ilustrasi. Perusahaan analisis perkapalan, Kpler, melaporkan sebanyak lebih dari 20 kapal berhasil melintasi jalur krusial tersebut pada Sabtu (18/4/2026). Menariknya, dari puluhan kapal yang melintas, satu kapal tanker raksasa dilaporkan tengah mengarah menuju perairan Indonesia. Foto ist.
  • Lebih 20 kapal lintasi Selat Hormuz, volume terbesar sejak Maret, termasuk tanker arah Indonesia.
  • Kapal Crave bawa LPG dari UEA menuju Indonesia; VLCC angkut 2 juta barel minyak Saudi ke Taiwan.
  • Arus logistik mencakup minyak, LPG, hingga logam dari Timur Tengah menuju Asia, Eropa, dan Afrika.

Suara.com - Arus lalu lintas di Selat Hormuz, mendadak sibuk luar biasa di akhir pekan kemarin. Perusahaan analisis perkapalan, Kpler, melaporkan sebanyak lebih dari 20 kapal berhasil melintasi jalur krusial tersebut pada Sabtu (18/4/2026).

Angka ini mencatatkan rekor volume lalu lintas harian terbesar sejak 1 Maret lalu. Menariknya, dari puluhan kapal yang melintas, satu kapal tanker raksasa dilaporkan tengah mengarah menuju perairan Indonesia.

Mengutip laporan Reuters, kapal yang menjadi sorotan adalah Crave. Kapal tanker berbendera Panama ini membawa muatan Liquefied Petroleum Gas (LPG) dari Uni Emirat Arab (UEA). Kehadiran pasokan ini diprediksi menjadi tambahan penting bagi ketahanan energi domestik di tengah fluktuasi harga komoditas global.

Selain tujuan Indonesia, Kpler mencatat pergerakan masif lainnya:

  • Iran: Mengirimkan 5 kapal kargo bermuatan minyak hingga logam.
  • China & India: Menjadi tujuan 3 pengangkut LPG.
  • Korea Selatan: Kapal Navig8 Macallister membawa 500.000 barel nafta menuju Ulsan.
  • Taiwan: Kapal raksasa (VLCC) FPMC C Lord mengangkut 2 juta barel minyak mentah Saudi ke Pelabuhan Mailiao.

Lalu lintas di Selat Hormuz kali ini tidak hanya didominasi oleh minyak mentah. Tercatat ada kapal Akti A dan Athina yang membawa produk olahan dari Bahrain menuju Mozambik dan Thailand.

Sementara itu, sektor komoditas non-energi juga ikut bergerak. Kapal Ruby membawa pupuk dari Qatar menuju UEA, dan kapal pengangkut curah Merry M mengangkut kokas minyak bumi dari Arab Saudi menuju Ravenna, Italia.

Kesibukan di jalur sempit yang memisahkan Teluk Oman dan Teluk Persia ini menjadi indikator vital bagi ekonomi global. Selat Hormuz tetap menjadi "nyawa" bagi distribusi energi dunia, di mana gangguan sekecil apa pun di wilayah ini dapat memicu guncangan harga di pasar internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Timnas Indonesia Disebut Akan Lawan Kuwait dan Oman, Ini Respons PSSI

Timnas Indonesia Disebut Akan Lawan Kuwait dan Oman, Ini Respons PSSI

Bola | Senin, 20 April 2026 | 14:02 WIB

Dari Doa Ibu ke Tendangan Kungfu: Perjuangan Fadly Alberto ke Timnas yang Kini di Ujung Tanduk

Dari Doa Ibu ke Tendangan Kungfu: Perjuangan Fadly Alberto ke Timnas yang Kini di Ujung Tanduk

Bola | Senin, 20 April 2026 | 13:56 WIB

Orang Dekat Donald Trump Pastikan Selat Hormuz Tidak Bakal Dibuka Sampai Ini Terjadi

Orang Dekat Donald Trump Pastikan Selat Hormuz Tidak Bakal Dibuka Sampai Ini Terjadi

News | Senin, 20 April 2026 | 13:49 WIB

Terkini

5 Jenis KPR untuk Solusi Cicilan Nasabah dan Dampaknya Jika BI Naikkan Suku Bunga

5 Jenis KPR untuk Solusi Cicilan Nasabah dan Dampaknya Jika BI Naikkan Suku Bunga

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 12:16 WIB

IHSG Anjlok Usai DSI Dibentuk, Purbaya Sebut Investor Belum Paham Badan Ekspor Baru

IHSG Anjlok Usai DSI Dibentuk, Purbaya Sebut Investor Belum Paham Badan Ekspor Baru

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 12:11 WIB

Indonesia dan Pertamina Perkuat Kolaborasi Hadapi Geopolitik Demi Ketahanan Energi Nasional

Indonesia dan Pertamina Perkuat Kolaborasi Hadapi Geopolitik Demi Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 12:00 WIB

Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN

Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:40 WIB

Suku Bunga BI Naik Jadi 5,25%, Apakah Semua Cicilan KPR Bakal Ikut Melonjak?

Suku Bunga BI Naik Jadi 5,25%, Apakah Semua Cicilan KPR Bakal Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:26 WIB

IHSG Ambruk 2,4 Persen ke Level 6.167, Investor Panik Lego Saham

IHSG Ambruk 2,4 Persen ke Level 6.167, Investor Panik Lego Saham

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:16 WIB

Badai PHK Belum Usai, 20 Ribu Pekerja RI Terancam Kehilangan Pekerjaan Dalam Waktu Dekat

Badai PHK Belum Usai, 20 Ribu Pekerja RI Terancam Kehilangan Pekerjaan Dalam Waktu Dekat

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:05 WIB

Beras Makin Mahal, Tapi Harga Cabai Rawit Merah Mendadak Jatuh

Beras Makin Mahal, Tapi Harga Cabai Rawit Merah Mendadak Jatuh

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 10:52 WIB

Perang AS-Iran: 6 Juta Barel Lolos dari Selat Hormuz, Harga Minyak Turun

Perang AS-Iran: 6 Juta Barel Lolos dari Selat Hormuz, Harga Minyak Turun

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 10:13 WIB

Pengusaha Khawatir Pasar Ekspor Terganggu Imbas Pembentukan DSI, Begini Respons Danantara

Pengusaha Khawatir Pasar Ekspor Terganggu Imbas Pembentukan DSI, Begini Respons Danantara

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:39 WIB