Dari Doa Ibu ke Tendangan Kungfu: Perjuangan Fadly Alberto ke Timnas yang Kini di Ujung Tanduk

Arif Budi

Senin, 20 April 2026 | 13:56 WIB
Dari Doa Ibu ke Tendangan Kungfu: Perjuangan Fadly Alberto ke Timnas yang Kini di Ujung Tanduk
Pemain Timnas Indonesia U-17, Fadly Alberto Hengga. (Dok. Timnas Indonesia)
baca 10 detik
  • Pemain timnas U-20 Fadly Alberto Hengga melakukan aksi tendangan kungfu dalam laga EPA antara Bhayangkara FC melawan Dewa United.
  • Kejadian tersebut berlangsung pada Minggu, 19 April 2026, yang memicu kontroversi besar dalam dunia sepak bola Indonesia.
  • Ketua Badan Tim Nasional, Sumardji, resmi mencoret Fadly Alberto Hengga dari skuad tim nasional akibat aksi tidak terpuji tersebut.

Suara.com - Di balik labelnya sebagai pemain tim nasional, tersimpan kisah perjuangan panjang Fadly Alberto Hengga yang merintis karier dari keluarga dengan segala keterbatasannya.

Namun, satu momen tak terkontrol kini berpotensi menghancurkan semua yang telah ia bangun dengan susah payah.

Aksi tendangan kungfu yang dilakukannya dalam laga Elite Pro Academy (EPA) U-20 antara Bhayangkara FC vs Dewa United, Minggu (19/4/2026), telah mencoreng namanya.

Kini karier yang ia rakit berkat doa dan pengorbanan sang ibu berada di ujung tanduk.

Sanksi terberat pun datang dengan cepat. Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, secara tegas menyatakan bahwa pintu tim nasional kini tertutup untuknya.

"Sudah dicoret di timnas, Fadly Alberto Hengga. Dia pemain kunci timnas U-20,“ kata Sumardji.

Kronologi keributan yang terjadi antara Bhayangkara FC U-20 dan Dewa United U-20 melibatkan eks Timnas Indonesia U-17, Fadly Alberto Hengga. (Instagram/@futboll.indonesiaa)
Kronologi keributan yang terjadi antara Bhayangkara FC U-20 dan Dewa United U-20 melibatkan eks Timnas Indonesia U-17, Fadly Alberto Hengga. (Instagram/@futboll.indonesiaa)

Keputusan ini terasa sangat tragis jika melihat kembali perjalanan hidup Fadly. Pemain kelahiran Timika ini dibesarkan oleh seorang ibu tunggal di Bojonegoro yang bekerja serabutan, mulai dari mencuci pakaian hingga merawat anak tetangga, demi mendukung mimpi sang putra.

“Ibu saya mengajak saya ke turnamen di mana pun diadakan, dan saya mulai bermain dengan serius pada usia sembilan tahun dan menjadi bagian dari tim nasional U16 pada usia 15 tahun," cerita Fadly dalam sebuah wawancara dengan AFC.

Semangatnya untuk menjadi pesepakbola professional memang sudah tertanam sejak kecil.

baca juga

“Sejak kecil, saya selalu memegang bola, dan saya selalu merasa memiliki darah pemain bola,” katanya.

Bakatnya yang luar biasa sudah terlihat sejak ia bergabung dengan SSB Sukorejo Putra Bojonegoro saat masih duduk di bangku kelas 2 SD.

Pelatihnya saat itu, Hadi Purwanto, mengenang betapa istimewanya talenta Fadly.

“Permulaan Fadly ikut SSB umur delapan tahun. Jadi ikut latihan tiga kali itu sudah kelihatan talentanya," katanya.

"Mempunyai bakat lebih dari yang lainnya yang seumurannya. Bahkan dia bisa mengimbangi umur di atasnya. Sejak saat itu dia sudah sering ikut turnamen kelompok umur,” terang Hadi Purwanto.

Perjuangan itu akhirnya membuahkan hasil manis saat ia berhasil menjadi bagian dari skuad yang membawa Timnas Indonesia U-17 lolos ke Piala Dunia U-17 2025.

Namun, kini semua pencapaian dan pengorbanan itu terancam sia-sia akibat satu aksi tak terpuji yang bisa mengakhiri kariernya di tim nasional lebih cepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nova Arianto Siapkan Sanksi untuk Pemain Timnas Indonesia U-20 yang Terlibat Keributan EPA

Nova Arianto Siapkan Sanksi untuk Pemain Timnas Indonesia U-20 yang Terlibat Keributan EPA

Bola | Senin, 20 April 2026 | 13:37 WIB

Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum

Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum

Bola | Senin, 20 April 2026 | 13:32 WIB

Dewa United vs Persib Tanpa Penonton, Beckham Putra Ungkap Respon Berkelas

Dewa United vs Persib Tanpa Penonton, Beckham Putra Ungkap Respon Berkelas

Bola | Senin, 20 April 2026 | 13:22 WIB

Hadapi Persib Tanpa Penonton, Pelatih Dewa United Kecewa: Layaknya Aktor, Kami Butuh Penonton!

Hadapi Persib Tanpa Penonton, Pelatih Dewa United Kecewa: Layaknya Aktor, Kami Butuh Penonton!

Bola | Senin, 20 April 2026 | 13:45 WIB

Prediksi Dewa United vs Persib Bandung di Super League Malam Ini

Prediksi Dewa United vs Persib Bandung di Super League Malam Ini

Bola | Senin, 20 April 2026 | 13:05 WIB

Terkini

RUU Perampasan Aset Tetap Dibahas Selama Reses, Komisi III Dapat Lampu Hijau

RUU Perampasan Aset Tetap Dibahas Selama Reses, Komisi III Dapat Lampu Hijau

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 14:41 WIB

Kepala Ditutup Tangan Diborgol, Begini Proses Pemindahan 79 Napi Paling Berbahaya ke Nusakambangan

Kepala Ditutup Tangan Diborgol, Begini Proses Pemindahan 79 Napi Paling Berbahaya ke Nusakambangan

Sulsel | Selasa, 21 Juli 2026 | 14:37 WIB

Kejar Target, DPR Pastikan RUU Hak Cipta Ikut Dibahas Selama Masa Reses

Kejar Target, DPR Pastikan RUU Hak Cipta Ikut Dibahas Selama Masa Reses

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 14:36 WIB

Kisah Nyi Rasmiwaditro: Musisi Gen Z yang Memilih Jalan Abdi Dalem Keraton Yogyakarta

Kisah Nyi Rasmiwaditro: Musisi Gen Z yang Memilih Jalan Abdi Dalem Keraton Yogyakarta

Video | Selasa, 21 Juli 2026 | 14:33 WIB

DPR Setuju Hibah Kapal Induk Italia Umur 40 Tahun: Biaya Rawat Rp101 Miliar, Perbaikan Rp16 Triliun

DPR Setuju Hibah Kapal Induk Italia Umur 40 Tahun: Biaya Rawat Rp101 Miliar, Perbaikan Rp16 Triliun

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 14:29 WIB

Mengapa Greenpeace Desak Batu Bara Keluar dari Daftar Investasi Syariah?

Mengapa Greenpeace Desak Batu Bara Keluar dari Daftar Investasi Syariah?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 14:28 WIB

5 Serum Hanasui untuk Mencerahkan Wajah, Memudarkan Flek Hitam Mulai Rp30 Ribuan

5 Serum Hanasui untuk Mencerahkan Wajah, Memudarkan Flek Hitam Mulai Rp30 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 14:28 WIB

Andai Lionel Messi Memilih Spanyol

Andai Lionel Messi Memilih Spanyol

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 14:26 WIB

Harga Changan Deepal S05 untuk Pasar Indonesia Tembus Rp 500 Jutaan

Harga Changan Deepal S05 untuk Pasar Indonesia Tembus Rp 500 Jutaan

Otomotif | Selasa, 21 Juli 2026 | 14:25 WIB

Disinformasi di Ruang Digital Ancam Demokrasi dan Persatuan Nasional, Puan: Negara Harus Hadir!

Disinformasi di Ruang Digital Ancam Demokrasi dan Persatuan Nasional, Puan: Negara Harus Hadir!

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 14:20 WIB

×