Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.775.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 5.839,785
LQ45 580,916
Srikehati 283,634
JII 352,073
USD/IDR 18.034

IHSG Mulai Nyungsep, Dibuka Merah ke Level 7.560

Achmad Fauzi

Selasa, 21 April 2026 | 09:16 WIB
IHSG Mulai Nyungsep, Dibuka Merah ke Level 7.560
Layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta[Suara.com/Alfian Winanto]
  • Indeks Harga Saham Gabungan merosot 0,45 persen ke level 7.560 pada awal perdagangan Selasa, 21 April 2026.
  • Aktivitas perdagangan mencatatkan volume 3,92 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp1,46 triliun di Bursa Efek.
  • Samuel Sekuritas memproyeksikan potensi penguatan IHSG didorong oleh sentimen positif pasar regional meski terdapat tekanan global.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) nyungsep pada awal perdagangan Selasa, 21 April 2026. IHSG merosot 0,45 persen ke level 7.560.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.06 WIB, IHSG masih terus terjungkal 0,70 persen ke level 7.541

Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 3,92 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,46 triliun, serta frekuensi sebanyak 216.700 kali.

Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 223 saham bergerak naik, sedangkan 320 saham mengalami penurunan, dan 416 saham tidak mengalami pergerakan.

Layar menampilkan pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (30/12/2024). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym.]
Layar menampilkan pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (30/12/2024). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym.]

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, LCKM, BOBA, WBSA, DEFI, BABY, BIPP, KOBX, BOGA.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, IDEA, DSSA, GMTD, TCPI, RUNS, BAIK, BREN, FAST, POLU.

Proyeksi IHSG

IHSG diproyeksikan menguat pada perdagangan hari ini, Selasa (21/4/2026), seiring sentimen positif dari pasar regional meski Wall Street ditutup melemah, dikutip dari riset Samuel Sekuritas.

Dalam risetnya, Samuel Sekuritas mencatat indeks Dow Jones Industrial Average turun tipis 0,01 persen, sementara S&P 500 melemah 0,24 persen dan Nasdaq Composite terkoreksi 0,26% pada perdagangan Senin (20 April).

Pelemahan tersebut terjadi setelah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, yang sekaligus mengakhiri tren penguatan panjang Nasdaq selama 13 hari berturut-turut.

Di sisi lain, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun tercatat naik 0,07 persen ke level 4,251 persen. Sementara itu, indeks dolar AS cenderung stagnan di level 98,10.

Meski tekanan datang dari global, Samuel Sekuritas melihat peluang penguatan pada IHSG didorong oleh pergerakan positif di bursa regional.

Berdasarkan data, indeks kawasan Asia menunjukkan kinerja variatif dengan kecenderungan menguat, seperti Straits Times Index yang naik 0,1%, meskipun indeks lain seperti STOXX dan EIDO mengalami pelemahan.

Dari sisi komoditas, harga energi dan bahan baku menunjukkan pergerakan campuran. Harga minyak Brent Crude melonjak 5,6% ke level US$95 per barel, sementara emas terkoreksi tipis ke US$4.821 per troy ons.

Adapun nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp17.170 per dolar AS atau melemah tipis 0,1 persen.

Samuel Sekuritas juga menyoroti sejumlah sentimen dari emiten yang berpotensi memengaruhi pergerakan pasar, di antaranya aksi buyback oleh UNTR senilai Rp2 triliun, pembagian dividen BNII sebesar Rp580 miliar, serta TOBA yang tetap membagikan dividen meski mencatatkan kerugian.

Sementara itu, aktivitas investor asing pada perdagangan sebelumnya mencatatkan aksi beli bersih pada saham BREN, TLKM, dan BRMS. Sebaliknya, aksi jual bersih terjadi pada BBRI, BUMI, dan BULL.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perang Terus Berlangsung, Wall Street Kembali Merosot

Perang Terus Berlangsung, Wall Street Kembali Merosot

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 07:39 WIB

Saham BULL Masuk Rekomendasi saat IHSG Terancam Koreksi Hari Ini

Saham BULL Masuk Rekomendasi saat IHSG Terancam Koreksi Hari Ini

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 07:34 WIB

MSCI Masih 'Gembok' Saham Indonesia di Indeks Global, Ancaman Downgrade Masih Menghantui?

MSCI Masih 'Gembok' Saham Indonesia di Indeks Global, Ancaman Downgrade Masih Menghantui?

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 07:24 WIB

Terkini

Emiten Farmasi MDLA Perkuat Bisnis Berkelanjutan, Gunakan Mobil Listrik

Emiten Farmasi MDLA Perkuat Bisnis Berkelanjutan, Gunakan Mobil Listrik

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:30 WIB

Orang Kaya Tak Wajib Serok Surat Utang Danantara, Siapa yang Beli?

Orang Kaya Tak Wajib Serok Surat Utang Danantara, Siapa yang Beli?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:23 WIB

Perbaiki Arus Kas, Begini Strategi Emiten PPRO

Perbaiki Arus Kas, Begini Strategi Emiten PPRO

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:46 WIB

Dana Asing Keluar Lagi Rp 3,71 T Hari Ini, BBCA dan TPIA Jadi Sasaran

Dana Asing Keluar Lagi Rp 3,71 T Hari Ini, BBCA dan TPIA Jadi Sasaran

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:32 WIB

Badai PHK di Industri Tambang Akibat Pemangkasan RKAB, Kementerian ESDM Buka Suara

Badai PHK di Industri Tambang Akibat Pemangkasan RKAB, Kementerian ESDM Buka Suara

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:23 WIB

Harga Bakal Naik, MinyaKita Mulai Langka

Harga Bakal Naik, MinyaKita Mulai Langka

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:17 WIB

Cerita Minuman Herbal KWT Mentari yang Jadi Jamuan di Pesta Pernikahan Anak Jokowi

Cerita Minuman Herbal KWT Mentari yang Jadi Jamuan di Pesta Pernikahan Anak Jokowi

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:11 WIB

Terendah dalam 6 Tahun, Purbaya Akui Surplus Neraca Perdagangan Susut Imbas Impor BBM

Terendah dalam 6 Tahun, Purbaya Akui Surplus Neraca Perdagangan Susut Imbas Impor BBM

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:03 WIB

Benarkah Independensi BI Hilang Akibat UU P2SK?

Benarkah Independensi BI Hilang Akibat UU P2SK?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 17:41 WIB

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Masyarakat Panik Banyak Tarik Uang di Bank?

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Masyarakat Panik Banyak Tarik Uang di Bank?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 16:50 WIB