Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.340,020
LQ45 636,637
Srikehati 310,704
JII 381,030
USD/IDR 17.904

Perang Terus Berlangsung, Wall Street Kembali Merosot

Achmad Fauzi

Selasa, 21 April 2026 | 07:39 WIB
Perang Terus Berlangsung, Wall Street Kembali Merosot
Bursa Saham Wall Street New York AS
baca 10 detik
  • Indeks utama Wall Street melemah pada 20 April 2026 akibat meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran.
  • Dow Jones mengakhiri tren penguatan selama 13 hari, sementara harga minyak dunia melonjak tajam setelah peristiwa penyitaan kapal.
  • Russell 2000 justru mencetak rekor penutupan baru dan sektor perangkat lunak mencatatkan kenaikan di tengah kondisi pasar tersebut.

Suara.com - Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street anjlok pada perdagangan, Senin, 20 April 2026. Semua indeks utama Wall Street mengalami kemerosotan tipis.

Seperti dilansir CNBC, Selasa, 21 April 2026, Indeks S&P 500 tercatat turun 0,24 persen dan ditutup di level 7.109.

Sementara itu, Dow Jones Industrial Average melemah 0,26 persen ke posisi 24.404 sekaligus mengakhiri tren penguatan selama 13 hari berturut-turut yang merupakan reli terpanjang sejak 1992.

Di sisi lain, Nasdaq Composite relatif stagnan dengan penurunan tipis 0,01 persen atau 4,87 poin ke level 49.442.

Berbeda dengan indeks utama, Russell 2000 justru menguat 0,58 persen menjadi 2.792 dan mencetak rekor penutupan baru, bahkan sempat menyentuh level intraday tertinggi sepanjang masa.

Ilustrasi perdagangan saham Wall Street. [Unsplash].
Ilustrasi perdagangan saham Wall Street. [Unsplash].

Pelaku pasar disebut masih kesulitan mengantisipasi skenario terburuk dari konflik tersebut, terutama di tengah reli saham yang sebelumnya membawa indeks mendekati level tertinggi sepanjang masa.

"Perang dengan Iran kini telah menjadi masa lalu bagi pasar," kata David Wagner, kepala ekuitas dan manajer portofolio di Aptus Capital Advisors, kepada CNBC.

Dari sisi sektoral, saham perangkat lunak mencatatkan kenaikan, tercermin dari penguatan iShares Expanded Tech-Software Sector ETF (IGV) yang naik lebih dari 1%.

Ketegangan meningkat setelah Presiden Donald Trump menyatakan bahwa AS telah menembaki dan menyita kapal kargo berbendera Iran di Teluk Oman. Langkah ini diambil setelah Iran menolak bergabung dalam perundingan damai lanjutan di Pakistan.

baca juga

Kapal tersebut, menurut Trump, berada di bawah sanksi Departemen Keuangan AS karena riwayat aktivitas ilegal. “Kami memiliki kendali penuh atas kapal tersebut, dan sedang memeriksa apa yang ada di dalamnya!” tulis Trump di Truth Social.

Trump juga mengancam akan menghancurkan infrastruktur vital Iran jika negara tersebut tidak menyetujui kesepakatan dengan AS. Adapun gencatan senjata antara kedua negara dijadwalkan berakhir dalam waktu dekat.

Seiring meningkatnya tensi, harga minyak dunia langsung melonjak. Kontrak berjangka West Texas Intermediate ditutup naik 6,87% ke level 89,61 dolar AS per barel. Sementara Brent Crude menguat 5,64 persen menjadi 95,48 dolar AS per barel.

Padahal, pada pekan sebelumnya Wall Street mencatatkan kinerja positif, dengan S&P 500 dan Nasdaq menyentuh rekor tertinggi setelah adanya gencatan senjata antara Iran dan Lebanon. Saat itu, Iran juga sempat menyatakan bahwa jalur pelayaran di Selat Hormuz telah kembali dibuka.

Namun, kondisi kembali berubah setelah laporan media pemerintah Iran menyebutkan bahwa AS tidak memenuhi kewajibannya, sehingga pembatasan lalu lintas kapal di jalur strategis tersebut kembali diberlakukan.

Meski demikian, Wagner menilai reli pasar saham masih berpotensi berlanjut dalam waktu dekat.

"Banyak orang menyerukan semacam penyesuaian valuasi, karena mereka percaya bahwa pasar sangat mahal selama beberapa tahun terakhir. Saya sama sekali tidak percaya itu benar," katanya.

"Kisah pendapatan S&P 500 jelas memberikan pasar semacam perlindungan atau daya dorong untuk naik lebih tinggi. Saya pikir sebenarnya ada prospek yang cukup baik untuk pengembalian pasar saham dalam waktu dekat berdasarkan ekspansi valuasi dan pertumbuhan pendapatan," tambah Wagner.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wall Street Mulai Anjlok Lagi Setelan Tensi Peran Memanas Lagi

Wall Street Mulai Anjlok Lagi Setelan Tensi Peran Memanas Lagi

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 08:38 WIB

Wall Street Pecah Rekor di Tengah Harapan Damainya Perang, Berimbas ke IHSG?

Wall Street Pecah Rekor di Tengah Harapan Damainya Perang, Berimbas ke IHSG?

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 07:37 WIB

Investor Masa Bodoh dengan Perang, Wall Street Terus Meluncur Naik

Investor Masa Bodoh dengan Perang, Wall Street Terus Meluncur Naik

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 07:16 WIB

Terkini

Pasang Rating BBRI Jadi Overweight, Ini Alasan JPMorgan Berikan Sinyal Positif

Pasang Rating BBRI Jadi Overweight, Ini Alasan JPMorgan Berikan Sinyal Positif

Kalbar | Rabu, 22 Juli 2026 | 10:55 WIB

John Herdman Kemungkinan Coret Mauro Zijlstra Jelang Piala AFF 2026, Kenapa?

John Herdman Kemungkinan Coret Mauro Zijlstra Jelang Piala AFF 2026, Kenapa?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 10:53 WIB

Prabowo Beri Peringatan Keras ke Perwira Baru: Makanmu Dari Rakyat!

Prabowo Beri Peringatan Keras ke Perwira Baru: Makanmu Dari Rakyat!

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 10:49 WIB

Nonton Bioskop Berdua Tidak Boros! BRI Bagi-Bagi Promo Beli 1 Dapat 2 di Cinepolis

Nonton Bioskop Berdua Tidak Boros! BRI Bagi-Bagi Promo Beli 1 Dapat 2 di Cinepolis

Bri | Rabu, 22 Juli 2026 | 10:48 WIB

Perang Lagi Panas-panasnya, Amerika Serikat Krisis Rudal Lawan Iran

Perang Lagi Panas-panasnya, Amerika Serikat Krisis Rudal Lawan Iran

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 10:48 WIB

Bitcoin hingga XRP Menguat, Indeks CFX10 Melesat 1,07 Persen

Bitcoin hingga XRP Menguat, Indeks CFX10 Melesat 1,07 Persen

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 10:46 WIB

NewJeans Rayakan Anniversary ke-4, Isyaratkan Comeback dengan Formasi Baru

NewJeans Rayakan Anniversary ke-4, Isyaratkan Comeback dengan Formasi Baru

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 10:45 WIB

Warna Lipstik Implora Apa yang Cocok untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang? Ini 8 Shade Terbaik

Warna Lipstik Implora Apa yang Cocok untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang? Ini 8 Shade Terbaik

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 10:44 WIB

JPMorgan Berikan Validasi Atas BBRI, Kualitas Aset Membaik

JPMorgan Berikan Validasi Atas BBRI, Kualitas Aset Membaik

Kaltim | Rabu, 22 Juli 2026 | 10:44 WIB

Misi Besar Menyulap Lampung Menjadi Raksasa Ekonomi Syariah Sumatera

Misi Besar Menyulap Lampung Menjadi Raksasa Ekonomi Syariah Sumatera

Lampung | Rabu, 22 Juli 2026 | 10:40 WIB

×