MSCI Masih 'Gembok' Saham Indonesia di Indeks Global, Ancaman Downgrade Masih Menghantui?

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Selasa, 21 April 2026 | 07:24 WIB
MSCI Masih 'Gembok' Saham Indonesia di Indeks Global, Ancaman Downgrade Masih Menghantui?
Ilustarsi [Suara.com/Ist/MSCI-Gemini]
baca 10 detik
  • MSCI memutuskan tetap mempertahankan pembatasan saham Indonesia dalam tinjauan indeks periode Mei 2024 guna mengevaluasi efektivitas reformasi pasar.
  • Pemerintah Indonesia telah mempercepat reformasi transparansi data dan aturan batas minimum saham publik untuk meningkatkan likuiditas pasar modal.
  • Selama masa evaluasi hingga Juni mendatang, MSCI membekukan penambahan bobot serta tidak menyertakan saham baru dalam indeks tersebut.

Suara.com - Penyedia indeks global, MSCI, mengumumkan keputusan terbaru yang cukup krusial bagi pasar modal tanah air. Adapun, MSCI menyatakan, akan tetap mempertahankan pembatasan (curbs) terhadap saham Indonesia dalam tinjauan indeks periode Mei 2024.

Langkah ini diambil meskipun pemerintah dan otoritas bursa telah meluncurkan berbagai reformasi transparansi pasar untuk meningkatkan kepercayaan investor.

MSCI menegaskan bahwa pihaknya masih mengevaluasi efektivitas dari kebijakan baru yang diumumkan oleh Indonesia.

Guna merespons tekanan tersebut, Indonesia sebenarnya telah mempercepat reformasi pasar modal sebelum tenggat waktu tinjauan Mei. Beberapa langkah strategis yang diambil meliputi transparansi data, perilisan data pemegang saham yang lebih mendetail.

Lalu, aturan Free Float mengenai ambang batas minimum saham publik (free float) yang dapat diperdagangkan menjadi 15 persen untuk meningkatkan likuiditas dan mencegah manipulasi harga.

Namun, MSCI menyatakan masih memerlukan waktu untuk meninjau cakupan, konsistensi, dan efektivitas dari sumber data baru serta langkah regulasi tersebut. Update selanjutnya dijadwalkan akan dirilis pada tinjauan bulan Juni mendatang.

Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]

Selama masa evaluasi ini, MSCI akan terus membekukan penambahan bobot faktor inklusi asing (foreign inclusion factors) dan jumlah saham untuk sekuritas Indonesia.

Artinya, tidak akan ada saham Indonesia baru yang dimasukkan ke dalam indeks investable market. Tidak ada kenaikan kelas (upward migration) bagi emiten, seperti perpindahan dari indeks small-cap ke indeks standar.

Selain itu, MSCI akan menghapus sekuritas yang ditandai oleh otoritas Indonesia di bawah kerangka kerja baru, sesuai dengan prosedur pasar global lainnya.

baca juga

"Pendekatan ini dirancang untuk membatasi risiko perputaran indeks (turnover) dan risiko keterinvestasian, sembari memberikan waktu untuk evaluasi lebih lanjut terhadap reformasi yang baru diumumkan," tulis pernyataan resmi MSCI dilansir Reuters, Selasa (21/4/2026).

Keputusan MSCI ini muncul hanya seminggu setelah kompetitornya, FTSE Russell, memilih untuk tetap mempertahankan klasifikasi Indonesia sebagai Secondary Emerging Market. FTSE menyatakan tidak mempertimbangkan Indonesia untuk masuk dalam daftar pantauan (watch list) penurunan status dan akan memberikan konfirmasi lebih lanjut menjelang tinjauan indeks Juni mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kunjungan Kerja ke AS, Purbaya Yakin Dana Asing Bakal Lebih Banyak Masuk Indonesia

Kunjungan Kerja ke AS, Purbaya Yakin Dana Asing Bakal Lebih Banyak Masuk Indonesia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:56 WIB

Temui 18 Investor Besar di AS, Purbaya: Mereka Bingung Kenapa Kita Tumbuh Cepat

Temui 18 Investor Besar di AS, Purbaya: Mereka Bingung Kenapa Kita Tumbuh Cepat

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:41 WIB

Di Balik Transaksi Jumbo Grup Bakrie Akumulasi Saham BIPI

Di Balik Transaksi Jumbo Grup Bakrie Akumulasi Saham BIPI

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:29 WIB

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:38 WIB

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:12 WIB

Dihantam Aksi Jual, IHSG Terkapar ke Level 7.623

Dihantam Aksi Jual, IHSG Terkapar ke Level 7.623

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 17:15 WIB

Terkini

Mantan Pejabat Bareskrim Dilaporkan Tipu Investasi Tambang Rp58,5 Miliar, Kini Disidik

Mantan Pejabat Bareskrim Dilaporkan Tipu Investasi Tambang Rp58,5 Miliar, Kini Disidik

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:49 WIB

Pemerintah Kembali Cari Utang ke China, Targetkan Raup 1,5 Miliar Dolar AS lewat Panda Bond

Pemerintah Kembali Cari Utang ke China, Targetkan Raup 1,5 Miliar Dolar AS lewat Panda Bond

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:49 WIB

Bahlil Ancam Stop Ekspor Gas ke Negara yang Olok-olok Indonesia

Bahlil Ancam Stop Ekspor Gas ke Negara yang Olok-olok Indonesia

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:49 WIB

OJK Akui Pakai Jasa Influencer Sebar Informasi Soal Strategi Hadapi MSCI

OJK Akui Pakai Jasa Influencer Sebar Informasi Soal Strategi Hadapi MSCI

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:43 WIB

Panduan Pakai Bedak Padat Viva dan Cara Pilih Shade-nya untuk Kulit

Panduan Pakai Bedak Padat Viva dan Cara Pilih Shade-nya untuk Kulit

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:43 WIB

Ngaku Pegawai Kemenkumham, Pria di Palembang Tipu Korban Rp250 Juta demi Lulus CPNS

Ngaku Pegawai Kemenkumham, Pria di Palembang Tipu Korban Rp250 Juta demi Lulus CPNS

Sumsel | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:39 WIB

Kartu Kredit Bukan Penghasilan Tambahan, Kenali Risiko Salah Kelola Limit

Kartu Kredit Bukan Penghasilan Tambahan, Kenali Risiko Salah Kelola Limit

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:38 WIB

BPBD Peringatkan Ancaman Rob di Jakarta, Puncak Pasang Laut Siang Hari

BPBD Peringatkan Ancaman Rob di Jakarta, Puncak Pasang Laut Siang Hari

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:34 WIB

Toffin Indonesia Jangkau 3.000 Peserta di 30 Kota Lewat Program Pengembangan F&B

Toffin Indonesia Jangkau 3.000 Peserta di 30 Kota Lewat Program Pengembangan F&B

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:34 WIB

KPK Telusuri Aliran Uang Rp19 Miliar, Anak dan Suami Fadia Arafiq Diperiksa

KPK Telusuri Aliran Uang Rp19 Miliar, Anak dan Suami Fadia Arafiq Diperiksa

Jawa Tengah | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:33 WIB

×