Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.595.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.015

Industri Hulu Migas Perkuat Kontribusi, Dorong Penguatan Kapasitas Nasional

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Selasa, 21 April 2026 | 11:18 WIB
Industri Hulu Migas Perkuat Kontribusi, Dorong Penguatan Kapasitas Nasional
Media Briefing bertajuk “Kontribusi Sektor Migas Bagi Indonesia”, di Jakarta beberapa saat lalu (Dok: IPA)

Suara.com - Menjelang penyelenggaraan IPA Convention & Exhibition (IPA Convex) ke-50, pelaku industri di sektor hulu minyak dan gas bumi (migas) menegaskan peran strategisnya dalam mendukung swasembada energi nasional, penguatan kapasitas nasional, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasi.

Kepala Divisi Formalitas SKK Migas, George N.M. Simanjuntak, menyampaikan bahwa kontribusi industri hulu migas tidak hanya tercermin melalui produksi energi dan penerimaan negara, tetapi juga melalui berbagai instrumen ekonomi dan sosial yang saling melengkapi, mulai dari Dana Bagi Hasil (DBH), multiplier effect ekonomi, hingga Program Pelibatan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM).

“Selama ini kontribusi industri hulu migas sering dilihat hanya dari sisi penerimaan negara. Padahal, jika dilihat secara utuh, terdapat DBH bagi daerah, efek berganda terhadap perekonomian lokal dan nasional, penguatan rantai pasok dalam negeri, serta PPM yang berperan strategis dalam menjaga keberlanjutan operasi. PPM harus dipahami setara dengan instrumen kontribusi lainnya, sebagai investasi sosial jangka panjang,” ujar George dalam Media Briefing bertajuk “Kontribusi Sektor Migas Bagi Indonesia”, di Jakarta, Selasa (27/1/2026).

George menjelaskan bahwa SKK Migas saat ini tengah melakukan transformasi menyeluruh terhadap pendekatan PPM, dari yang sebelumnya didominasi bantuan sesaat menjadi investasi sosial strategis yang terencana, terukur, dan berdampak jangka panjang. Berdasarkan kajian akademis, sekitar 57 persen program PPM sebelumnya masih bersifat filantropi atau donasi jangka pendek, sehingga belum sepenuhnya mendorong kemandirian masyarakat secara berkelanjutan.

“Pendekatan lama tidak lagi cukup menjawab dinamika sosial masyarakat yang semakin kompleks di sekitar wilayah operasi. Karena itu, PPM kami dorong menjadi bagian dari siklus operasi hulu migas, sejajar dengan aspek teknis dan bisnis, untuk memperkuat social license to operate dan keberlanjutan pasokan energi,” tegasnya.

Transformasi PPM dilakukan melalui perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan program yang lebih sistematis dengan pendekatan Logical Framework Analysis (LFA), serta diperkuat dengan penambahan pilar strategis tata kelola dan penguatan kelembagaan. Pendekatan ini didukung oleh social and business mapping agar program tepat sasaran, selaras dengan prioritas pembangunan daerah, dan berorientasi pada kemandirian masyarakat, khususnya di wilayah ring-1 yang paling terdampak aktivitas hulu migas.

Perubahan paradigma tersebut, lanjut George, sejalan dengan arah kebijakan nasional, termasuk Asta Cita Presiden Prabowo yang menekankan pentingnya ketahanan dan kemandirian energi, sekaligus pemerataan manfaat pembangunan hingga ke daerah.

Sementara itu, Chairperson of IPA Supply Chain Committee, Kenneth Gunawan, menekankan pentingnya penguatan kapasitas nasional melalui optimalisasi rantai pasok dalam negeri. Ia menyebutkan bahwa perusahaan dalam negeri kini memegang peran signifikan dalam rantai pasok sektor hulu migas, sementara keterlibatan perusahaan modal asing dibatasi pada komoditas tertentu yang membutuhkan teknologi dan pengalaman tinggi.

“KKKS secara aktif melakukan assessment, pengujian produk dalam negeri, serta pelaksanaan pilot project bersama SKK Migas untuk meningkatkan kapabilitas penyedia barang dan jasa nasional. Upaya ini menciptakan multiplier effect ekonomi yang signifikan bagi daerah dan nasional,” ujar Kenneth. Ia menambahkan tantangan utama masih berkaitan dengan kendala operasional dan keterbatasan pembiayaan proyek berskala besar yang berjalan simultan.

Kenneth menegaskan sektor hulu migas tetap memiliki peran krusial dalam menopang perekonomian dan ketahanan energi Indonesia, terutama di tengah fase transisi energi.

“Industri hulu migas berada pada fase penting untuk memastikan pasokan energi yang andal dan terjangkau, sembari mendukung agenda transisi energi. Kolaborasi erat antara pemerintah, industri, dan pemangku kepentingan menjadi kunci agar kontribusi sektor ini tetap optimal dan berkelanjutan,” ujar Marjolijn.

Ia menambahkan IPA Convex ke-50 tidak hanya menjadi ajang industri, tetapi juga platform dialog nasional untuk menunjukkan secara transparan kontribusi sektor hulu migas terhadap perekonomian, investasi, transfer pengetahuan, pembangunan daerah, dan ketahanan energi nasional.

“Menjaga keseimbangan antara pemenuhan kebutuhan energi dan agenda transisi energi akan menentukan keberlanjutan sektor hulu migas dan pencapaian swasembada energi Indonesia ke depan,” tutupnya. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TNI AL Latih UMKM Pesisir Olah Hasil Laut dan Kedelai, Dorong Kemandirian Ekonomi

TNI AL Latih UMKM Pesisir Olah Hasil Laut dan Kedelai, Dorong Kemandirian Ekonomi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 07:54 WIB

Dukung Resiliensi UMKM di Era Perubahan, Shopee & JNE Gelar Pelatihan Bagi Puluhan Pengusaha Lokal

Dukung Resiliensi UMKM di Era Perubahan, Shopee & JNE Gelar Pelatihan Bagi Puluhan Pengusaha Lokal

News | Kamis, 09 April 2026 | 17:47 WIB

BRI Salurkan KUR Rp31,42 Triliun, Dorong Pertumbuhan UMKM dan Ekonomi Kerakyatan

BRI Salurkan KUR Rp31,42 Triliun, Dorong Pertumbuhan UMKM dan Ekonomi Kerakyatan

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 16:09 WIB

CIMB Niaga Bidik Nasabah Pelaku Usaha dari UMKM hingga Korporasi

CIMB Niaga Bidik Nasabah Pelaku Usaha dari UMKM hingga Korporasi

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 12:50 WIB

BRI Dorong UMKM Desa Hendrosari Lewat Program Desa BRILiaN dan Wisata Lontar Sewu

BRI Dorong UMKM Desa Hendrosari Lewat Program Desa BRILiaN dan Wisata Lontar Sewu

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 12:11 WIB

BRI Perkuat UMKM: Dari Modal Rp250 Ribu, Usaha Kuliner Ayam Panggang Bu Setu Sudah Bergulir 35 Tahun

BRI Perkuat UMKM: Dari Modal Rp250 Ribu, Usaha Kuliner Ayam Panggang Bu Setu Sudah Bergulir 35 Tahun

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:38 WIB

Terkini

Purbaya Bantah Isu Banyak Perusahaan Bangkrut Gegara Ekonomi Lesu, Ini Buktinya

Purbaya Bantah Isu Banyak Perusahaan Bangkrut Gegara Ekonomi Lesu, Ini Buktinya

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 17:17 WIB

Cegah Kebocoran Cukai, Purbaya Siapkan Mesin Canggih Pendeteksi Produksi Rokok

Cegah Kebocoran Cukai, Purbaya Siapkan Mesin Canggih Pendeteksi Produksi Rokok

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:52 WIB

Stok Minyak Dunia Menipis, OPEC+ Mau Tambah Produksi: Harga Siap Melonjak?

Stok Minyak Dunia Menipis, OPEC+ Mau Tambah Produksi: Harga Siap Melonjak?

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:24 WIB

BTN Sukses Tekan Rasio Kredit Bermasalah, Transformasi Loan Factory Perkuat Kualitas Kredit Baru

BTN Sukses Tekan Rasio Kredit Bermasalah, Transformasi Loan Factory Perkuat Kualitas Kredit Baru

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:18 WIB

Berawal dari Keterbatasan, Kini Omzet UMKM Ini Meroket Berlipat

Berawal dari Keterbatasan, Kini Omzet UMKM Ini Meroket Berlipat

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:13 WIB

Transaksi Syariah Bank Mega Syariah Melonjak 89 Persen, Ini Pendorongnya

Transaksi Syariah Bank Mega Syariah Melonjak 89 Persen, Ini Pendorongnya

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:00 WIB

Purbaya Targetkan Penerimaan Pajak Tumbuh 20,5 Persen di 2026

Purbaya Targetkan Penerimaan Pajak Tumbuh 20,5 Persen di 2026

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 15:42 WIB

Purbaya Bingung Ekonomi RI Dibilang Masuk Masa Resesi

Purbaya Bingung Ekonomi RI Dibilang Masuk Masa Resesi

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 15:24 WIB

8 Pinjol Masuk Pengawasan Khusus, Izin Usaha Terancam Dicabut

8 Pinjol Masuk Pengawasan Khusus, Izin Usaha Terancam Dicabut

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 15:16 WIB

Analis: Isu Pergantian Gubernur BI Picu Kekhawatiran Investor Global, Risikonya Besar

Analis: Isu Pergantian Gubernur BI Picu Kekhawatiran Investor Global, Risikonya Besar

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 14:17 WIB