Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.850.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.561,329
LQ45 749,027
Srikehati 347,294
JII 525,953
USD/IDR 17.184

Bulog Siapkan Gudang Baru, 88 Titik Sudah Clear dari Target 100 Lokasi

Dythia Novianty | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Selasa, 21 April 2026 | 14:19 WIB
Bulog Siapkan Gudang Baru, 88 Titik Sudah Clear dari Target 100 Lokasi
Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani di Jakarta, Selasa (21/4/2026). [Suara.com/Fakhri]
  • Perum Bulog menargetkan pembangunan gudang baru di 100 lokasi, dengan 88 titik telah dinyatakan siap pada April 2026.
  • Pembangunan gudang disesuaikan dengan tipologi dan potensi komoditas pangan di masing-masing daerah untuk mengoptimalkan penyimpanan hasil panen petani.
  • Pelaksanaan proyek masih menunggu finalisasi teknis di 12 wilayah tersisa serta persetujuan resmi dari pemerintah dan kementerian terkait.

Suara.com - Perum Bulog berencana melakukan pembangunan gudang baru di berbagai daerah. Hingga kini, sebanyak 88 titik telah dinyatakan clear and clean dari total target 100 lokasi.

Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan, progres tersebut masih dalam tahap pembahasan teknis sebelum masuk ke tahap pembangunan fisik di lapangan.

"Itu kan lagi dirapatin. Rapat teknis ini. Kami hari ini kalau kami sudah clear 88 titik nih. Sudah clear and clean. Tinggal 12 titik lagi nih," kata Rizal kepada wartawan, Selasa (21/4/2026).

Ia menjelaskan, 12 titik sisanya masih dalam proses finalisasi di tingkat kabupaten/kota. Targetnya, seluruh lokasi tersebut bisa segera ditetapkan agar pembangunan gudang dapat dilakukan secara menyeluruh.

"12 kabupaten/kota, ya. Yang belum clear. Kan targetnya 100, makanya dirapatin dulu teknis ini. Biar selesai jadi 100 totalnya," ujarnya.

Rizal menegaskan, gudang yang akan dibangun tidak bersifat seragam. Pembangunan disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi masing-masing wilayah.

 Pekerja mengangkut beras saat bongkar muat di gudang Bulog. [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/rwa]
Pekerja mengangkut beras saat bongkar muat di gudang Bulog. [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/rwa]

"Jadi, mengikuti tipologi wilayah masing-masing. Kalau potensinya dia jagung, ya jagung yang dibangun di sana infrastrukturnya. Kalau potensinya di sana padi ataupun gabah, gudang padi yang kita bangun dengan RMU-nya," jelasnya.

Ia mencontohkan, di daerah dengan produksi besar seperti Grobogan, pembangunan gudang baru menjadi penting karena kapasitas penyimpanan saat ini tidak lagi mampu menampung hasil panen petani.

Sementara di wilayah kepulauan seperti Natuna dan Anambas, pembangunan difokuskan pada gudang logistik karena tidak memiliki lahan sawah.

"Di Natuna itu kan nggak ada sawah, ya. Oleh karena itu, dia perlu gudang doang," ucap Rizal.

Selain gudang, sejumlah lokasi juga akan dilengkapi fasilitas pendukung seperti dryer, mesin penggilingan (rice milling unit), hingga alat packaging, tergantung pada komoditas unggulan daerah tersebut.

Sebelum pembangunan dimulai, seluruh rencana masih menunggu persetujuan pemerintah serta pertimbangan teknis dari Kementerian Pertanian dan Kementerian Pekerjaan Umum.

"Lah, kita kan harus persetujuan dari beliau dulu. Setelah diketok palu disetujui oleh Kemenko Pangan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cadangan Beras Pemerintah Tembus 4 Juta Ton

Cadangan Beras Pemerintah Tembus 4 Juta Ton

Bisnis | Sabtu, 14 Maret 2026 | 21:32 WIB

Program Motis 2026 Angkut 11.900 Motor dan 28 Ribu Penumpang

Program Motis 2026 Angkut 11.900 Motor dan 28 Ribu Penumpang

Foto | Jum'at, 13 Maret 2026 | 12:27 WIB

Bulog: Stok Beras dan Minyak Goreng Aman hingga Akhir 2026

Bulog: Stok Beras dan Minyak Goreng Aman hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2026 | 20:57 WIB

Jelang Panen Raya, KBI Perkuat Sistem Resi Gudang untuk Tahan Harga Gabah

Jelang Panen Raya, KBI Perkuat Sistem Resi Gudang untuk Tahan Harga Gabah

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2026 | 09:45 WIB

Pemerintah Ekspor 2.280 Ton Beras ke Arab Saudi untuk Jemaah Haji Indonesia

Pemerintah Ekspor 2.280 Ton Beras ke Arab Saudi untuk Jemaah Haji Indonesia

Video | Kamis, 05 Maret 2026 | 16:00 WIB

Bos Bulog Jamin Beras yang Diekspor untuk Jamaah Haji Berkualitas Super Premium

Bos Bulog Jamin Beras yang Diekspor untuk Jamaah Haji Berkualitas Super Premium

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 20:15 WIB

Terkini

Purbaya di Depan Investor Global: Pertumbuhan RI Tak Hanya Stabil, Tapi Juga Akan Lebih Produktif

Purbaya di Depan Investor Global: Pertumbuhan RI Tak Hanya Stabil, Tapi Juga Akan Lebih Produktif

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 13:43 WIB

Telkom Dorong Perempuan Ambil Peran di Garis Depan Kepemimpinan untuk Kesetaraan Gender

Telkom Dorong Perempuan Ambil Peran di Garis Depan Kepemimpinan untuk Kesetaraan Gender

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 12:47 WIB

Gaduh PPN Jalan Tol, Anak Buah Menkeu Purbaya Bilang Begini

Gaduh PPN Jalan Tol, Anak Buah Menkeu Purbaya Bilang Begini

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 12:40 WIB

Raja Jalan Tol Gugat Hary Tanoe Rp119 T, Emiten CMNP Berkirim Surat ke KY

Raja Jalan Tol Gugat Hary Tanoe Rp119 T, Emiten CMNP Berkirim Surat ke KY

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 12:31 WIB

PPN Jalan Tol dan Harga BBM Naik: Mengapa Napas Kelas Menengah RI Semakin Sesak?

PPN Jalan Tol dan Harga BBM Naik: Mengapa Napas Kelas Menengah RI Semakin Sesak?

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 12:07 WIB

MKI dan CIGRE Bahas Teknologi HVDC untuk Interkoneksi Listrik Hijau

MKI dan CIGRE Bahas Teknologi HVDC untuk Interkoneksi Listrik Hijau

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 11:37 WIB

Industri Hulu Migas Perkuat Kontribusi, Dorong Penguatan Kapasitas Nasional

Industri Hulu Migas Perkuat Kontribusi, Dorong Penguatan Kapasitas Nasional

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 11:18 WIB

OJK Targetkan ETF Emas Meluncur Tahun Ini, Simak Bocorannya

OJK Targetkan ETF Emas Meluncur Tahun Ini, Simak Bocorannya

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 10:49 WIB

Kurs Rupiah Menguat, Tapi Masih di Level Rp17.000 per Dolar AS Gegara Hal Ini

Kurs Rupiah Menguat, Tapi Masih di Level Rp17.000 per Dolar AS Gegara Hal Ini

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 10:43 WIB

Pegadaian Borong 2 Penghargaan di Indonesia WOW Brand 2026

Pegadaian Borong 2 Penghargaan di Indonesia WOW Brand 2026

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 10:39 WIB