World Bank Minta Maaf ke Purbaya Buntut Salah Proyeksi Ekonomi RI

Dicky Prastya

Selasa, 21 April 2026 | 18:37 WIB
World Bank Minta Maaf ke Purbaya Buntut Salah Proyeksi Ekonomi RI
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. [Antara]
baca 10 detik
  • World Bank meminta maaf kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 yang terlalu rendah.
  • Permintaan maaf disampaikan saat kunjungan kerja ke Amerika Serikat setelah World Bank menerbitkan laporan East Asia and Pacific Economic Update.
  • Pemerintah Indonesia optimistis kondisi ekonomi tetap kuat karena telah melakukan reformasi birokrasi dan kebijakan fiskal sebelum terjadi ketidakpastian global.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengklaim kalau World Bank alias Bank Dunia sudah meminta maaf soal rendahnya proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 dengan angka 4,7 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Permintaan maaf World Bank ini disampaikan saat Menkeu Purbaya melakukan kunjungan kerja ke Amerika Serikat minggu lalu. Adapun penilaian World Bank ini tertuang dalam laporan bertajuk East Asia and Pacific Economic Update edisi April 2026.

"Ada yang bilang pertumbuhan kita cuma 4,7 persen itu World Bank kan ya? Begitu ketemu di sana, oh dia minta maaf loh," katanya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Purbaya beralasan kalau World Bank minta maaf karena proyeksi pertumbuhan ekonomi sudah telanjur diumumkan sebelum didiskusikan. Akibat ini, ia menyebut kalau China marah dengan laporan Bank Dunia.

Namun Purbaya mengaku tidak marah dengan laporan tersebut. Ia justru malah menantang balik bahwa proyeksi pertumbuhan ekonomi RI dari World Bank adalah salah.

"Jadi China marah, kita enggak marah. Cuma saya bilang, 'Ya lu forecast-nya terlalu rendah.' 'Jadi gimana kita revisi enggak?' 'Enggak usah, saya akan membuktikan bahwa kamu salah'. Dia ketawa, 'Ya saya doakan juga' katanya," beber dia.

Seorang pria berjalan di dekat kantor Bank Dunia [Unsplash/Markus krisetya]
Ilustrasi World Bank. Foto: Seorang pria berjalan di dekat kantor Bank Dunia [Unsplash/Markus krisetya]

Bendahara Negara mengaku percaya diri karena saat ini Pemerintah melakukan reformasi terus-menerus, tak hanya di Kemenkeu tapi juga di K/L lain. Kebijakan ini diklaim Purbaya sudah dilakukan sebelum adanya perang Amerika Serikat vs Iran.

Hal itu dibuktikan dengan mutasi pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) maupun Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kemenkeu. Walhasil Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kuat menanggung ketidakpastian global.

"Sebelum perang kita sudah perbaiki ekonominya di sini, reformasi. Dari Pajak, Bea Cukai, dan lain-lain. Sehingga kondisi APBN kita kuat," jelasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gaya Koboi Purbaya Keluar Saat IMF Tawarkan Utang Jumbo Rp514 T: Wah Mukanya Langsung Asem!

Gaya Koboi Purbaya Keluar Saat IMF Tawarkan Utang Jumbo Rp514 T: Wah Mukanya Langsung Asem!

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 17:31 WIB

Purbaya Curhat Banyak Dapat Sentimen Negatif Ekonomi: Kadang Dipuji, Besoknya Diragukan

Purbaya Curhat Banyak Dapat Sentimen Negatif Ekonomi: Kadang Dipuji, Besoknya Diragukan

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 17:21 WIB

Purbaya Sebut Perang AS vs Iran Baru Selesai September 2026

Purbaya Sebut Perang AS vs Iran Baru Selesai September 2026

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 17:04 WIB

Perdana ke Luar Negeri Jadi Menkeu, Purbaya Langsung Dapat Pertanyaan Menohok dari Investor Global

Perdana ke Luar Negeri Jadi Menkeu, Purbaya Langsung Dapat Pertanyaan Menohok dari Investor Global

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 17:02 WIB

Presiden Xi Jinping Telepon Pangeran Arab Saudi Desak Selat Hormuz Dibuka

Presiden Xi Jinping Telepon Pangeran Arab Saudi Desak Selat Hormuz Dibuka

News | Selasa, 21 April 2026 | 14:50 WIB

Purbaya di Depan Investor Global: Pertumbuhan RI Tak Hanya Stabil, Tapi Juga Akan Lebih Produktif

Purbaya di Depan Investor Global: Pertumbuhan RI Tak Hanya Stabil, Tapi Juga Akan Lebih Produktif

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 13:43 WIB

Terkini

Kenapa Nita Gunawan Operasi Wajah sampai ke Shanghai? Ini Alasannya

Kenapa Nita Gunawan Operasi Wajah sampai ke Shanghai? Ini Alasannya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:45 WIB

3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya

3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?

Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Siap Berangkat Demo ke Bundaran HI, Emak-emak Sampai Mahasiswa Menyemut di UI

Siap Berangkat Demo ke Bundaran HI, Emak-emak Sampai Mahasiswa Menyemut di UI

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:40 WIB

IHSG Terus Merosot, Rp6 Kuadriliun Nilai Kapitalisasi Pasar Menguap

IHSG Terus Merosot, Rp6 Kuadriliun Nilai Kapitalisasi Pasar Menguap

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:39 WIB

Lowongan Cleaning Service DJP Viral, Calon Pekerja Harus Jadi Seperti 'Avatar'

Lowongan Cleaning Service DJP Viral, Calon Pekerja Harus Jadi Seperti 'Avatar'

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:38 WIB

Pria Tetangga Kos Diduga Terlibat Kematian Karyawati di Batam, Motif Masih Misteri

Pria Tetangga Kos Diduga Terlibat Kematian Karyawati di Batam, Motif Masih Misteri

Batam | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:36 WIB

Kawal Aksi Hari Sumpah Pemuda di Yogyakarta, Polisi Siapkan Pengalihan Arus Situasional

Kawal Aksi Hari Sumpah Pemuda di Yogyakarta, Polisi Siapkan Pengalihan Arus Situasional

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:36 WIB

Menlu Singapura Mendadak Datang Minta Waktu Bertemu, Prabowo Siap Terima Sore Ini

Menlu Singapura Mendadak Datang Minta Waktu Bertemu, Prabowo Siap Terima Sore Ini

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:36 WIB

Menilik Bakso: Antara Sejarah, Akulturasi Budaya, dan Momen Bareng Keluarga

Menilik Bakso: Antara Sejarah, Akulturasi Budaya, dan Momen Bareng Keluarga

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:35 WIB

×