Presiden Xi Jinping Telepon Pangeran Arab Saudi Desak Selat Hormuz Dibuka

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 21 April 2026 | 14:50 WIB
Presiden Xi Jinping Telepon Pangeran Arab Saudi Desak Selat Hormuz Dibuka
Xi Jinping (Instagram)
  • Presiden Xi Jinping mendesak pembukaan Selat Hormuz untuk menyelamatkan arus ekspor Tiongkok yang terhambat.

  • Tiongkok mendorong penyelesaian konflik Timur Tengah melalui jalur diplomasi dan gencatan senjata segera.

  • Gangguan distribusi di Selat Hormuz mengancam keamanan energi dan pertumbuhan ekonomi internasional secara luas.

Suara.com - Krisis navigasi di Selat Hormuz kini memicu ancaman serius bagi stabilitas ekonomi China sebagai eksportir terbesar dunia.

Presiden Xi Jinping mengambil langkah diplomasi proaktif dengan menghubungi Pangeran Mohammed bin Salman untuk mencari solusi perdamaian.

Dikutip dari NDTV, langkah ini menjadi krusial mengingat arus logistik Beijing ke kawasan Timur Tengah sempat anjlok drastis hingga 43 persen.

Blokade Selat Hormuz oleh AS (freepik)
Blokade Selat Hormuz oleh AS (freepik)

Ketergantungan besar pada impor energi membuat Tiongkok mendesak penghentian blokade militer yang melumpuhkan jalur pelayaran tersebut.

Xi menekankan pentingnya kedaulatan regional agar negara-negara Timur Tengah tidak terus bergantung pada perlindungan keamanan Amerika Serikat.

"Tiongkok menyerukan gencatan senjata segera dan komprehensif, mendukung semua upaya untuk memulihkan perdamaian dan menegaskan perselisihan diselesaikan melalui sarana politik dan diplomatik," ujar Xi kepada penguasa de facto kerajaan tersebut melalui telepon pada hari Senin, menurut pernyataan dari kementerian luar negeri Tiongkok.

"Selat Hormuz harus tetap terbuka untuk transit normal, yang merupakan kepentingan bersama negara-negara regional dan komunitas internasional."

Seruan ini muncul setelah kegagalan pembukaan kembali jalur laut akibat ketegangan militer antara Amerika Serikat dan Iran.

Aksi saling balas di Teluk Oman semakin memperkeruh situasi keamanan bagi kapal-kapal kargo internasional yang melintas.

Pihak Beijing menganggap gangguan di titik strategis ini telah melanggar prinsip hukum laut internasional yang ditetapkan PBB.

Xi Jinping secara terang-terangan mendukung negara-negara di kawasan tersebut untuk menentukan nasib politik dan keamanan mereka sendiri.

Pesan ini tersirat dalam pernyataan Xi kepada Pangeran Mohammed bahwa Tiongkok mendukung negara-negara Timur Tengah "mengambil masa depan dan nasib mereka ke tangan mereka sendiri."

Retorika mengenai kemandirian ini mencerminkan pergeseran kekuatan diplomasi di tengah kekacauan tatanan internasional yang sedang terjadi.

Upaya Beijing ini sekaligus menjadi langkah proteksi terhadap pasokan minyak mentah yang 40 persennya bersumber dari kawasan tersebut.

Tiongkok berkomitmen memainkan peran konstruktif guna mencegah keruntuhan sistem perdagangan global akibat konflik yang berkepanjangan.

Konflik ini berakar dari penutupan Selat Hormuz oleh Iran sejak pecahnya perang pada 28 Februari sebagai respons atas blokade angkatan laut Amerika Serikat.

Jalur ini merupakan urat nadi distribusi gas alam cair dan minyak dunia yang sangat vital bagi stabilitas harga energi global.

Ketegangan semakin memuncak saat upaya gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah gagal meredakan blokade ekonomi di wilayah perairan strategis tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Media Barat Curigai Benda Mirip Torpedo di Selat Lombok 'Mata-mata China', Apa Fungsinya?

Media Barat Curigai Benda Mirip Torpedo di Selat Lombok 'Mata-mata China', Apa Fungsinya?

Tekno | Selasa, 21 April 2026 | 14:46 WIB

Thailand Akan Bangun Terusan Darat Pesaing Selat Malaka, Belajar dari Selat Hormuz

Thailand Akan Bangun Terusan Darat Pesaing Selat Malaka, Belajar dari Selat Hormuz

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 14:30 WIB

Gencatan Senjata Segera Berakhir! Arogansi AS Berpotensi Rusak Perundingan Damai Iran di Pakistan

Gencatan Senjata Segera Berakhir! Arogansi AS Berpotensi Rusak Perundingan Damai Iran di Pakistan

News | Selasa, 21 April 2026 | 14:16 WIB

Terkini

Mobil Sport, Motor Harley, Hingga Uang Asing Dibawa KPK dari Rumah Silmy Karim

Mobil Sport, Motor Harley, Hingga Uang Asing Dibawa KPK dari Rumah Silmy Karim

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:38 WIB

Wamen Silmy Karim Tersangka Korupsi Rp145 M, Yusril Akui Imigrasi Masih Banyak Pungli

Wamen Silmy Karim Tersangka Korupsi Rp145 M, Yusril Akui Imigrasi Masih Banyak Pungli

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:20 WIB

WALHI: Target Ekonomi 8 Persen Bisa Sulap Papua Jadi Hamparan Sawit Raksasa

WALHI: Target Ekonomi 8 Persen Bisa Sulap Papua Jadi Hamparan Sawit Raksasa

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:09 WIB

Pemprov DKI Kebut Pembersihan Sampah Muara Angke, Ditargetkan Tuntas Akhir Pekan

Pemprov DKI Kebut Pembersihan Sampah Muara Angke, Ditargetkan Tuntas Akhir Pekan

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:09 WIB

'Nyerah Jadi WNI tapi Sayang sama RI', Aksi Ibu di Yogya Soroti Ekonomi hingga Korupsi

'Nyerah Jadi WNI tapi Sayang sama RI', Aksi Ibu di Yogya Soroti Ekonomi hingga Korupsi

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:55 WIB

Geledah 5 Jam, KPK Sita Moge Harley Davidson hingga Porsche di Rumah Silmy Karim

Geledah 5 Jam, KPK Sita Moge Harley Davidson hingga Porsche di Rumah Silmy Karim

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:44 WIB

Mapala Kritik Kemenhut: Kami Bawa Data Kerusakan, Malah Disuruh Tanam Pohon

Mapala Kritik Kemenhut: Kami Bawa Data Kerusakan, Malah Disuruh Tanam Pohon

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:42 WIB

Siap-siap! Tarif Transjabodetabek Naik Hingga Rp15 Ribu, Bukan Lagi Rp3.500

Siap-siap! Tarif Transjabodetabek Naik Hingga Rp15 Ribu, Bukan Lagi Rp3.500

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:12 WIB

Jadi Kasus Langka, Peneliti UGM Beberkan Hasil Penelitian Kebakaran Misterius Sleman

Jadi Kasus Langka, Peneliti UGM Beberkan Hasil Penelitian Kebakaran Misterius Sleman

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:06 WIB

Singapura Beri Jalan, KPK Targetkan Ekstradisi Paulus Tannos Rampung Cepat

Singapura Beri Jalan, KPK Targetkan Ekstradisi Paulus Tannos Rampung Cepat

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:57 WIB