- Data Bank Indonesia mencatat kenaikan harga berbagai komoditas pangan di pasar tradisional pada Rabu, 22 April 2026.
- Lonjakan harga tertinggi terjadi pada komoditas cabai, bawang, minyak goreng, serta telur ayam ras di seluruh wilayah.
- Sebaliknya, harga komoditas daging ayam dan daging sapi terpantau mengalami penurunan dibanding hari sebelumnya di tingkat nasional.
Suara.com - Harga pangan nasional kompak mengalami kenaikan pada Rabu (22/4/2026). Data Panel Harga Pangan Bank Indonesia mencatat sejumlah komoditas utama di pasar tradisional naik cukup tajam, terutama kelompok cabai dan minyak goreng.
Cabai rawit merah menjadi penyumbang kenaikan terbesar. Harga komoditas ini tercatat mencapai Rp82.100 per kilogram atau naik 3,17 persen setara Rp2.600 dibanding hari sebelumnya.
Kenaikan juga terjadi pada cabai merah keriting yang menyentuh Rp54.900 per kilogram. Komoditas ini melonjak 21,86 persen atau Rp9.850, menjadi salah satu lonjakan tertinggi hari ini.
Sementara itu, cabai merah besar ikut naik menjadi Rp50.300 per kilogram. Kenaikannya tercatat 9,71 persen atau Rp4.450, mempertegas tekanan pada harga cabai secara keseluruhan.
Untuk bawang merah, harga tercatat Rp54.200 per kilogram atau naik 16,43 persen setara Rp7.650. Adapun bawang putih berada di Rp44.900 per kilogram dengan kenaikan 12,39 persen atau Rp4.950.
Dari kelompok beras, kenaikan relatif lebih terbatas. Beras kualitas bawah I berada di Rp14.900 per kilogram atau naik 2,41 persen (Rp350). Beras kualitas bawah II tercatat Rp15.150 per kilogram, naik 4,12 persen (Rp600).
![Ilustrasi beras. [Ist]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/08/19/96068-ilustrasi-beras-ist.jpg)
Kemudian, beras kualitas medium I naik tipis 0,31 persen atau Rp50 menjadi Rp16.100 per kilogram. Beras medium II justru turun 0,63 persen atau Rp100 ke level Rp15.800 per kilogram.
Beras kualitas super I tercatat Rp17.100 per kilogram setelah turun 1,44 persen atau Rp250. Sementara super II naik 1,19 persen atau Rp200 menjadi Rp17.050 per kilogram.
Dari komoditas protein, daging ayam ras segar justru mengalami penurunan. Harganya berada di Rp39.650 per kilogram atau turun 2,94 persen setara Rp1.200.
Sebaliknya, daging sapi kualitas I turun 4,26 persen atau Rp6.310 menjadi Rp141.500 per kilogram. Daging sapi kualitas II juga turun 3,65 persen atau Rp5.100 ke level Rp134.750 per kilogram.
Untuk gula, gula pasir premium naik 1,24 persen atau Rp250 menjadi Rp20.450 per kilogram. Sementara gula pasir lokal naik 0,78 persen atau Rp150 ke Rp19.300 per kilogram.
Kenaikan signifikan juga terlihat pada minyak goreng. Minyak goreng curah naik 3,46 persen atau Rp700 menjadi Rp20.950 per kilogram. Minyak goreng kemasan bermerek I melonjak 6,62 persen atau Rp1.550 ke Rp24.950 per kilogram, sedangkan kemasan bermerek II naik 3,56 persen atau Rp800 menjadi Rp23.250 per kilogram.
Adapun telur ayam ras segar tercatat mengalami kenaikan cukup tinggi, yakni 11,73 persen atau Rp3.800 menjadi Rp36.200 per kilogram.