Harga Minyak Goreng Naik Hampir di Seluruh Indonesia

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 21 April 2026 | 17:51 WIB
Harga Minyak Goreng Naik Hampir di Seluruh Indonesia
Data menunjukkan, kenaikan harga minyak goreng kini menghantui 207 kabupaten/kota. Angka ini melonjak tajam dibandingkan pekan sebelumnya yang hanya terjadi di 177 daerah. [Antara]
baca 10 detik
  • Harga minyak goreng naik di 207 daerah, BPS beri peringatan tanda seru bagi pemerintah.
  • Meski pangan mulai stabil di 213 wilayah, harga Minyakita masih nangkring di atas HET.
  • Bapanas usul BUMN kuasai 60% DMO Minyakita guna pangkas rantai distribusi yang panjang.

Suara.com - Kabar baik soal stabilitas harga pangan nasional di pekan ketiga April 2026 ternyata belum sepenuhnya 'manis'. Meski mayoritas harga komoditas mulai melandai, pemerintah memberikan catatan merah bagi minyak goreng yang harganya justru masih 'melotot' dan terus merambat naik di ratusan daerah.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan adanya penurunan jumlah wilayah yang mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH).

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, mengungkapkan tren positif ini terlihat dari menyusutnya daftar provinsi dan kabupaten/kota yang mencatatkan kenaikan harga.

"Kita bersyukur, alhamdulillah tercatat ada 15 provinsi yang mengalami kenaikan IPH. Jumlah kabupaten/kota juga turun dari 149 daerah menjadi 137 daerah pada pekan ketiga April," ujar Ateng dalam keterangannya, Selasa (21/4/2026).

Namun, Ateng memberikan peringatan keras alias 'tanda seru' untuk komoditas minyak goreng. Data menunjukkan, kenaikan harga minyak goreng kini menghantui 207 kabupaten/kota. Angka ini melonjak tajam dibandingkan pekan sebelumnya yang hanya terjadi di 177 daerah.

"Minyak goreng peningkatannya cukup banyak sekali. Ini sengaja kami beri tanda seru karena trennya meningkat signifikan," tegasnya.

Di sisi lain, Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencoba meredam kekhawatiran pasar. Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, mengeklaim harga Minyakita sebenarnya sudah mulai menunjukkan tren penurunan, meski rata-rata nasional masih nangkring di angka Rp15.982 per liter—sedikit di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Untuk menjinakkan harga, Bapanas mengusulkan agar BUMN Pangan (Bulog dan ID FOOD) mendapatkan jatah Domestic Market Obligation (DMO) hingga 60 persen. Tujuannya jelas: memotong rantai distribusi yang selama ini dianggap terlalu panjang dan rawan praktik 'marketing lepas'.

"Kita ingin distribusinya tidak kepanjangan. Dari produsen kalau bisa langsung lewat BUMN ke pengecer di pasar rakyat, supaya harga di tangan konsumen bisa ditekan," kata Ketut.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lulusan SMK Paling Banyak Nganggur, Pelatihan Vokasi Menjadi Penting

Lulusan SMK Paling Banyak Nganggur, Pelatihan Vokasi Menjadi Penting

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 08:14 WIB

Harga Minyak Goreng Naik, Mendag Pastikan Stok Masih Aman

Harga Minyak Goreng Naik, Mendag Pastikan Stok Masih Aman

Video | Minggu, 19 April 2026 | 21:20 WIB

Kebijakan DMO Jaga Harga Minyak Goreng Tetap Stabil

Kebijakan DMO Jaga Harga Minyak Goreng Tetap Stabil

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 15:39 WIB

Terkini

Busa Creamy dan Lembut di Wajah, 5 Pilihan Whip Cleanser yang Wajib Dicoba!

Busa Creamy dan Lembut di Wajah, 5 Pilihan Whip Cleanser yang Wajib Dicoba!

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 12:50 WIB

Tak Gentar Jalan Berlumpur, Kepala Unit BRI Jemput Pelaku UMKM di Pelosok Rantau Prapat

Tak Gentar Jalan Berlumpur, Kepala Unit BRI Jemput Pelaku UMKM di Pelosok Rantau Prapat

Malang | Kamis, 10 September 2026 | 12:49 WIB

DPLK BRI Kantongi Kehati ESG Award 2026 Berkat Konsistensi Terapkan Prinsip ESG

DPLK BRI Kantongi Kehati ESG Award 2026 Berkat Konsistensi Terapkan Prinsip ESG

Bali | Kamis, 10 September 2026 | 12:49 WIB

Kinerja Investasi Berkelanjutan Diapresiasi, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kinerja Investasi Berkelanjutan Diapresiasi, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Jogja | Kamis, 10 September 2026 | 12:47 WIB

Menembus Lumpur dan Minim Sinyal, Kepala Unit BRI Dampingi UMKM Rantau Prapat Naik Kelas

Menembus Lumpur dan Minim Sinyal, Kepala Unit BRI Dampingi UMKM Rantau Prapat Naik Kelas

Jatim | Kamis, 10 September 2026 | 12:47 WIB

Mengenal Efek Fotovoltaik, Cara Kerja Panel Surya Mengubah Sinar Matahari Jadi Listrik

Mengenal Efek Fotovoltaik, Cara Kerja Panel Surya Mengubah Sinar Matahari Jadi Listrik

Tekno | Kamis, 10 September 2026 | 12:47 WIB

Modal Asing Kembali ke Indonesia, Investor: Asal Jangan Cuma Omon-omon

Modal Asing Kembali ke Indonesia, Investor: Asal Jangan Cuma Omon-omon

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 12:46 WIB

Perkuat Investasi Berbasis ESG, DPLK BRI Sabet Kehati ESG Award 2026

Perkuat Investasi Berbasis ESG, DPLK BRI Sabet Kehati ESG Award 2026

Jawa Tengah | Kamis, 10 September 2026 | 12:46 WIB

Bawa 5 Jurnalis Liputan Krakatau, Pemilik Sebut Kapal Hilang Kontak Layak Berlayar

Bawa 5 Jurnalis Liputan Krakatau, Pemilik Sebut Kapal Hilang Kontak Layak Berlayar

Banten | Kamis, 10 September 2026 | 12:45 WIB

Intip Bobroknya MBG di India: Temuan Anak Ular, Detergen Jadi Garam hingga Satu Siswa Meninggal

Intip Bobroknya MBG di India: Temuan Anak Ular, Detergen Jadi Garam hingga Satu Siswa Meninggal

News | Kamis, 10 September 2026 | 12:45 WIB

×