Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.857.000
Beli Rp2.730.000
IHSG 7.541,612
LQ45 735,970
Srikehati 352,397
JII 515,130

IHSG Diproyeksi Menguat Didorong Kabar Perundingan AS-Iran, Ini Saham Rekomendasinya

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 23 April 2026 | 08:27 WIB
IHSG Diproyeksi Menguat Didorong Kabar Perundingan AS-Iran, Ini Saham Rekomendasinya
Pengunjung melintas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jakarta, Jumat (10/4/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym].
  • IHSG diprediksi menguat terbatas pada Kamis, 23 April 2026, meski dibayangi aksi jual asing yang signifikan sebelumnya.
  • Sentimen positif Wall Street akibat perpanjangan gencatan senjata AS-Iran menjadi katalis utama pergerakan bursa global hari ini.
  • Analisis BNI Sekuritas merekomendasikan strategi speculative buy pada saham BDMN, MEDC, BUMI, CUAN, PTRO, dan GZCO bagi investor.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menjadi fokus perhatian investor domestik pada pembukaan perdagangan Kamis (23/4/2026).

Setelah ditutup melemah tipis 0,24% pada perdagangan kemarin, indeks kini berada di persimpangan jalan dengan potensi penguatan yang masih dibayangi aksi jual investor asing.

Kemarin, tekanan jual asing mencapai Rp1,04 triliun, terutama menyasar saham-saham blue chip sektor perbankan seperti BBRI, BMRI, dan BBCA, serta saham heavyweight lainnya seperti BRPT dan TLKM.

Untuk hari ini, IHSG diprediksi akan mencoba melakukan penguatan terbatas guna menguji level resistansi di 7.600. Namun, investor perlu waspada; jika indeks gagal menembus angka tersebut, potensi koreksi lanjutan menuju area pendukung (support) di rentang 7.450 – 7.500 masih terbuka lebar.

Wall Street Melesat Berkat Angin Segar Diplomasi

Sentimen positif dari bursa global diharapkan mampu memberikan energi tambahan bagi IHSG. Pada penutupan Rabu (22/4), bursa saham Amerika Serikat (Wall Street) kompak melesat. Indeks S&P 500 naik 1,05%, sementara Nasdaq Composite melonjak tajam 1,64% dan Dow Jones Industrial Average menguat 0,69%.

Laju positif ini dipicu oleh keputusan Presiden AS, Donald Trump, untuk memperpanjang gencatan senjata dengan Iran selama dua pekan.

Keputusan yang dimediasi oleh Pakistan tersebut bertujuan untuk memberikan ruang diplomasi bagi Teheran guna merumuskan proposal perdamaian.

Meski militer AS tetap bersiaga penuh dan memblokade jalur perdagangan, pasar merespons positif upaya de-eskalasi ini.

Selain faktor geopolitik, kinerja emiten AS yang solid turut menjadi motor penggerak. Saham Boeing melonjak 5,5% setelah membukukan kerugian yang lebih rendah dari ekspektasi, sementara GE Vernova meroket hampir 14% berkat pendapatan yang melampaui prediksi analis.

Bursa Asia Bergerak Variatif

Berbeda dengan Wall Street, bursa kawasan Asia-Pasifik menunjukkan pergerakan yang beragam. Ketidakpastian di Timur Tengah masih membayangi sebagian besar investor meskipun ada kabar gencatan senjata.

Jepang: Indeks Nikkei 225 naik 0,40% didorong pertumbuhan ekspor Maret sebesar 11,7%, namun Topix justru terkoreksi 0,67%.
Korea Selatan: Kospi dan Kosdaq kompak berada di zona hijau dengan penguatan masing-masing 0,46% dan 0,18%.
Hong Kong & Australia: Hang Seng melemah 1,22% dan S&P/ASX 200 turun 1,18% di tengah kekhawatiran dampak jangka panjang ketegangan geopolitik.

Ide Trading Hari Ini (Kamis, 23 April 2026)

Berdasarkan analisis teknikal dari Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman, terdapat beberapa saham yang layak dipantau untuk strategi Speculative Buy:

BDMN: Area beli 3850, Target 4100-4400, Cutloss < 3620.
MEDC: Area beli 1680-1700, Target 1730-1800, Cutloss < 1670.
BUMI: Area beli 238-240, Target 246-252, Cutloss < 236.
CUAN: Area beli 1480-1510, Target 1535-1600, Cutloss < 1450.
PTRO: Area beli 6025-6250, Target 6350-6800, Cutloss < 6000.
GZCO: Area beli 240-244, Target 250-258, Cutloss < 238.

Disclaimer: Analisis ini bersifat informasi dan referensi edukasi, bukan merupakan perintah beli atau jual mutlak. Investasi saham memiliki risiko fluktuasi harga. Investor diharapkan bijak dalam mengelola manajemen risiko sesuai profil risiko masing-masing.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terancam Downgrade MSCI, BEI Optimistis IHSG Tetap Kuat dan Naik 8%

Terancam Downgrade MSCI, BEI Optimistis IHSG Tetap Kuat dan Naik 8%

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 08:07 WIB

Wall Street Pecahkan Rekor Baru Setelah Trump Perpanjang Gencatan Senjata

Wall Street Pecahkan Rekor Baru Setelah Trump Perpanjang Gencatan Senjata

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 07:39 WIB

Kepala Angkatan Laut AS Dipecat Usai Bentrok dengan 'Anak Kesayangan' Donald Trump

Kepala Angkatan Laut AS Dipecat Usai Bentrok dengan 'Anak Kesayangan' Donald Trump

News | Kamis, 23 April 2026 | 07:23 WIB

Trump Klaim Selamatkan 8 Perempuan Iran dari Tiang Gantungan, Teheran: Penyebar Hoax!

Trump Klaim Selamatkan 8 Perempuan Iran dari Tiang Gantungan, Teheran: Penyebar Hoax!

News | Kamis, 23 April 2026 | 07:09 WIB

Diusir dari Ruangan, Donald Trump Ngamuk 2 Jam Usai Pilot AS Jatuh di Iran

Diusir dari Ruangan, Donald Trump Ngamuk 2 Jam Usai Pilot AS Jatuh di Iran

Video | Rabu, 22 April 2026 | 21:10 WIB

6 Minggu 'Menghilang', Kemana Mojtaba Khamenei?

6 Minggu 'Menghilang', Kemana Mojtaba Khamenei?

News | Rabu, 22 April 2026 | 19:05 WIB

Terkini

Terancam Downgrade MSCI, BEI Optimistis IHSG Tetap Kuat dan Naik 8%

Terancam Downgrade MSCI, BEI Optimistis IHSG Tetap Kuat dan Naik 8%

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 08:07 WIB

Melihat Peran Perempuan Jadi Petani Sawit

Melihat Peran Perempuan Jadi Petani Sawit

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 07:53 WIB

Wall Street Pecahkan Rekor Baru Setelah Trump Perpanjang Gencatan Senjata

Wall Street Pecahkan Rekor Baru Setelah Trump Perpanjang Gencatan Senjata

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 07:39 WIB

Kredit Nganggur di Bank Tembus Rp2.527 Triliun, BI Ungkap Penyebab dan Strateginya

Kredit Nganggur di Bank Tembus Rp2.527 Triliun, BI Ungkap Penyebab dan Strateginya

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 07:28 WIB

Butuh Rp1.200 Triliun, Pemerintah Berencana Garap 14.000 Km Jalur Kereta Api

Butuh Rp1.200 Triliun, Pemerintah Berencana Garap 14.000 Km Jalur Kereta Api

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 07:16 WIB

Kawasan Industri Anak Usaha Harita Group Bantu Kayong Utara Cetak Rekor Pertumbuhan Ekonomi

Kawasan Industri Anak Usaha Harita Group Bantu Kayong Utara Cetak Rekor Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 07:13 WIB

Program DIB Harita Group Ubah Nasib Istri Nelayan, Kini Bisa Hasilkan Cuan Sendiri

Program DIB Harita Group Ubah Nasib Istri Nelayan, Kini Bisa Hasilkan Cuan Sendiri

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 22:03 WIB

Komisaris Pertamina Cek Distribusi BBM dan LPG di Sorong, Pastikan Pasokan Terjaga

Komisaris Pertamina Cek Distribusi BBM dan LPG di Sorong, Pastikan Pasokan Terjaga

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 21:06 WIB

BI Longgarkan Transaksi NDF Offshore untuk Perkuat Rupiah

BI Longgarkan Transaksi NDF Offshore untuk Perkuat Rupiah

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 19:25 WIB

Harga Kondom Naik Gara-gara Perang AS-Iran, Kok Bisa?

Harga Kondom Naik Gara-gara Perang AS-Iran, Kok Bisa?

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 19:04 WIB