Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.595.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.035

Blak-blakan Airlangga: 40 Persen Investasi di RI Belum Untung

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 23 April 2026 | 17:07 WIB
Blak-blakan Airlangga: 40 Persen Investasi di RI Belum Untung
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. [Suara.com/Dicky Prastya]
  • 60% investasi di RI sudah laba, sisanya 40% masih tahap pengembangan atau belum BEP.
  • Realisasi investasi Q1-2026 capai Rp498,8 triliun, tumbuh 7,2% secara tahunan.
  • PMA mendominasi investasi dengan nilai Rp250 triliun, unggul tipis dari modal domestik.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto secara blak-blakan bilang bahwa investasi di Indonesia belum begitu menguntungkan bagi para investor.

Menurutnya tidak semua modal yang masuk ke Indonesia langsung membuahkan hasil manis. Faktanya, sekitar 40 persen investasi di Indonesia saat ini tercatat belum menghasilkan keuntungan.

Meski angka tersebut terlihat besar, Airlangga menegaskan bahwa hal ini adalah bagian dari dinamika bisnis yang wajar, terutama bagi proyek-proyek yang masih berada pada fase awal pengembangan.

"Ada studi dari JETRO itu mengatakan dibandingkan dengan seluruh negara ASEAN, apa yang membedakan Indonesia dengan negara ASEAN yang lain? Adalah kontribusi terhadap keuntungan. 60% investasi di Indonesia itu adalah menghasilkan laba," ujar Airlangga di Kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi, Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Menurut Airlangga, status "belum menguntungkan" bagi 40 persen investasi tersebut bukan berarti perusahaan mengalami kerugian total. Sebagian besar proyek tersebut masih dalam tahap konstruksi, pengembangan pasar, atau baru sekadar menuju titik impas (break even point).

Justru, angka 60 persen perusahaan yang sudah mencetak laba menjadi daya tarik kuat di mata global. Indonesia dinilai memiliki daya tahan (resilience) yang mumpuni dalam menghadapi gejolak ekonomi dunia.

"Indonesia juga punya domestic market yang kuat. Sehingga dengan demikian ini menjadi buffer terhadap berbagai gejolak ataupun krisis," tambahnya.

Senada dengan Airlangga, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, memaparkan data realisasi investasi triwulan I-2026 yang cukup impresif. Total investasi menyentuh angka Rp498,8 triliun, tumbuh 7,2 persen secara tahunan (year-on-year).

Dilihat dari komposisinya, Penanaman Modal Asing (PMA) masih mendominasi tipis di atas modal domestik dengan rincian Penyertaan Modal Asing (PMA) Rp250 triliun dan Penyertaan Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp248,8 triliun.

"Kalau kita lihat lebih dalam lagi, kontribusi dari penanaman modal asing maupun penanaman modal dalam negeri soalnya hampir sama, walaupun asing sedikit di atas," jelas Rosan.

Pemerintah optimistis, dengan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan kawasan industri yang masif, iklim investasi Indonesia akan semakin kompetitif dan membawa lebih banyak proyek masuk ke fase profitabilitas dalam waktu dekat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Mau Kasih Insentif Kendaraan Listrik, Tapi Ada Syaratnya

Pemerintah Mau Kasih Insentif Kendaraan Listrik, Tapi Ada Syaratnya

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 14:20 WIB

Rupiah Keok Tembus Rp17.301, Airlangga: Ini Gejolak Global!

Rupiah Keok Tembus Rp17.301, Airlangga: Ini Gejolak Global!

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 14:10 WIB

Jakarta Geser Jabar, Serap Investasi Rp78,7 Triliun di Triwulan I 2026

Jakarta Geser Jabar, Serap Investasi Rp78,7 Triliun di Triwulan I 2026

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 12:14 WIB

Terkini

Bahlil: Harga LNG Naik Bukan Hanya di Indonesia

Bahlil: Harga LNG Naik Bukan Hanya di Indonesia

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 13:49 WIB

Pertumbuhan Properti Tangerang Jadi Magnet Ekspansi Industri Penunjang Hunian

Pertumbuhan Properti Tangerang Jadi Magnet Ekspansi Industri Penunjang Hunian

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 13:46 WIB

APBN 2026 Defisit Rp180 Triliun, Menkeu Purbaya Buka Suara

APBN 2026 Defisit Rp180 Triliun, Menkeu Purbaya Buka Suara

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 13:44 WIB

Konsolidasi Lagi, Dasco Kumpulkan Menteri ESDM-Danantara Yakinkan Investor dan Publik

Konsolidasi Lagi, Dasco Kumpulkan Menteri ESDM-Danantara Yakinkan Investor dan Publik

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 13:32 WIB

Bahlil Akan Tambah Kuota Produksi Batubara 2026

Bahlil Akan Tambah Kuota Produksi Batubara 2026

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 13:11 WIB

BBCA Jebol di Bawah Rp 5.000, Ini Target Harga Saham Perbankan Menurut Analis

BBCA Jebol di Bawah Rp 5.000, Ini Target Harga Saham Perbankan Menurut Analis

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 13:08 WIB

IHSG Hancur Lebur di Sesi 1, Saham BBCA dan Big Banks Catat Harga Termurah!

IHSG Hancur Lebur di Sesi 1, Saham BBCA dan Big Banks Catat Harga Termurah!

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 12:54 WIB

Asing Lepas Saham Perbankan Triliunan Rupiah Hingga Sesi I, BBCA Paling Banyak

Asing Lepas Saham Perbankan Triliunan Rupiah Hingga Sesi I, BBCA Paling Banyak

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 12:41 WIB

Purbaya Pamer Setoran Pajak Sektor Industri Tumbuh Tinggi, Perdagangan Naik 52,4%

Purbaya Pamer Setoran Pajak Sektor Industri Tumbuh Tinggi, Perdagangan Naik 52,4%

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 12:08 WIB

Tak Jadi di Minerba, Bahlil Bilang Skema Bagi Hasil Hanya Sektor Migas

Tak Jadi di Minerba, Bahlil Bilang Skema Bagi Hasil Hanya Sektor Migas

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 12:07 WIB