Wall Street Ditutup Merah Setelah Harga Minyak Dunia Mendidih Lagi

Achmad Fauzi

Jum'at, 24 April 2026 | 07:50 WIB
Wall Street Ditutup Merah Setelah Harga Minyak Dunia Mendidih Lagi
Ilustrasi pergerakan saham di bursa Wall Street. [Pexels].
baca 10 detik
  • Indeks utama Wall Street kompak melemah pada penutupan perdagangan Kamis, 23 April 2026, setelah mengalami koreksi pasar yang signifikan.
  • Tekanan utama berasal dari anjloknya saham sektor teknologi seperti IBM dan ServiceNow akibat laporan kinerja kuartalan yang mengecewakan investor.
  • Eskalasi konflik geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran di Selat Hormuz memicu kenaikan harga minyak serta menekan pasar global.

Bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street berbalik melemah pada penutupan perdagangan Kamis, 23 April 2026. Semua indeks utama Wall Street kompak merosot.

Suara.com - Mengutip CNBC, indeks S&P 500 tercatat mengalami pelemahan, sementara Nasdaq Composite turun 0,41 persen ke level 7.108,40, meski sempat mencetak rekor tertinggi intraday sepanjang masa.

Di sisi lain, Dow Jones Industrial Average juga terkoreksi 0,89 persen dan ditutup di posisi 24.438,50, setelah sempat menyentuh rekor tertinggi baru dalam sesi tersebut.

Selain itu, indeks lain kehilangan 179,71 poin atau 0,36 pweawn ke level 49.310,32.

Tekanan utama datang dari sektor teknologi, khususnya saham perangkat lunak. Saham IBM dan ServiceNow masing-masing anjlok lebih dari 8 persen dan hampir 18 persen usai merilis laporan kinerja kuartalan terbaru.

Ilustrasi perdagangan saham Wall Street. [Unsplash].
Ilustrasi perdagangan saham Wall Street. [Unsplash].

Meski IBM melampaui ekspektasi pendapatan dan laba, perusahaan mempertahankan panduan setahun penuh yang justru mengecewakan investor. Sementara itu, ServiceNow tertekan akibat perlambatan pertumbuhan pendapatan langganan yang dipicu konflik di Timur Tengah.

Penurunan juga merembet ke saham teknologi lainnya. Saham Microsoft tercatat turun lebih dari 7 persen, sementara Oracle melemah sekitar 6 persen. Adapun saham Palantir Technologies merosot sekitar 4 persen. ETF sektor perangkat lunak, iShares Expanded Tech-Software Sector ETF (IGV), juga terkoreksi sekitar 6 persen.

"Saham sedang berusaha menemukan pijakannya setelah pemulihan luar biasa dari titik terendah bulan Maret," kata Chris Kampitsis, mitra pengelola The SKG Team dari Barnum Financial Group.

"Kami memperkirakan saham akan tetap berada dalam kisaran tertentu dalam jangka pendek karena pasar menunggu katalis berikutnya."

baca juga

Ia menambahkan bahwa meski pasar mulai kurang sensitif terhadap berita utama tentang Iran, konflik tersebut masih menjadi beban. Saat ini, ketegangan telah berkembang menjadi kebuntuan angkatan laut antara AS dan Iran di tengah gencatan senjata yang rapuh.

Kedua negara dilaporkan saling berebut kendali atas Selat Hormuz dan bahkan telah menyita kapal-kapal komersial dalam sepekan terakhir.

Pada hari yang sama, Presiden Donald Trump memerintahkan Angkatan Laut untuk menembak dan menghancurkan kapal apa pun yang memasang ranjau di wilayah tersebut. "Tidak boleh ada keraguan,” tulisnya dalam unggahan di Truth Social.

Di tengah eskalasi tersebut, harga minyak melonjak. Minyak mentah Brent bertahan di atas USD105 per barel setelah muncul laporan bahwa ketua parlemen Iran mundur dari tim negosiasi, memicu kekhawatiran meningkatnya peran Garda Revolusi.

Selain itu, laporan media Iran menyebut sistem pertahanan udara di Teheran telah diaktifkan untuk menghadapi target musuh, mempertegas tingginya tensi geopolitik yang kini ikut menekan pasar global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wall Street Pecahkan Rekor Baru Setelah Trump Perpanjang Gencatan Senjata

Wall Street Pecahkan Rekor Baru Setelah Trump Perpanjang Gencatan Senjata

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 07:39 WIB

Trump Perpanjang Gencatan Senjata Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Turun

Trump Perpanjang Gencatan Senjata Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Turun

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 09:54 WIB

Wall Street Merah Lagi Gegara Perang Masih Berkobar

Wall Street Merah Lagi Gegara Perang Masih Berkobar

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 07:48 WIB

Terkini

Kualitas Pendidikan Nasional Makin Kuat, Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Terus Diperluas

Kualitas Pendidikan Nasional Makin Kuat, Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Terus Diperluas

Jakarta | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:06 WIB

Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Kuasa Hukum Siap Patahkan Dakwaan Jaksa

Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Kuasa Hukum Siap Patahkan Dakwaan Jaksa

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:05 WIB

Singapura Impor Listrik 1,3 GW dari Konsorsium Malaysia-Vietnam, Sumber dari Angin dan Matahari

Singapura Impor Listrik 1,3 GW dari Konsorsium Malaysia-Vietnam, Sumber dari Angin dan Matahari

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:04 WIB

Ada Potensi Kerugian Negara Rp104 Triliun, DPR Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut

Ada Potensi Kerugian Negara Rp104 Triliun, DPR Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut

Jakarta | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:00 WIB

UU Peradilan Militer Berusia 29 Tahun, DPR Nilai Layak Direvisi Sesuai Putusan MK

UU Peradilan Militer Berusia 29 Tahun, DPR Nilai Layak Direvisi Sesuai Putusan MK

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Tren Code-Mixing: Eksistensi Keren atau Krisis Identitas Bahasa Indonesia?

Tren Code-Mixing: Eksistensi Keren atau Krisis Identitas Bahasa Indonesia?

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Kasus Perundungan Berulang, Anggota DPR Dorong Pembentukan UU Antibullying

Kasus Perundungan Berulang, Anggota DPR Dorong Pembentukan UU Antibullying

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:00 WIB

32 Titik Hidrasi Bantu Ribuan Runners JFR 2026 Taklukkan Panas Jakarta

32 Titik Hidrasi Bantu Ribuan Runners JFR 2026 Taklukkan Panas Jakarta

Sport | Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57 WIB

Bingung Mulai Investasi? New BIONS by BNI Sekuritas Bikin Semua Jadi Lebih Mudah

Bingung Mulai Investasi? New BIONS by BNI Sekuritas Bikin Semua Jadi Lebih Mudah

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 14:54 WIB

Daftar Aplikasi Penyebab Muncul Iklan di HP Xiaomi: Cara Menghilangkan dari yang Mudah hingga Bandel

Daftar Aplikasi Penyebab Muncul Iklan di HP Xiaomi: Cara Menghilangkan dari yang Mudah hingga Bandel

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53 WIB

×