Prabowo Bidik Dedieselisasi, Cerah: Jangan Tanggung, Stop Juga Proyek Gas dan Batu Bara!

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 27 April 2026 | 11:12 WIB
Prabowo Bidik Dedieselisasi, Cerah: Jangan Tanggung, Stop Juga Proyek Gas dan Batu Bara!
Rencana besar Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan dedieselisasi dengan menyulap 13 Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) mendapat sorotan tajam. Foto ist.
baca 10 detik
  • Cerah dukung dedieselisasi Prabowo namun minta proyek gas & batu bara baru segera dihentikan.
  • Ketergantungan fosil bebani fiskal & ancam target pertumbuhan ekonomi RI di level 4,7 persen.
  • Integrasi 100 GW PLTS ke RUPTL mendesak untuk mitigasi krisis energi global yang fluktuatif.

Suara.com - Rencana besar Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan dedieselisasi dengan menyulap 13 Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) mendapat sorotan tajam.

Yayasan Cerah menilai langkah ini adalah sinyal kuat bahwa Indonesia harus segera "cerai" dari ketergantungan Bahan Bakar Minyak (BBM), terutama di tengah bara konflik geopolitik Timur Tengah yang tak kunjung padam.

Namun, Cerah mengingatkan agar pemerintah tidak setengah hati. Policy Strategist Coordinator Cerah, Dwi Wulan Ramadani, menegaskan bahwa transisi energi ini akan percuma jika pemerintah masih "main mata" dengan energi fosil lainnya.

"Program dedieselisasi akan mencapai dampak yang jauh lebih signifikan jika diperluas dengan menyetop rencana pembangunan pembangkit listrik gas dan batu bara, termasuk implementasi pensiun dini PLTU," ujar Dwi dalam keterangan resminya, Senin (27/4/2026).

Dwi memaparkan alasan logis di balik desakan tersebut. Dalam pasar internasional, harga gas masih mengekor pada pergerakan harga minyak. Jika tensi dunia membuat harga minyak selangit, maka harga gas akan ikut terseret naik. Pun demikian dengan batu bara yang harganya kerap fluktuatif mengikuti dinamika komoditas global.

Kondisi ini, menurut Dwi, membuat rencana penambahan pembangkit gas sebesar 10,3 GW dan batu bara 6,3 GW dalam RUPTL 2025-2034 menjadi kontradiktif dengan visi ketahanan energi Presiden Prabowo.

"Dengan harga energi global yang berfluktuasi seperti sekarang, pengembangan PLTS skala besar menjadi semakin relevan," imbuhnya.

Lebih lanjut, ketergantungan pada fosil dianggap sebagai bom waktu bagi fiskal negara. Lonjakan subsidi energi akibat harga pasar yang tidak stabil terus menguras kantong APBN. Dwi mendesak agar target ambisius 100 GW PLTS segera diintegrasikan ke dalam RUPTL sebagai langkah mitigasi.

Apalagi, bayang-bayang perlambatan ekonomi mulai nyata. Bank Dunia bahkan telah memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia ke level 4,7 persen. Angka ini mencerminkan betapa rapuhnya nilai tukar dan investasi nasional terhadap hantaman volatilitas harga energi.

baca juga

"Ini saat yang tepat bagi pemerintah menggantikan energi fosil yang mahal dan tidak stabil dengan sumber daya domestik yang lebih terprediksi," pungkas Dwi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gurita Bisnis Ekstraktif di Lingkaran Kabinet Merah Putih, Siapa Saja Pemainnya?

Gurita Bisnis Ekstraktif di Lingkaran Kabinet Merah Putih, Siapa Saja Pemainnya?

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 11:04 WIB

Kejar 100 GW PLTS, Pemerintah Percepat Transisi Energi Nasional

Kejar 100 GW PLTS, Pemerintah Percepat Transisi Energi Nasional

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 09:54 WIB

Mau Kulit Cerah Merata? 5 Rekomendasi Sabun Batang untuk Atasi Kulit Kusam

Mau Kulit Cerah Merata? 5 Rekomendasi Sabun Batang untuk Atasi Kulit Kusam

Your Say | Sabtu, 25 April 2026 | 18:20 WIB

Terkini

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Nasib Bayi yang Ditemukan di Toilet Tol Terpeka: Sudah Boleh Pulang, 5 Keluarga Berminat Mengadopsi

Nasib Bayi yang Ditemukan di Toilet Tol Terpeka: Sudah Boleh Pulang, 5 Keluarga Berminat Mengadopsi

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda

Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:16 WIB

Dua Kata Justin Hubner Usai Jadi Algojo Penalti dan Bawa Fortuna Melaju di KNVB Cup

Dua Kata Justin Hubner Usai Jadi Algojo Penalti dan Bawa Fortuna Melaju di KNVB Cup

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:10 WIB

×