Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Krakatau Steel Bidik Laba Bersih Paling Kecil Rp 2 Triliun di 2026

Achmad Fauzi

Senin, 27 April 2026 | 15:09 WIB
Krakatau Steel Bidik Laba Bersih Paling Kecil Rp 2 Triliun di 2026
Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. (KRAS), Akbar Djohan, membidik target laba bersih Rp 2 triliun pada tahun 2026. [Suara.com/Achmad Fauzi].
baca 10 detik
  • PT Krakatau Steel menargetkan laba bersih minimum Rp 2 triliun pada tahun 2026 dari pendapatan Rp 20 triliun.
  • Direktur Utama Akbar Djohan menetapkan target produksi baja sebesar 1,2 juta ton akibat kendala pasokan bahan baku.
  • Perseroan mengandalkan strategi transformasi bisnis serta optimalisasi operasional untuk menjaga kinerja positif dalam pembangunan infrastruktur nasional.

Suara.com - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. (KRAS) membidik target laba bersih minimum sebesar Rp 2 triliun pada tahun 2026. Pada tahun 2025 lalu, perusahaan pelat merah ini meraup laba bersih Rp 5,68 triliun.

Direktur Utama KRAS, Akbar Djohan, menjelaskan laba bersih itu diraih setelah perseroan menargetkan pendapatan minimal Rp 20 triliun.

Ia menjelaskan, minimal laba bersih yang diraih yaitu 10 persen dari nilai pendapatan tersebut.

"Kalau kita ambil target 10 persen daripada pendapatan Rp 20 triliun itu 10 persen x 20 triliun itu harusnya menjadi standar minimum laba bersih daripada Krakatau Steel di tahun 2026 ini," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (27/4/2026).

PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) tengah berjuang menghadapi beban utang yang mencapai puluhan triliunan rupiah. (Foto Ist)
PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) membidik target laba bersih Rp 2 triliun di Tahun 2026. (Foto Ist)

Akbar melanjutkan, dari sisi operasional produsen baja ni menargetkan produksi baja yang dihasilkan pada tahun 2026 ini sebesar 1,2 juta ton.

Menurut dia, sebenarnya pabrik perseroan memiliki kapasitas produksi bisa mencapai 3 juta ton. Hanya saja dengan kondisi Timur Tengah yang memanas membuat bahan baku sulit didapat.

"Seharusnya 3 juta ton. Cuma kita harus introspeksi mengenai bahan baku. Bahan baku terus terang kita masih impor dan ada 300 ribu ton kami masih bermasalah di Selat Hormuz," ucapnya.

Akbar merasa optimis bisa mencapai target tersebut. Sebab, sebagai tulang punggung industri, baja masih dibutuhkan dalam pembangunan infrastruktur dalam negeri.

"Memang industri baja kita ini kalau selalu kita sampaikan menjadi mother of industry, tulang pungggung ekonomi, tulang punggung infrastruktur, seharusnya memang menjadi atensi yang luar biasa dari pemerintah dan seluruh publik. Karena tanpa kekuatan industri baja dalam negeri, tentu program-program pemerintah tentu akan menemui kendala baik dari sisi ketersediaannya, baik dari sisi daya saingnya, maupun pada sisi competitiveness di setiap negara," ucapnya.

baca juga

Sebelumnya, Emiten pelat merah ini berhasil membukukan laba bersih sebesar 339,64 juta dolar AS atau setara Rp 5,68 triliun, ditopang oleh efisiensi operasional hingga restrukturisasi utang.

Kinerja positif tersebut bahkan disebut berlanjut hingga awal 2026. Pada kuartal I-2026, KRAS masih mampu mencetak laba sebesar 4,6 juta dolar AS, menandakan tren pemulihan yang terus terjaga.

Capaian ini tidak lepas dari strategi transformasi bisnis yang dijalankan perusahaan dalam beberapa tahun terakhir. Selain itu, optimalisasi operasional, termasuk berjalannya penuh fasilitas Hot Strip Mill 1 (HSM-1), turut menjadi pendorong utama peningkatan kinerja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Ngotot Kejar Perusahaan Baja China Pengemplang Pajak

Purbaya Ngotot Kejar Perusahaan Baja China Pengemplang Pajak

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 15:00 WIB

Pelindo dan 14 BUMN Luncurkan Kolaborasi TJSL di Raja Ampat, Perkuat Kemandirian Masyarakat 3T

Pelindo dan 14 BUMN Luncurkan Kolaborasi TJSL di Raja Ampat, Perkuat Kemandirian Masyarakat 3T

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 19:46 WIB

BTN Tak Bagikan Dividen, Laba Bersih Ditahan untuk Perkuat Modal

BTN Tak Bagikan Dividen, Laba Bersih Ditahan untuk Perkuat Modal

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 16:24 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×