Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

3 Jenis Reksadana yang Paling Cocok untuk Investor Pemula, Risiko Rendah

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Senin, 27 April 2026 | 15:41 WIB
3 Jenis Reksadana yang Paling Cocok untuk Investor Pemula, Risiko Rendah
Ilustrasi reksadana. (Unsplash)
  • Reksadana merupakan wadah investasi yang menghimpun dana masyarakat untuk dikelola Manajer Investasi ke portofolio efek.
  • Investor pemula disarankan memilih yang sesuai dengan profil risiko masing-masing individu.
  • Pemula perlu memeriksa rekam jejak Manajer Investasi, dana kelolaan, serta dapat memulai investasi dengan modal yang sangat kecil.

Suara.com - Di tengah beragamnya instrumen keuangan, reksadana diklaim sebagai yang paling aman untuk investor pemula. Reksadana menawarkan kemudahan karena dana Anda dikelola oleh tenaga profesional.

Namun, sebelum menyetorkan uang Anda, penting untuk memahami bahwa tidak semua reksadana diciptakan sama. Setiap jenis memiliki profil risiko dan potensi keuntungan yang berbeda.

Dikutip dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), reksadana didefinisikan sebagai wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh Manajer Investasi.

Hal ini berarti, Anda tidak perlu pusing memilih saham mana yang bagus, karena sudah ada ahli yang melakukannya untuk Anda.

Lalu, apa saja jenis reksadana yang paling direkomendasikan untuk investor pemula? Berikut ulasannya.

1. Reksadana Pasar Uang (RDPU)

Bagi Anda yang sangat berhati-hati terhadap risiko atau baru ingin "mencicipi" rasanya berinvestasi, Reksadana Pasar Uang adalah pilihan terbaik.

Instrumen ini menempatkan dana pada aset jangka pendek seperti deposito perbankan dan surat berharga dengan jatuh tempo kurang dari satu tahun.

Mengutip dari Bareksa, reksadana pasar uang dikenal memiliki risiko paling rendah dibandingkan jenis lainnya dan memiliki likuiditas yang sangat tinggi.

Artinya, Anda bisa mencairkan dana Anda kapan saja dengan proses yang relatif cepat.

Secara historis, keuntungan RDPU cenderung lebih tinggi daripada bunga deposito bank biasa, menjadikannya tempat yang ideal untuk menyimpan dana darurat agar tetap produktif.

2. Reksadana Pendapatan Tetap (RDPT)

Jika Anda merasa sudah cukup berani mengambil sedikit risiko demi keuntungan yang lebih besar, Reksadana Pendapatan Tetap bisa menjadi langkah selanjutnya.

Sebagian besar dana dalam RDPT (minimal 80%) dialokasikan ke dalam efek utang atau obligasi.

Reksadana pendapatan tetap sangat cocok bagi investor yang memiliki profil risiko moderat dengan jangka waktu investasi antara 1 hingga 3 tahun.

Karena berbasis obligasi, jenis ini cenderung memberikan imbal hasil yang stabil dan rutin. RDPT seringkali menjadi pilihan cerdas untuk melawan inflasi karena performanya yang biasanya melampaui suku bunga bank.

3. Reksadana Indeks (Index Fund)

Untuk pemula yang ingin mulai terpapar pada pasar saham namun takut akan volatilitas ekstrem dari saham individu, Reksadana Indeks adalah solusi moderat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tring Golden Run 2026, Pegadaian Gaungkan Investasi Emas Lewat Event Lari dan Pegadaian Peduli

Tring Golden Run 2026, Pegadaian Gaungkan Investasi Emas Lewat Event Lari dan Pegadaian Peduli

News | Minggu, 26 April 2026 | 16:27 WIB

Emas Jadi Primadona Saat Dunia Bergejolak, Minat Investasi Melonjak

Emas Jadi Primadona Saat Dunia Bergejolak, Minat Investasi Melonjak

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 13:02 WIB

IESR Bongkar Dampak dari Kebijakan Bebas Pajak Kendaraan Listrik Dihapus

IESR Bongkar Dampak dari Kebijakan Bebas Pajak Kendaraan Listrik Dihapus

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 18:46 WIB

Terkini

Indonesia Merugi Rp30 Triliun per Tahun dari Makanan Tidak Aman

Indonesia Merugi Rp30 Triliun per Tahun dari Makanan Tidak Aman

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 15:41 WIB

Wamenkeu: MBG Absen di Sabtu Rp1 Triliun Dihemat per Pekan

Wamenkeu: MBG Absen di Sabtu Rp1 Triliun Dihemat per Pekan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 15:32 WIB

Perkuat Ketahanan Energi Nasional, PHE Dorong KSOT Struktur dan Area Migas dengan standar HSSE Ketat

Perkuat Ketahanan Energi Nasional, PHE Dorong KSOT Struktur dan Area Migas dengan standar HSSE Ketat

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 15:27 WIB

Krakatau Steel Bidik Laba Bersih Paling Kecil Rp 2 Triliun di 2026

Krakatau Steel Bidik Laba Bersih Paling Kecil Rp 2 Triliun di 2026

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 15:09 WIB

Izin Konsesi Dicabut Prabowo, Toba Pulp PHK Hampir Semua Karyawan

Izin Konsesi Dicabut Prabowo, Toba Pulp PHK Hampir Semua Karyawan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 14:57 WIB

Purbaya Pede Pertumbuhan Ekonomi 8% Tercapai 2-3 Tahun Lagi

Purbaya Pede Pertumbuhan Ekonomi 8% Tercapai 2-3 Tahun Lagi

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 14:39 WIB

Klaim Ekonomi Bagus, Purbaya: Sekarang Banyak Berita Jelek-jelekin Saya

Klaim Ekonomi Bagus, Purbaya: Sekarang Banyak Berita Jelek-jelekin Saya

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 14:23 WIB

Mengapa Rupiah Terus Anjlok?

Mengapa Rupiah Terus Anjlok?

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 14:00 WIB

Trump Ngambek Soal Nuklir, Buntu Negosiasi AS-Iran Bikin Harga Minyak Jadi USD 107

Trump Ngambek Soal Nuklir, Buntu Negosiasi AS-Iran Bikin Harga Minyak Jadi USD 107

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 13:58 WIB

OJK: MSCI Akui Keberhasilan Reformasi Pasar Modal Indonesia

OJK: MSCI Akui Keberhasilan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 13:04 WIB